Sukses

BERITA TERKINIPARA MENTERI JOKOWI-MA'RUF DI KABINET INDONESIA MAJU

5 Makanan Terbaik yang Dapat Dikonsumsi Usai Operasi, Bantu Cepat Pulihkan Tubuh

Liputan6.com, Jakarta Jika Anda selesai menjalani operasi, makanan yang Anda makan dapat berdampak besar pada pemulihan dan seberapa cepat luka sembuh. Mengonsumsi makanan yang tepat dapat mencegah komplikasi, seperti sembelit, glukosa darah tinggi, dan menyediakan bahan penyusun protein yang diperlukan kulit agar cepat sembuh dari bedahan. 

Makanan sehat yang menyediakan cukup kalori dan nutrisi diperlukan setelah operasi untuk mendukung pemulihan. Rumah Sakit Mammoth di California mengatakan kebanyakan orang tidak memerlukan suplemen setelah operasi jika mereka dapat mentolerir makanan normal dan makan makanan yang seimbang.

Makanan terbaik, dikemas dengan vitamin dan mineral yang akan mengurangi risiko infeksi, mempercepat penyembuhan, meningkatkan kekuatan dan energi serta membantu menjaga berat badan dan cadangan nutrisi. Rumah Sakit untuk Bedah Khusus menyarankan mengikuti diet sehat berdasarkan pedoman MyPyramid untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian pasca operasi.

Berikut, makanan terbaik yang dapat dikonsumsi setelah operasi, dilansir Liputan6.com dari Livestrong, Jumat(17/5/2019).

2 dari 6 halaman

Makana Berprotein

Asam amino dari protein terlibat langsung dengan penyembuhan luka dan regenerasi jaringan. Protein terbaik berasal dari sumber tanpa lemak seperti unggas, ikan, makanan laut, telur, produk susu rendah lemak, daging tanpa lemak, produk kedelai, kacang-kacangan, lentil dan biji-bijian.

Daging merah tidak dianjurkan karena tingginya kadar lemak jenuh dan karena dapat memicu sembelit. Produk-produk susu juga merupakan sumber protein, tetapi mereka dapat menyebabkan sembelit, sehingga mereka harus digunakan dalam jumlah sedang.

3 dari 6 halaman

Makanan Karbohidrat

Karbohidrat adalah makronutrien yang secara alami ditemukan dalam makanan. Mereka hadir dalam tiga jenis: gula, pati, dan serat. Anda mungkin pernah mendengar bahwa karbohidrat buruk bagi Anda, tetapi karbohidrat merupakan bagian penting dari makanan sehat.

Mereka memberikan sebagian besar energi yang dibutuhkan tubuh untuk berfungsi dengan baik.

Karbohidrat adalah sumber energi utama otak dan mencegah otot untuk dipecah. Karbohidrat yang kaya serat seperti biji-bijian, buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan dan polong-polongan bermanfaat karena menurut The Diet Channel mereka dapat membantu mencegah sembelit, efek samping yang umum terkait dengan obat penghilang rasa sakit.

4 dari 6 halaman

Makanan Lemak

Lemak makanan menyediakan energi dan terlibat dalam respon imun dan penyerapan vitamin yang larut dalam lemak. MyPyramid merekomendasikan lemak sehat jantung dari minyak zaitun, minyak sayur, alpukat, kacang-kacangan dan biji-bijian.

Lemak tak jenuh adalah lemak yang baik. Lemak tak jenuh di antaranya ada dua jenis: lemak tak jenuh tunggal yang ditemukan dalam kacang-kacangan, alpukat, dan minyak nabati. Lemak tak jenuh ganda didapat dari makanan laut dan beberapa minyak sayur.

Lemak tak jenuh dianggap mempromosikan jaringan tanpa lemak pada individu yang sehat, meningkatkan kadar kolesterol darah, dan menurunkan risiko penyakit jantung. Asupan referensi diet saat ini menyatakan bahwa sekitar 20 hingga 35 persen dari total kalori harus berasal dari lemak sehat.

5 dari 6 halaman

Vitamin

Menurut Mammoth Hospital, vitamin A dan vitamin C sangat penting setelah operasi karena sifat penyembuhan luka mereka. Vitamin A berasal dari jeruk dan sayuran hijau gelap seperti wortel, ubi jalar, kangkung, bayam dan brokoli serta susu, keju, hati, telur, jeruk bali, melon, mangga dan pepaya. Makanan yang kaya vitamin C termasuk buah jeruk, paprika manis, beri, kentang, tomat, dan melon.

Rumah Sakit untuk Bedah Khusus juga mengakui pentingnya vitamin D, E dan K. Vitamin D meningkatkan penyembuhan tulang dan mengandung susu, sereal yang diperkaya, ikan, dan telur. Vitamin E melindungi tubuh dari radikal bebas dan berasal dari minyak nabati, kacang-kacangan, hati sapi, susu dan telur. Vitamin K sangat penting untuk pembekuan darah dan hadir dalam sayuran berdaun hijau, ikan, hati, dan minyak sayur.

6 dari 6 halaman

Mineral

Mammoth Hospital menyoroti seng dan zat besi untuk penyembuhan luka dan energi setelah operasi. Makanan kaya zat besi mencakup semua jenis daging dan unggas, kacang-kacangan, aprikot, telur, roti gandum, dan sereal yang diperkaya zat besi. Seng berasal dari daging, makanan laut, unggas daging gelap, susu dan kacang-kacangan.

Sama seperti vitamin, mineral membantu tubuh Anda tumbuh, berkembang, dan tetap sehat. Tubuh menggunakan mineral untuk melakukan berbagai fungsi dari membangun tulang yang kuat hingga mengirimkan impuls saraf. Beberapa mineral bahkan digunakan untuk membuat hormon atau mempertahankan detak jantung normal.

Loading
Artikel Selanjutnya
7 Tempat Wisata Ancol yang Seru, Alternatif Liburan di Kawasan Jakarta
Artikel Selanjutnya
7 Makanan yang Harus Dikonsumsi Usai Melahirkan, Pemulihan Lebih Cepat