Sukses

4 Aplikasi Ini Bantu Kelancaran Saat Mudik, Mudik Makin Asyik

Liputan6.com, Jakarta Tidak terasa kini sudah memasuki minggu terakhir di bulan Ramadan. Memasuki minggu terakhir di bulan suci ini, umat Islam di Indonesia biasanya sudah mulai bersiap-siap untuk menyambut hari kemengan, hari raya Idul Fitri. Mulai dari membeli baju lebaran, membeli bingkisan dan kegiatan yang menjadi ciri khas menjelang lebaran yaitu pulang ke kampung halaman atau mudik.

Mudik lebaran memang menjadi bagian yang tak terpisahkan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Momen lebaran yang hanya satu tahun sekali ini rasanya memang kurang afdal jika tidak dirayakan bersama keluarga tersayang. Nah, menyambut momen mudik lebaran yang semakin dekat, kamu perlu tahu ada beragam aplikasi yang bisa bantu untuk kelancaran saat mudik. 

Kamu enggak perlu khawatir lagu, karena melalui aplikasi tersebut, kamu bisa memantau kondisi terkini jalan yang dilalui hingga mencari tahu jalur alternatif buat menghindari macet. Mudik kamu pun jadi asyik! Nah, berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber 4 aplikasi yang bantu kelancaran saat mudik, Jumat (31/5/2019) 

 

 

 

 

2 dari 5 halaman

1. Masjid Finder

Ketika dalam perjalanan mudik Lebaran, kamu pasti sering kali merasa kesulitan mencari Masjid untuk menjalankan ibadah salat. Sering kali kamu harus memantau jalan raya untuk mencari keberadaan masjid terdekat. 

Kini, kamu enggak perlu capai-capai mencari di sepanjang jalan raya, sesuai dengan namanya, aplikasi Masjid Finder dapat membantu kamu untuk mencari lokasi masjid terdekat.  Nah, saat menggunakannya, jangan lupa untuk mengaktifkan GPS kamu ya karena aplkasi ini hanya bekerja ketika GPS diaktifkan. 

Saat GPS diaktifkan, aplikasi Masjid Finder akan memunculkan alamat di peta dan jarak masjid terdekat dari posisi kamu saat ini. Dengan begini, kamu enggak perlu khawatir lagi ibadah kamu  akan terhambat karena tidak menemukan masjid untuk salat.

 

3 dari 5 halaman

2. Travoy

Bagi kamu yang mudik menggunakan jalur tol, kamu bisa mengunduh aplikasi Travoy. Aplikasi Travoy besutan PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Aplikasi ini menawarkan sejumlah informasi penting seperti tarif tol ataupun rest area yang sering ditanyakan. 

Menariknya, dalam fitur ini juga bisa memesan makan di rest area yang berjarak 20 kilometer. Dengan aplikasi ini, kamu pun tak perlu khawatir jika dalam perjalanan terserang lapar, karena dapat memesan makanan secara online di rest area terdekat. Tak hanya itu, dalam aplikasi ini terdapat  fitur Yuk Mampir yang menampilkan destinasi wisata dan kuliner di luar jalan tol.

 

 

4 dari 5 halaman

3. Pertamina Go

Pernah tidak kamu merasa was-was ketika bahan bakar kamu sudah mulai menipis? kamu pun harus sigap mencari SPBU terdekat. Enggak perlu khawatir lagi dengan memasang aplikasi PertaminaGo milik PT Pertamina di smartphone, kamu bisa mendapatkan informasi lokasi SPBU terdekat.

Selain mengetahui lokasi SPBU terdekat, aplikasi ini juga membantu petunjuk letak SPBU dengan GPS. Tak hanya itu, aplikasi ini juga menghadirkan informasi lain seperti harga BBM per liter, hingga promo lainnya.

5 dari 5 halaman

4. Peta Jelajah Nusantara

Tak cukup jika hanya mengandalkan Google Map sebagai pemantau kondisi jalan raya. Kamu bisa lebih tahu lebih dalam terkait kondisi jalan raya dengan aplikasi Peta Jelajah Nusantara. Ada banyak infotmasi yang bisa tersaji dalam aplikasi tersebut, misalnya navigasi jalur mudik di semua wilayah tujuan mudik di seluruh Indonesia.

Untuk diketahui, peta navigasi ini terhubung dengan aplikasi Google Map. Selanjutnya ada pula informasi keberadaan posko-posko di sepanjang jalur utama, termasuk posko informasi jalan, posko mudik, posko kesehatan, juga terminal bus. Selain letak posko, pengguna juga bisa mengetahui nama dan nomor kontak petugas di setiap posko.

Tak hanya itu, ada informasi pengaturan jalur lalu lintas, seperti jalur satu arah, ganjil genap, dan jalur alternatif.  Aplikasi ini juga dilengkapi dengan informasi mengenai letak titik-titik rawan kecelakaan di jalur mudik. Dengan pengaturan, pengguna akan bisa mendapatkan notifikasi setiap mencapai daerah titik rawan kecelakaan sejak radius 2,5km.