Sukses

5 Penyebab Mata Berkunang-Kunang Disertai Pusing, Tanda Ada Masalah Kesehatan

Liputan6.com, Jakarta Mata berkunang-kunang disertai dengan pusing bagi beberapa orang sering dialami. Seringkali hal ini bisa berdampak dalam mengganggu aktivitas sehari-hari.

Kadang kamu bisa secara tiba-tiba mengalami hal tersebut tanpa kamu ketahui penyebabnya. Mata berkunang-kunang serta pusing terjadi karena hubungan mata dengan organ tubuh lain yang cukup rumit atau karena ada masalah dengan kondisi kesehatan kamu.

Biasanya mata berkunang-kunang disertai pusing ini terjadi disebabkan oleh adanya masalah kesehatan pada tubuh kamu. Oleh karena itu, kamu harus mengetahui penyebab mata berkunang-kunag disertai pusing yang biasa kamu alami ini.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Kamis (18/4/2019) tentang penyebab mata berkunang-kunang disertai pusing.

2 dari 4 halaman

Penyebab Mata Berkunang-Kunang

1. Gula Darah Rendah

Penyebab yang pertama mengapa mata berkunang-kunang disertai pusing adalah gula darah rendah, atau bisa disebut juga dengan Hipoglikemia.

Hal ini biasa terjadi karena kadang-kadang, kadar gula dalam darah bisa turun secara tiba-tiba. Biasanya terjadi pada orang orang yang mengidap penyakit diabetes atau orang orang yang sedang melakukan pengobatan yang menggunakan insulin. Selain itu olahraga yang berlebihan serta terlambat makan juga dapat menyebabkan hipoglikemia ini, yang nantinya menyebabkan mata berkunang-kunang hingga pusing.

Dengan ketersediaan glukosa yang kurang menyebabkan fungsi otak tidak bisa dimaksimalkan, dan akhirnya menyebabkan sensasi mata berkunang-kunang dan berkeringat. Tetapi kadar gula darah rendah ini biasanya jarang terjadi kepada orang orang ynag bukan pengidap diabetes.

3 dari 4 halaman

Tekanan Darah Rendah dan Anemia

2. Tekanan Darah Rendah

Masih berhubungan dengan darah, kali ini penyebab mata berkunag-kunang disertai pusing adalah tekanan darah rendah. Hal ini biasanya terjadi karena dehidrasi, masalah kesehatan pada jantung, kekurangan vitamin dan folat, serta pendarahan.

Tidak hanya menyebabkan mata berkunang-kunang, tekanan darah rendah dapat membuat lemas, mual bahkan sampai pingsan. Ketika tekanan darah pada tubuh kamu menurun dengan cepat, oksigen yang dibawa oleh darah tersebut tidak akan sampai ke otak. Hal ini mengakibatkan kamu merasa pusing dan mata berkunang-kunang, karena otak tidak memiliki persediaan udara atau oksigen.

3. Anemia

Lagi lagi penyebab mata berkunang-kunang disertai pusing satu ini merupakan masalah atau penyakit yang berhubungan dengan darah, yaitu Anemia. Anemia disebabkan oleh hemoglobin di dalam tubuh seseorang menurun, padahal hemoglobin memiliki tugas untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh.

Sama dengan apa yang terjadi ketika tekanan darah menurun, ketika kamu anemia, hemoglobin yang bertugas membawa oksigen ke otak juga tidak dapat melakukan fungsinya, yang pada akhirnya menyebabkan mata berkunang-kunang disertai pusing.

Bedanya dengan tekanan darah rendah, ketika anemia disebabkan oleh hemoglobin yang menurun atau kurang, tekanan darah rendah terjadi karena tubuh dehidrasi. Anemia juga merupakan penyakit yang terjadi ketika sel-sel darah merah menurun.

4 dari 4 halaman

Aritmia Jantung dan Kurang Istirahat

4. Keadaan Jantung Tidak Normal (Aritmia Jantung).

Aritmia jantung ini menjadi salah satu penyebab mata berkunang-kunang disertai pusing. Aritmia jantung adalah masalah pada jantung yang terjadi ketika jantung berdenyut sangat cepat atau sebaliknya, sangat lambat.

Bila kamu sering merasakan atau mengalami gejala mata berkunang-kunag disertai pusing secara berulang-ulang, maka kemungkina besar kamu mengalami masalah atau penyakit pada jantung.

5. Kurang Istirahat.

Kurang istirahat merupakan penyebab mata berkunag-kunang disertai pusing yang paling sering terjadi. Hal ini terjadi karena ketika kamu kurang tidur, maka kamu masih kekurangan energi di dalam tubuh untuk bergerak dan beraktivitas kembali.

Dengan kuranngya waktu beristirahat, membuat organ-organ di dalam tubuh kamu dipaksa bekerja ekstra keras sehingga fungsi organ-organ tersebut menurun. Pada akhirnya timbullah gejala mata berkunang-kunag disertai pusing ini.