Sukses

5 Penyebab Sakit Gigi yang Sering Terjadi, Berikut Cara Mencegah dan Mengatasinya

Liputan6.com, Jakarta Beberapa penyebab sakit gigi yang sering diderita bisa menyebabkan perasaan yang tidak nyaman hingga perasaan nyeri yang sangat terasa. Gigi berlubang, tumbuhnya gigi baru, dan gigi patah adalah beberapa contoh penyebab sakit gigi yang sering muncul pada manusia.

Sakit gigi sebenarnya adalah kondisi ketika muncul rasa nyeri di dalam atau disekitar gigi, gusi, hingga di sekitar rahang. Tingkat rasa sakit yang dirasakan setiap orang juga berbeda-beda tergantung seberapa parah kerusakan atau masalah gigi yang sedang dialaminya.

Mulai dari rasa nyeri ringan yang menimbulkan efek tidak nyaman, hingga sakit yang teramat membuat kepala pusing hingga kehilangan kesadaran. Walupun pada umumnya sait gigi tidak mengancam nyawa, namun jika sakit gigi berlangsung cukup lama dan sangat mengganggu, alangkah baiknya kamu segera memeriksakan diri ke dokter agar bisa ditangani lebih cepat dan tepat.

Berikut ini Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, beberapa penyebab sakit gigi yang perlu kamu ketahui dan bagaimana cara mengatasi sakit gigi, hingga mencegah sakit gigi, Senin (8/4/2019).

2 dari 4 halaman

Penyebab Sakit Gigi

Beberapa penyebab sait gigi berikut ini akan terjadi sebelum mumculnya sakit gigi dan biasanya menyerang beberapa bagian gigi dan menyerang sekitar gigi.

1. Gigi berlubang

Penyebab sakit gigi yang pertama adalah gigi berlubang. Penyebab sakit gigi ini juga sering dirasakan oleh beberapa orang yang giginya terdapat lubang kecil hingga besar dan akan menyebabkan perasaan tidak nyaman hingga rasa sakit yang cukup tinggi.

Gigi berlubang biasanya disebabkan karena faktor kebersihan gigi yang tidak dijaga. Contohnya saja tidak menggosok gigi dengan teratur, sering makan makanan manis, tambal gigi yang rusak, hingga kecelakaan.

2. Gigi patah atau tanggal

Gigi patah biasanya terjadi pada anak-anak yang sedang mengalami peprtumbuhan. Karena anak-anak dalam umur tertentu masih memiliki gugi susu atau gigi sementara, kemudian akan tanggal dan diganti dengan gigi permanen hingga meninggal.

Pergantian gigi inilah penyebab sakit gigi sering terjadi pada anak-anak. Jika anak-anak mengalami gigi patah atau tanggal, jangan khuatir karena itu adalah proses yang wajar dalam pertumbuhan.

3 dari 4 halaman

Penyebab Sakit Gigi

3. Tumbuh gigi

Tumbuh gigi biasanya terjadi pada balita atau bayi. Tumbuh gigi juga menjadi penyebab sakit gigi yang biasanya setelah seseorang mengalami gigi patah atau tanggal. Hal ini juga lebih sering terjadi kepada anak-anak yang masih dalam usia pertumbuhan. Namun tumbuh gigi juga bisa terjadi kepada orang dewasa.

Orang dewasa akan mengalami tumbuh gigi terutama gigi graham dibagian paling belakang pada umur-umur tertentu, hal ini akan menyebabkan rasa sakit karena gigi akan berusaha keluar dari gusi dan merobek daging.

4. Peradangan atau infeksi

Penyebab sakit gigi berikutnya adalah peradangan atau infeksi yang terjadi di sekitar gigi. Infeksi ini akan membuat saraf-saraf yang terdapat di sekitar gigi terganggu dan menyebabkan efek sakit yang cukup mengganggu.

Infeksi juga bisa disebabkan karena faktor kebersihan gigi yang tidak dijaga, yang kemudian akan menjadikan gigi sebagai sarang bakteri dan kuman.

5. Permasalahan pada kawat gigi

Penyebab sakit gigi ini biasanya terjadi pada orang-orang yang menggunakan kawat gigi atau behel untuk merapikan bentuk giginya. Terkadang kawat gigi bisa membuat infeksi jikaa tidak dipasang dengan baik dan benar. Faktor kebersihan juga harus dijaga agar bakteri dan kuman tidak bersarang di kawat gigi tersebut.

Sakit gigi yang disebabkan oleh pemakaian kawat gigi biasanya terjadi pada awal pemakaian, dan saat melepaskan kawat gigi. Biasanya sakit gigi ini hanya sementara saja.

4 dari 4 halaman

Mengatasi dan Mencegah Sakit Gigi

Sakit gigi bisa diatasi dengan berbagai cara, salah satunya dengan meminum obat atau pergi ke dokter gigi. Selain itu kamu bisa melakukan beberapa cara mengatasi sait gigi dengan mudah di rumah.

1. Membersihkan sela-sela gigi dengan benang gigi, untuk menyingkirkan sisa makanan dan kotoran yang tersangkut.

2. Berkumur dengan air hangat.

3. Berkumur dengan obat kumur antiseptik.

4. Mengompres pipi dengan air dingin.

5. Minum obat pereda nyeri, seperti parasetamol.

Selain itu, kamu juga bisa mencegah sakit gigi. Beberapa cara berikut bisa kamu praktikkan agar terhindar dari sakit gigi.

1. Menyikat gigi minimal dua kali sehari. Lebih baik jika menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride. Sikat gigi setelah makan juga cukup dianjurkan.

2. Membersihkan sela-sela gigi dengan benang gigi. Hal ini dilakukan agar gigi benar-benar bersih.

3. Membatasi konsumsi makanan atau minuman yang manis, seperti cokelat, permen, kue, dan lain sebagainya.

4. Berhenti merokok.

5. Rutin memeriksakan gigi ke dokter gigi, setidaknya enam bulan sekali.

Itulah beberapa penyebab sakit gigi yang bisa timbul dan dirasakan oleh setiap orang. Beberapa cara bisa kamu lakukan di rumah untuk mengurangi sakit gigi yang sedang kamu alami. Jika kamu tidak ingin terkena sakit gigi, kamu juga bisa membiasakan diri untuk selalu merawat kebersihan gigi hingga membatasi mengkonsumsi makanan yang bisa merusak gigi.