Sukses

Penyebab Kanker Darah, Gejala dan Jenisnya yang Perlu Diketahui

Liputan6.com, Jakarta Penyebab kanker darah adalah pertumbuhan sel-sel darah yang sudah tidak terkendali. Pertumbuhan yang tidak terkendali ini mengakibatkan terganggunya produksi dan fungsi sel darah. Sel darah menjadi tidak bisa menjalankan fungsinya seperti mencegah infeksi atau pendarahan.

Kanker darah biasanya dianggap kebanyakan orang sebagai penyakit leukemia. Padahal leukemia merupakan salah satu jenis kanker darah, bukan kanker darah itu sendiri.

Penyebab kanker darah biasanya dimulai dari sumsum tulang tempat diproduksinya darah. Kenali penyebab, jenis, dan gejala kanker darah agar kamu bisa menghindarinya dan menjaga tubuh tetap sehat.           

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Minggu (2/6/2019) tentang penyebab kanker darah, gejala dan jenis-jenisnya.

2 dari 4 halaman

Jenis Kanker Darah

Sebelum mengenali penyebab kanker darah, ada baiknya kamu mengetahui jenis kanker darah agar tidak salah paham. Ada 3 jenis kanker darah yaitu, Leukemia, Limfoma, dan Myeloma.

1. Leukemia

Jenis kanker darah yang pertama adalah leukemia. jenis kanker ini cukup dikenal oleh masyarakat karena lumayan sering terjadi. Selain itu banyak juga yang salah paham dan menyamakan kanker darah dengan leukemia. Leukemia sendiri merupakan kanker sel darah putih yang menyebabkan berhentinya sel darah putih dalam melawan infeksi. Selain berhenti melawan infkesi, leukemia juga menyebabkan terganggunya produksi sel-sel darah merah pada sumsum tulang untuk menghasilkan sel darah merah dan trombosit.

Berdasarkan sifatnya, leukemia bisa dibagi menjadi dua jenis yaitu leukemia akut dan leukemia kronis. Leukemia kronis lebih berbahaya dan lebih sulit diobati daripada leukemia akut. Pada dasarnya leukemia akut maupun leukemia kronis ini dapat menyerang anak-anak maupun orang dewasa.

2. Limfoma

Limfoma sering juga disebut sebagai kanker getah bening atau kanker sistem limfatik. Kanker ini berkembang pada limfosit dan dapat juga mempengaruhi kelenjar getah bening, sumsum tulang, limpa dan bagian tubuh lainnya. Limfosit atau sistem limfatik ini bekerja untuk menghasilkan sel-sel kekebalan tubuh. Sehingga bila limfosit tidak normal, maka akan mengurangi kekebalan tubuh penderita dari ancaman penyakit dari luar.

Ada dua jenis lemfoma, yaiut Limfoma Hodgkin dan limfoma non-Hodgkin. Limfoma Hodgkin terbentuk dari limfosit tipe sel B dan lebih jarang terjadi. Sedangkan Limfoma non-Hodgkin terjadi pada sel B atau sel T.

3. Myeloma

Jenis kanker darah yang terakhir adalah Myeloma. Myeloma terbentuk dari sel plasma yang ganas. Plasma darah adalah salah satu komponen cairan darah yang menjadi medium sel-sel darah. Sel plasma darah ini menghasilkan antibodi untuk membunuh kuman dalam tubuh. Sel plasma terdapat di sumsum tulang dan merupakan bagian dari sistem imun yang penting. Kanker sel plasma atau myeloma ini mengakibatkan sistem kekebalan tubuh menjadi lemah dan rentan terserang infeksi.

3 dari 4 halaman

Penyebab Kanker Darah

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, penyebab kanker darah terjadi adalah karena pertumbuhan sel-sel darah yang tidak terkendali. Sel kanker darah yang tidak normal dapat menyebar ke daerah lain dan menekan dan menghambat sel darah normal untuk melakukan fungsinya. Sel-sel penyebab kanker darah tidak mati secara otomatis.

