Sukses

Macam-macam Kue Kering Kekinian, Dilengkapi dengan Cara Membuatnya

Liputan6.com, Jakarta Kue kering kerap disajikan saat perayaan hari besar agama seperti lebaran, natal, tahun baru Cina, dan lain sebagainya. Kue kering kerap dipilih dibandingkan kue basah karena daya tahannya yang lebih lama alias tidak mudah basi. Selain itu rasanya tentu saja sangat disukai. 

 

Baca juga:

 

Ada banyak sekali macam-macam kue kering yang biasa disajikan saat perayaan spesial ini. Ada yang tradisional, ada juga yang modern dengan berbagai modifikasi yang sangat menarik nan nikmat. Nah, untuk bisa menyajikan kue kering di meja tamu, beberapa orang memilih untuk membelinya daripada harus repot membuatnya sendiri di rumah.

Padahal cara membuat kue kering cukup sederhana, mudah, dan tidak membutuhkan waktu yang lama. Selain mudah, kamu juga bisa mengkreasikan sendiri kue kering sesuai dengan selera. Kalau kamu tertarik ingin membuat kue kering sendiri di rumah, kamu bisa mencoba macam-macam kue kering berikut ini.

Berikut Liputan6.com, Senin (24/6/2019) telah merangkum beberapa macam-macam kue kering kekinian atau kue modern yang mudah untuk dibuat.

2 dari 6 halaman

Banana Oatmeal Cookies

Bahan-bahan yang diperlukan:

- 2 buah pisang.

- 2 cup oatmeal.

- 2 sdm madu.

- 2 sdm mentega yang sudah dicairkan.

- ½ ons choco chips.

Cara membuatnya:

1. Hancurkan pisang sampai lembut, tambahkan mentega cair dan masu, aduk hingga rata.

2. Masukkan oatmeal dan choco chips, kemudian aduk rata. Bentuk menjadi bulat kecil.

3. Tata adonan di atas loyang kemudian tekan pelan-pelan satu per satu agar adonan agak pipih.

4. Panaskan oven terlebih dahulu.

5. Oven adonan dengan suhu 180 derajat celcius kurang lebih selama 15-20 menit.

 

Baca juga:

 

3 dari 6 halaman

Soft Chewy Chocolate Cookies

Bahan-bahan yang dibutuhkan:

- 115 gram unsalted butter, cairkan, dan diamkan dalam suhu ruangan.

- 120 gram gula pasir.

- 150 gram brown sugar.

- 1 sdt garam.

- 1 butir telur.

- 1 sdt vanilla.

- 185 gram tepung kunci.

- 15 gram tepung maizena.

- ½ sdt soda kue.

- 120 gram choco chip.

Cara membuatnya:

1. Aduk unsalted butter yang sudah dicairkan, gula pasir, brown sugar, dan garam dengan whisk sampai tercampur rata.

2. Masukkan telur dan vanilla, aduk hingga rata.

3. Masukkan tepung kunci, maizena, dan soda kue. Aduk hingga rata juga, kemudian masukkan choco chips.

4. Ambil sekitar 2 sdt adonan, bentuk bulat dengan bantuan 2 buah sendok. Susun di loyang yang sudah diolesi margarin. Diamkan dalam kulkas 1-2 jam.

5. Panggang dengan suhu 170 derajat celcius sekitar 10-12 menit. Setelah matang, dinginkan hingga mengeras lalu sajikan.

 

Baca juga:

 

4 dari 6 halaman

Cornflakes Cheese Cookies

Bahan-bahan yang dibutuhkan:

- 200 gram butter atau margarin.

- 200 gram gula pasir.

- 200 gram tepung terigu.

- 125 gram cornflakes yang sudah dihancurkan.

- 1 butir kuning telur.

- ½ sdt vanili extract.

- 50 gram keju parut.

Cara membuatnya:

1. Mixer butter atau margarin dengan gula pasir, kuning telur, dan vanilla ekstrak hingga menjadi putih dengan kecepatan sedang. Kocok sekitar 3 menit.

2. Matikan mixer lalu masukkan tepung terigu sedikit demi sedikit, aduk sampai rata dengan spatula, lalu masukkan keju aduk hingga rata lagi.

3. Kemudian masukkan cornflakes yang sudah diremukkan, lalu aduk rata lagi dengan spatula.

4. Ambil adonan sesuai selera lalu susun di loyang yang sudah dialasi baking paper. Bulatkan lalu tekan menggunakan garpu agar lebih tipis.

5. Panggang di oven yang sudah dipanaskan terlebih dahulu, dengan suhu 170 derajat celcius dan dipanggang selama 20 menit, sesuaikan dengan oven masing-masing.

