Sukses

Dibayar Mahal, Resort Ini Cari Anak Magang untuk Jaga Sosok Tak Terduga

Liputan6.com, Jakarta Siapa yang tak kenal negara Maladewa? Negara dengan pesona pulau tropis yang indah bak serpihan surga di dunia. Maladewa atau yang lebih akrab dikenal dengan Maldives adalah surga tropis yang terletak di tengah Samudra Hindia.

Maladewa mulai menjadi sorotan lataran dikenal sebagai pulau yang sangat romantis. Tak heran jika Maladewa dijadikan sebagai tempat prewedding bahkan honeymoon.

Selain terkenal dengan keindahan pulau tropisnya, Maladewa juga menawarkan berbagai macam keindahan bawah laut dan juga hewan-hewan laut seperti penyu. Menariknya, penyu-penyu di Maladewa sangat dijaga, seperti yang dilakukan salah satu resort mewah di pulau tersebut.

Bahkan demi menjaga penyu di daerah tersebut, sebuah resort mewah di Maladewa bernama Coco Palm Dhuni Kolhu diketahui mencari anak magang untuk menjaga para kura-kura laut itu dan akan membayar mereka dengan mahal, seperti yang Liputan6.com lansir dari Yahoo Finance, Kamis (20/6/2019).

2 dari 3 halaman

Dibayar Mahal untuk Menjaga Penyu

Resort Coco Palm Dhuni Kolhu, membuka kesempatan magang selama 2 minggu di Pusat Penyelamatan Penyu Coco Palm. Diketahui Pusat Penyelamatan Penyu Coco Palm selalu mencari anak magang untuk bekerja disana selama bulan Agustus. Tawaran magang yang diberikan Coco Palm Dhuni Kolhu selalu penuh dengan pendaftar. Kegiatan magang ini banyak disebut-sebut sebagai ‘dream job’.

Coco Palm Dhuni Kolhu tak hanya menerima warga lokal dalam magang ini, tapi juga warga asing. Minimal umur untuk magang di Coco Palm Dhuni Kolhu ini adalah 18 tahun. Resort mewah ini juga punya cara unik untuk memberikan gaji untuk para pemagangnya. Bukan dengan uang, resort mewah ini memberikan makanan lezat, penerbangan, akomodasi vila dan beberapa kegiatan rekreasi.

Di luar daftar tersebut, Coco Palm Dhuni Kolhu juga memberikan 1 kamar mewah untuk para anak magang selama mereka bekerja disana lebih kurang 14 hari. Para pekerja magang ini sendiri nantinya akan bertanggung jawab untuk memberi makan penyu, membersihkan akuarium, mengobservasi prosedur medis, dan menyelamatkan penyu di laut.

View this post on Instagram

Happy World Sea Turtle Day!⁣⁣ ⁣⁣ Did you know that 5 out of the 7 species of sea turtle can be found in the Maldives? Sadly, all 7 species of sea turtle have been declared endangered or critically endangered.⁣⁣ ⁣⁣ This is one of the reasons why our friends at the Olive Ridley Project will be hosting the first ever Turtle Festival in the Maldives on 22nd June.⁣⁣ ⁣⁣ The Vaavoshi Turtle Festival at Hithaadhoo island will bring together islands in Baa Atoll and organisations from around the Maldives to celebrate and raise awareness about sea turtle conservation.⁣⁣ ⁣⁣ Follow @oliveridleyproject for more information. ⁣⁣ ⁣⁣ 📸: Olive Ridley Project ⁣ ⁣ #cocomoments #cococollection #cococares #oliveridleyproject #maldives #worldseaturtleday #seaturtle #vaavoshifestival #turtlefestival #seaturtleday ⁣

A post shared by Coco Collection (@coco_resorts) on

3 dari 3 halaman

Kegiatan di Coco Palm Dhuni Kolhu

Selain itu, peserta magang juga diminta untuk memberikan informasi tentang pekerjaannya kepada para tamu, menghadiri setiap sesi presentasi dan mengunggah aktivitasnya di akun media sosial. Namun, selain bergelut dengan penyu, peserta magang juga berkesempatan untuk traveling di Maldives secara cuma-cuma, termasuk menikmati matahari terbenam, menyelam, menonton lumba-lumba, dan snorkeling di Baa Atoll.

Menariknya lagi, magang di Coco Palm Dhuni Kolhu ini juga tidak membutuhkan pengalaman khusus. Syarat yang mereka ajukan adalah cukup berusia di atas 18 tahun dan mendaftarkan diri di situs web Coco Collection. Pelamar yang berminat cukup menyerahkan video berdurasi dua hingga tiga menit. Kemudian surat pengantar yang berisi 500 kata yang menjelaskan mengapa dirinya cocok dan layak untuk mengemban tugas tersebut.

Pendaftaran magang tersebut dibuka untuk umum ini berlangsung hingga 1 Juli mendatang. Sementara pekerjaannya dimulai sekitar bulan Agustus. Pusat Penyelamatan Penyu Coco Palm didirikan oleh Proyek Olive Ridley, pusat penyelamatan penyu pertama yang dipimpin dokter hewan di Maldives ini bertugas untuk menyelamatkan, merehabilitasi, melepaskan, hingga melakukan operasi.