Penyebab sel kanker darah terjadi diduga karena peruahan dalam DNA yang juga bisa membuat sel-sel darah yang sehat berubah menjadi kanker. Berbagai faktor dapat menjadi penyebab kanker darah. Faktor tersebut berbeda tergantung jenis kanker darahnya. Secara umum faktor penyebab kanker darah ini kebanyakan hampir sama.

Faktor risiko kanker darah leukemia meliputi:

  • Paparan radiasi dengan takaran yang tinggi seperti kemoterapi
  • Riwayat leukemia pada kelaurga
  • Riwayat gangguan imun pada keluarga
  • Paparan bahan kimia dengan takaran tinggi

Faktor risiko kanker darah limfoma meliputi:

  • Sudah lanjut usia, atau usia 60-an atau lebih
  • Berjenis kelamin laki-laki     
  • Paparan radiasi dengan takaran yang tinggi seperti kemoterapi
  • Kelebihan berat badan atau obesitas     
  • Paparan bahan kimia dengan takaran tinggi
  • Mengidap penyakit autoimun
  • Memiliki riwayat HIV/AIDS

Faktor risiko kanker darah myeloma meliputi:

  • Usia di atas 65 tahun
  • Berjenis kelamin laki-laki
  • Memiliki riwayat penyakit autoimun
  • Memiliki riwayat HIV/AIDS
  • Terpapar radiasi tingkat tinggi atau tingkat rendah dalam waktu lama
  • Memiliki riwayat keluarga dengan penyakit Myeloma
  • Kelebihan berat badan atau obesitas
4 dari 4 halaman

Gejala Kanker Darah

1. Gejala Leukimia

Gejala leukemia berbeda tergantung pada seberapa parah penyakit yang diderita dan kalsifikasinya. Beberapa gejala leukemia yang paling umum adalah sebagai berikut:

  • Sakit kepala yang intens
  • Keringat berlebih di malam hari
  • Nafsu makan dan berat badan menurun
  • Nyeri pada tulang belakang
  • Mengalami berbagai gejala flu karena rentan terkena infeksi
  • Demam dan Menggigil
  • Mimisan, gusi berdarah, dan memar

Bila kamu mengalami gejala-gejala tersebut, periksalah ke dokter. Belum tentu gejala yang terjadi di atas merupakan tanda bahwa kamu mengidap leukemia. Kamu wajib untuk tetap tenang.

2. Gejala Limfoma

Gejala limfoma bisa dilihat dari tanda-tanda berikut:

  • Demam dan menggigil
  • Batuk yang tak kunjung sembuh
  • Sesak napas dan nyeri di dada
  • Gatal-gatal di seluruh tubuh
  • Keringat berlebih di malam hari
  • Adanya tonjolan di bawah kulit di selangkangan, leher, atau ketiak
  • Haid dengan volume darah yang berlebihan
  • Selalu merasa lemah dan tidak bersemangat
  • Berat badan turun drastis tanpa alasan yang jelas
  • Nyeri tulang dan sakit punggung
  • Nafsu makan menurun
  • Gangguan saraf
  • Muncul darah dalam tinja atau muntah

Gejala yang terjadi pada penyakit limfoma ini memang tidak beda jauh dengan gejala yang terjadi pada orang yang terkena leukemia. Berkonsultasi kepada dokter akan sangat membantu.

3. Gejala Myeloma

Gejala Myeloma yang mempengaruhi sistem imun ini bisa dilihat dari tanda-tanda berikut:

  • Anemia
  • Sering mengalami perdarahan dan memar
  • Tulang mudah patah
  • Rentan mengalami infeksi
  • Gangguan atau kerusakan ginjal
  • Kaki bengkak

Bila kamu merasa mengalami gangguan-gangguan dari gejala kanker darah seperti yang telah disebutkan di atas, sebaiknya segera periksa kesehatan ke dokter. Jangan abaikan gejala kesehatan yang terjadi pada tubuh walaupun hanya masalah sepele. Memeriksakan kesehatan ke dokter dapat menjaga tubuh tetap sehat dan lancar dalam beraktivitas.