6. Kemudian di cooling rack, pastikan bawah kue kering sudah agak kecoklatan.

5 dari 6 halaman

Membuat Kue Kering Tanpa Oven

Bahan-bahan yang dibutuhkan:

- 50 gram tepung terigu serba guna.

- 1/4 sendok teh baking soda.

- 250 gram gula halus.

- 200 gram margarin.

- 50 gram mentega.

- 1 butir telur ayam.

- 2 sendok teh ekstrak vanili.

- 1 genggam choco chips.

- Untuk olesan sarangan:

- 1 sendok makan margarin

Cara membuatnya:

1. Ayak tepung terigu sampai halus, kemudian campurkan dengan baking soda.

2. Masukkan gula halus, mentega, dan ekstrak vanili dalam satu baskom atau mangkuk besar. Kocok dengan mixer atau kawat pengocok sampai lembut, mengembang, dan berwarna pucat.

3. Masukkan telur, kemudian kocok kembali hingga tercampur rata.

4. Masukkan terigu sedikit demi sedikit. Setelah adonan tercampur merata, masukkan choco chip. Aduk seperlunya saja dengan spatula, kemudian diamkan selama 15 menit.

5. Bagi adonan menjadi 24 bola seukuran sendok makan. Tidak perlu terlalu rapi agar kukis masih memiliki tekstur saat matang nanti.

6. Panaskan wajan di atas kompor. Letakkan sarangan/tatakan panci dengan bagian dasar berada di atas. Letakkan tutup panci di atasnya dan tunggu sampai tatakan panci benar-benar panas.

7. Setelah tatakan panci panas, olesi tatakan dengan margarin, kemudian letakkan bola-bola kukis di atasnya. Jangan meletakkan adonan terlalu rapat untuk memberikan ruang yang cukup untuk pengembangan.

8. Pipihkan sedikit masing-masing adonan, kemudian tutupi dengan penutup panci. Masak sampai kukis benar-benar matang dan kering menggunakan api sedang. Jika perlu, balik kukis dengan spatula agar matang sempurna.

9. Begitu kukis matang, angkat dan biarkan mendingin dengan sendirinya.

6 dari 6 halaman

Jenis Tepung yang Baik Digunakan untuk Membuat Kue Kering

Tepung Rendah Protein

Pada tepung protein rendah, memiliki kadar protein sekitar 5 % hingga 9 % saja. Hal ini berarti bahwa tepung protein rendah memiliki kadar gluten yang paling rendah dibandingkan dengan tepung jenis lainnya.

Biasanya tepung protein ini digunakan untuk membuat adonan yang tidak memerlukan tekstur kenyal dan elastis. Maka jenis tepung ini sangat cocok sekali digunakan untuk membuat kue kering, biskuit, gorengan, muffin, dan beberapa jenis kue lainnya.

Nah, tepung ini sangat dianjurkan untuk membuat kue kering. Jenis tepung ini menyerap sedikit cairan sehingga adonan tidak lembek dan terlalu lembap. Cocok untuk pembuatan kue kering yang memang dibuat agar memiliki tekstur kering, renyah, dan kaku.

Ketika adonan menggunakan tepung protein rendah, kue yang dipanggang akan menjadi renyah dan garing, sehingga lebih tahan disimpan dalam jangka waktu yang lama.

Tepung Protein Sedang

Nah, sedangkan untuk tepung protein sedang memiliki kadar protein sebesar 9,5 % hingga 11 %. Biasanya tepung ini disebut sebagai tepung serbaguna, karena tepung ini dapat digunakan untuk berbagai macam keperluan.

Sifatnya yang bisa digunakan untuk segala macam pembuatan adonan, maka tepung ini bisa digunakan sebagai pengganti tepung protein rendah untuk membuat kue kering.

Jadi, kamu bisa membuat beberapa keperluan adonan dengan menggunakan tepung jenis ini. Tepung protein sedang ini cocok digunakan untuk adonan dengan tekstur lembut dan mengembang seperti kue basah, martabak, pancake, gorengan, kue bolu, dan lain sebagainya.

Tepung Protein Tinggi

Sedangkan untuk tepung protein tinggi, memiliki kadar protein sebesar 11,5 % hingga 14 % yang dimana tepung ini memiliki kandungan gluten yang paling tinggi. Biasanya jenis tepung ini digunakan untuk adonan yang hasilnya memiliki tekstue kenyal dan elastis.

Ya, dengan tepung ini kamu bisa menggunakannya untuk membuat mie, pasta, dan lain-lain. Selain itu, tepung ini juga bisa digunakan untuk membuat makanan yang prosesnya menggunakan ragi seperti roti atau donat.

 

Baca juga: