Sukses

Bersih dan Indah, Penampakan Tempat Pembuangan Sampah di Singapura Ini Bikin Kagum

Liputan6.com, Jakarta Berbicara tentang negara Singapura pasti tidak lepas dari negara maju, negara kecil, hingga negara modern. Namun, mungkin tidak banyak orang tahu bahwa terdapat fakta-fakta menarik seputar Negara dengan ikon Singa ini. Contohnya, negara ini melarang produksi, konsumsi dan penjualan permen karet. Bahkan yang paling menarik dan belum banyak diketahui adalah Singapura membuat pulau dari sampah.

Ketika negara-negara di sekitar Asia Tenggara berjuang untuk mengatasi tumpukan plastik dan sampah lainnya di darat dan di perairan mereka, tidak untuk Singapura. Singapura adalah salah satu negara yang bisa dibilang sudah menemukan solusi untuk permasalahan sampah negaranya sendiri.

Jalan-jalan di Singapura bersih, taman dan pantainya sebagian besar bebas dari sampah. Penampakan di negara tersebut berbeda dari negara-negara tetangganya. Hampir semua sampah di Singapura yang tidak dapat didaur ulang dibakar. Lalu abu dan beberapa limbah padat dikirim ke pulau buatan di dekatnya yang juga berfungsi sebagai cagar alam bernama Pulau Semakau seperti yang Liputan6.com lansir dari Reuters, Jumat (26/4/2019).

2 dari 6 halaman

Inovasi Pulau Buatan dari Sampah

View this post on Instagram

Everyone needs to see this. I report back to you something that almost no tourists get to see here in Singapore. Because not many people wanna visit or get permission to visit a landfill.... But here, you might wanna do that. Their landfills almost feel like resorts. They are just insanely clean. Here is how they did it: They made an Island in the middle of the ocean, they enclosed a big pool of ocean water by dumping sand all around it. On the maind island, they burn their trash, filter the smoke for any pollutants, they ship the ashes to this Island and bury them under these waters. All while keeping everything clean. Literally 30 meters outside of the landfills, there is a fish farm and it's completely 100% safe! Around the Island, there is wildlife, birds, animals, beaches, you name it. It just so happens to have tons of ashes buried underwater right next to it. Obviously this is more expensive way to treat waste. But boy, it blew my mind and I hope you like it!! #nasdaily #waste #garbage #environment #pollution #solution #clean #trash #amazing #system #oneminute #traveldiary #singapore #world #cleaning #animal #nature

A post shared by Nas Daily (@nasdaily) on

Plastik adalah kategori limbah terbesar yang dibuang di Singapura. Menurut data dari Badan Lingkungan Nasional (NEA) tahun lalu ada lebih kurang sekitar 763.400 ton sampah. Dan hanya 6 persen dari 763.400 ton limbah plastik yang dihasilkan didaur ulang. Analisis data NEA menunjukkan bahwa limbah plastik per kapita telah meningkat hampir 20 persen selama 15 tahun terakhir. Pada bulan Maret dikatakan setiap orang di Singapura rata-rata membuang 13 kantong sehari pada tahun 2016.

Negara Singapura memiliki kepadatan populasi tertinggi ketiga di dunia dengan hampir 8.000 orang per kilometer persegi. Negara Singapura berdiri di sebuah pulau kecil, bahkan dulunya mereka sangat kebingungan kemana sampah-sampahnya akan dibuang. Hingga pada akhirnya Singapura menemukan solusi permasalahan meraka sendiri dengan membuat Tempat Pembuangan Akhir (TPA) lepas pantai pertama.

TPA lepas pantai buatan manusia pertama Singapura, TPA Semakau, adalah solusi sementara untuk masalah itu sampah di negara ini. Ini dirancang untuk menangani sampah dari Singapura untuk memastikan bahwa lingkungan di sekitarnya terlindungi. Berikut 4 fakta menarik TPA Pulau Semakau Singapura yang Liputan6.com lansir dari The Smart Local Singapore, Jumat (26/4/2019).

3 dari 6 halaman

1. Tak Terlihat Seperti Pulau Sampah.

Pulau ini adalah hasil buatan manusia dengan memanfaatkan abu pembakaran sampah yang tidak bisa di daur ulang dan limbah lainnya. Sangat indah siapa sangka pulau ini adalah TPA dari negara Singapura.

4 dari 6 halaman

2. Aman untuk Ekosistem.

Walaupun terbuat dari abu pembakaran sampah dan limbah, keberadaan pulau ini tidak mencemari ekosistem di sekitarnya. Bahkan air disana tidak tercemar dan menjadi habitat bagi hewan-hewan laut.

5 dari 6 halaman

3. Perairan Jernih.

Singapura bahkan telah mengantisipasi kebocoran zat-zat berbahaya yang bisa merusak air. Mereka membuat TPA ini menjadi tempat pembuangan dan pengolahan yang ramah lingkungan.

6 dari 6 halaman

4. Memiliki Peternakan Ikan Terapung.

Berlawanan dengan kepercayaan umum bahwa tempat pembuangan sampah kotor dan merusak populasi, Singapura justru membuat peternakan ikan apung di sekitar TPA.

Loading