Sukses

Cara Ternak Ikan Cupang, Mudah dan Bisa Jadi Usaha Rumahan

Liputan6.com, Jakarta Cara ternak ikan cupang ternyata gampang-gampang susah. Ikan cupang terkenal dengan keindahannya sebagai ikan hias. Sekarang ini sangat banyak orang yang berminat untuk memelihara ikan cupang di rumahnya.

Tidak hanya berminat memelihara saja, sekarang juga banyak yang ingin membudidayakan ikan cupang. Tetapi masih sedikit orang yang tahu tentang cara ternak ikan cupang ini.

Sebenarnya, ikan cupang merupakan salah satu ikan hias yang mudah dipelihara. Bahkan cara ternak ikan cupang ini tidak memerlukan tempat luas dan modal yang besar, karena bisa dilakukan di rumah saja.

Dengan fakta-fakta mudahnya cara ternak ikan cupang ini, kamu dapat belajar dulu tentang pengetahuan-pengetahuan tentang ikan cupang. Seperti Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu (27/3/2019), berikut cara ternak ikan cupang.

2 dari 6 halaman

Jenis Ikan Cupang

Sebelum mengetahui cara ternak ikan cupang, tentu saja kamu harus mengetahui terlebih dahulu tentang ikan cupangnya. Ikan cupang (Betta sp.) adalah ikan air tawar dari daerah tropis. Banyak ditemukan di perairan Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Di alam bebas ikan ini hidup berkelompok. Habitatnya ada di rawa-rawa, danau, dan sungai yang arusnya tenang.

Salah satu keistimewaan ikan cupang adalah daya tahannya yakni sanggup hidup dalam lingkungan air minim oksigen. Bisa dipelihara dalam toples kecil tanpa menggunakan aerator.

Kemampuan ini didapat karena ikan cupang memiliki rongga labirin seperti pada paru-paru manusia. Labirin tersebut bisa membuatnya bertahan pada lingkungan miskin oksigen.

Ada dua macam ikan cupang yakni cupang hias dan cupang adu. Cupang hias untuk dinikmati keindahan bentuk, warna dan gerakannya. Sedangkan cupang adu untuk melakukan adu cupang. Di beberapa negara tindakan mengadu cupang termasuk tindakan illegal.

Sejauh ini, lebih dari 73 spesies ikan cupang yang telah diketahui ada di bumi, dan masih banyak lagi yang belum diketahui jenisnya. Namun ikan cupang yang populer dipelihara adalah ikan cupang dari jenis Splendens complex. Serta hasil silangan dari spesies-spesies splendens tersebut.

3 dari 6 halaman

Cara Ternak Ikan Cupang di Rumah

1. Memilih Indukan Ikan Cupang

Sebelum pengembangbiakan atau pemijahan dilakukan, kamu harus memastikan indukan jantan dan betina sudah masuk ke dalam fase matang, atau siap dikawinkan.

Dalam membedakan mana ikan cupang yang jantan dan betina, kamu dapat melihat pada ciri-cirinya. Cupang jantan memiliki ciri-ciri gerakannya lincah, sirip dan ekor lebar mengembang, warnanya cerah, dan tubuhnya lebih besar.

Sedangkan cupang betina memiliki ciri-ciri gerakan lebih lamban, sirip dan ekor lebih pendek, warnanya kusam dan tubuhnya lebih kecil.

Adapun ciri-ciri indukan yang telah menunjukkan siap kawin, bisa dilihat sebagai berikut:

Cupang jantan

- Siripnya panjang dan warnanya terang atraktif

- Bentuk badan panjang

- Gerakannya agresif dan lincah

- Berumur setidaknya 4-8 bulan

Cupang betina

- Siripnya pendek dan warnanya kusam tidak menarik

- Bentuk badan membulat, bagian perut sedikit buncit

- Gerakannya lambat

- Berumur setidaknya 3-4 bulan

4 dari 6 halaman

Cara Ternak Ikan Cupang di Rumah

2. Pemijahan atau Pengembangbiakan Ikan Cupang

Cara ternak ikan cupang selanjutnya adalah proses pemijahan. Setelah kamu mendapatkan indukan jantan dan betina yang siap kawin, sediakan wadah berupa baskom plastik atau akuarium kecil dengan ukuran 20x20x20 cm.

