Sukses

Unik, Pria Ini Kumpulkan Koin Recehan dan Disusun Menjadi Piramida Raksasa

Liputan6.com, Jakarta Pria paruh baya asal Tolleson, Arizona baru saja berhasil mewujudkan impiannya. Selama tiga tahun, Corey Nielsen mengumpulkan koin recehan yang digunakan untuk membentuk piramida raksasa, yakni pada Senin (29/4/2019). 

Awalnya, Corey Nielsen hanya punya beberapa koin saja. Namun, lewat perjuangannya, ia berhasil membuat piramida koin terbesar kedua di dunia. Sejauh ini, pemegang rekor pertama adalah Vytautas Jakštas and Domas Jokubauskis.

Kedua orang tersebut membuat piramida besar dari 1,000,935 koin pada tahun 2014 silam. Meski demikian, Vytautas Jakštas and Domas Jokubauskis membuatnya dengan bantuan 100 orang.

Sementara itu, Corey Nielsen membuat piramida koin tersebut dengan jerih payahnya sendiri setiap harinya. Pencapaiannya itu hanya berjarak sedikit dengan pemegang rekor pertama. Pasalnya, Nielsen masih butuh 100 ribu koin lagi untuk menyaingi pencapaian Vytautas Jakštas and Domas Jokubauskis.

2 dari 2 halaman

Berencana membuatnya dua kali lipat lebih besar dari rekor dunia

Melalui akun YouTube-nya, Penny Building Fool, Nielsen mengunggah tiap progres yang ia buat saat membangun piramida koin itu. Dilansir Liputan6.com dari Wonderful Engineering, Selasa (14/5/2019), bagian paling bawah dari piramida terdiri atas 65x65 baris.

Untuk rekornya sendiri, Nielsen telah mengumpulkan 938,322 koin dolar yang setara dengan Rp 144 juta. Selain itu, jika diukur, berat kumpulan koin tersebut mencapai 5,792 pon atau 2,6 ton.

Kabarnya, Nielsen baru saja mendapat tambahan kekurangan 100 ribu koin. Namun, Nielsen mengungkapkan bahwa ia tidak ingin semata menyabet posisi pertama pemegang rekor piramida koin terbesar di dunia.

Sebaliknya, ia justru ingin membuatnya dua kali lipat lebih besar dari rekor yang pernah ada. Selengkapnya, berikut video YouTube Corey Nielsen yang ia dedikasikan untuk piramida koin raksasanya.

Loading