Sukses

Pria Ini Temukan Gigi Hiu Purba, Ukurannya Bikin Melongo

Liputan6.com, Jakarta Pantai menjadi salah satu destinasi favorit untuk liburan. Tak hanya spotnya yang indah, pantai juga bisa membuat pikiran lebih fresh. Namun, apa jadinya jika waktu liburan di pantai menjadi salah satu momen bersejarah dalam hidup? 

Seperti halnya kisah yang terjadi pada pria asal Carolina Utara, Amerika Serikat, yang menemukan temuan bersejarah saat tengah berlibur di pantai. Dilansir Liputan6.com dari laman Daily Mail, Kamis (4/7/2019), pria bernama Harvey Wall itu justru menemukan gigi hiu purba berukuran raksasa.

Yang menariknya, hiu purba itu adalah spesies hiu prasejarah raksasa yang disebut sebagai Megalodon. Padahal, para ilmuwan meyakini megalodon telah punah 2,6 hingga 3 juta tahun yang lalu.

Melalui akun Facebook pribadinya, Harvey Wall mengunggah penampakan gigi hiu Megalodon itu pada Jumat (28/6/2019). Ketika diukur dengan meteran, panjang gigi raksasa tersebut diketahui berukuran 6 inchi atau sama dengan 15 cm.

2 dari 2 halaman

Megalodon dipercaya telah punah 2,3 hingga 3 juta tahun yang lalu

Ketika ditelisik, temuan gigi hewan raksasa itu juga rupanya masih terhubung dengan akar giginya yang berwarna hitam. Harvey Wall mengungkapkan bahwa saat itu dirinya tengah berjalan-jalan di sepanjang pantai.

"Kami sedang mencari kerang laut sambil mengajak anjing kami jalan-jalan. Awalnya aku hanya melihat bagian hitamnya, karena penasaran aku menendangnya. Tak disangka benda tersebut berbentuk seperti sebuah gigi," Ungkap Harvey Wall.

Wilayah Carolina Utara sendiri dikenal dengan temuan-temuan prasejarahnya. Penemuan gigi hiu Megalodon bukanlah pertama kalinya. Beberapa waktu lalu, bagian tubuh hewan prasejarah juga pernah ditemukan di wilayah tersebut.

Hal ini yang membuat simbol kota Carolina Utara dibuat berupa gigi hiu yang dicetuskan tahun 2013 silam. Sementara itu, spesies Megalodon sendiri adalah hiu raksasa berukuran kurang lebih 1,8 meter dengan berat tubuh 100 ton.

Megalodon dipercaya hidup di lautan 20 juta tahun lalu. Penelitian menyebutkan bahwa Megalodon tak mampu beradaptasi dengan suhu air yang terus berubah seiring perkembangan zaman. Alhasil, populasi Megalodon punah sebelum sempat diteliti lebih lanjut.

Loading