Lalu, jangan lupa juga siapkan gelas plastik untuk tempat ikan cupang betina. Sediakan juga tumbuhan air seperti kiambang.

Ikan cupang akan menghasilkan 1000 butir telur setiap kali kawin. Telur tersebut akan menetas dalam waktu 24 jam setelah pembuahan.

Tapi dari 1000 butir telur tersebut, biasanya yang dapat dipanen hanya 30-50 ikan cupang yang hidup, karena tingkat kematian pembenihan ikan cupang cukup tinggi.

Indukan jantan bisa dikawinkan hingga 8 kali dengan interval waktu sekitar 2-3 minggu. Sedangkan indukan betina disarankan hanya dikawinkan satu kali saja.

5 dari 6 halaman

Cara Ternak Ikan Cupang dalam Tahap Pemijahan

1. Isi tempat pemijahan dengan air bersih setinggi 10-15 cm.

Sebagai catatan gunakan air tanah atau air sungai yang jernih. Endapkan terelebih dahulu air yang akan dipakai setidaknya selama satu malam. Hindari penggunaan air dalam kemasan atau air PAM yang berbau kaporit.

2. Tambahkan kedalam wadah tersebut tanaman air, sebagai tempat burayak (anak ikan yang masih kecil) berlindung.

Tapi penempatan tanaman air jangan terlalu padat. Karena tanaman air berpotensi mengambil oksigen terlarut yang ada dalam air.

3. Masukkan ikan cupang jantan yang telah siap kawin.

Biarkan ikan tersebut selama satu hari dalam wadah. Ikan cupang jantan akan membuat gelembung-gelembung udara. Gunanya untuk menyimpan telur yang sudah dibuahi.

Untuk memancing si jantan membuat gelembung, masukkan ikan cupang betina tetapi dipisah. Caranya, ikan betina dimasukkan dalam gelas plastik bening (bekas gelas akua) dan benamkan ke dalam aquarium dimana ikan jantan berada.

4. Setelah indukan jantan membuat gelembung, masukkan indukan betina.

Waktu pemijahan ikan cupang biasanya terjadi sekitar pukul 7-10 pagi atau pukul 4-6 sore. Ikan cupang cukup sensitif ketika kawin, sebaiknya tutup wadah dengan koran atau letakkan di ruang yang terhindar dari hilir mudik orang dan suara bising.

6 dari 6 halaman

Cara Ternak Ikan Cupang dalam Tahap Pemijahan

5. Setelah terjadi pembuahan angkat segera indukan betina, karena yang bertanggung jawab membesarkan dan menjaga burayak adalah cupang jantan.

Dengan mulutnya si jantan akan memunguti telur yang telah dibuahi dan meletakkannya pada gelembung-gelembung tadi. Apabila indukan betina tidak diangkat, maka telur-telur yang telah dibuahi akan dimakan si betina.

6. Setelah kurang lebih satu hari telur-telur tersebut akan menjadi burayak.

Selama 3 hari kedepan burayak tidak perlu diberi pakan karena masih ada nutrisi yang terbawa dalam telur. Ikan cupang jantan juga akan berpuasa selama menjaga burayak.

7. Setelah tiga hari terhitung sejak telur menetas, berikan kutu air (moina atau daphnia).

Pemberian pakan jangan lebih banyak dari burayak karena pakan akan mengotori air dan menyebabkan kematian pada burayak.

8. Indukan jantan baru diambil setelah burayak berumur 2 minggu terhitung sejak menetas.

Pindahkan burayak tersebut pada wadah yang lebih besar dan berikan kutu air yang lebih besar atau larva nyamuk.

9. Setelah 1,5 bulan, ikan sudah bisa dipilah berdasarkan jenis kelaminnya.

Kemudian pisahkan ikan-ikan tersebut ke wadah pembesaran. 

Begitulah cara ternak ikan cupang yang dapat dilakukan secara langsung di rumah. Dengan mudahnya cara ternak ikan cupang ini, dan banyaknya keuntungan dalam pemeliharaanya.

Seperti kamu dapat melihat keindahannya tiap saat, harga ikan cupang hias yang cukup mahal. Dan menjadi kepuasan tersendiri bagi penyuka ikan, tidak ada salahnya untuk mencoba untuk beternak ikan cupang ini.