Sukses

Tempat Wisata di Jakarta Selatan, Mulai Taman Kota hingga Peninggalan Sejarah

Liputan6.com, Jakarta Jakarta Selatan merupakan salah satu bagian dari wilayah di ibukota DKI Jakarta. Bicara soal tempat wisata, pasti banyak yang berpikir kalau di kota tidak memiliki destinasi wisata yang seru. Tetapi, siapa sangka, kalau ternyata di kawasan Jakarta Selatan ini menyimpan potensi wisata yang tak kalah menarik untuk dikunjungi.

Di tengah padatnya ibukota Jakarta, kamu masih bisa menghabiskan waktu luang atau waktu libur di akhir pekan di sini. Bagi kamu yang sedang tinggal atau hanya singgah di kawasan Jakarta Selatan, tak ada salahnya mencoba berkunjung ke beberapa tempat wisata di Jakarta Selatan selain pusat perbelanjaan.

Ya, bila kamu sedang penat dengan kegiatan selama seharian penuh, kamu bisa rehat sebentar dengan mengunjungi tempat wisata di Jakarta selatan yang memesona. Bukan mall atau gedung-gedung tinggi, ternyata ada banyak tempat wisata di Jakarta Selatan mulai dari wisata alam, wisata edukasi, hiburan hingga wisata sejarah.

Berikut ini Liputan6.com, Rabu (10/7/2019) telah merangkum dari berbagai sumber rekomendasi tempat wisata di Jakarta Selatan yang bisa kamu kunjungi untuk melepas penat.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 6 halaman

Taman Spathodea

Tempat wisata di Jakarta Selatan pertama yang bisa kamu kunjungi adalah taman Spathodea di Jagakarsa. Taman kota yang terletak di tengah-tengah padatnya pemukiman ini memiliki luas sekitar satu hektar.

Taman ini memiliki beragam fasilitas yang cukup menunjang untuk digunakan oleh para pengunjung. Ada taman bermain untuk anak-anak seperti ayunan, jogging track sepanjang kurang lebih 100 meter, da nada juga danau kecil.

Pemberian nama pad ataman terbuka hijau ini bukan tanpa alasan. Dinamakan Taman Spathodea karena taman ini banyak ditumbuhi dengan bunga Spathodea. Untuk kamu yang ingin berkunjung ke sini, kamu bisa memanfaatkan fasilitas angkutan umum yang tersedia. Karena taman ini merupakan taman terbuka hijau milik pemerintah, maka untuk menikmati fasilitas yang ada di sini kamu tidak dibebani biaya sama sekali. Enaknya lagi, taman ini bisa dikunjungi kapanpun alias 24 jam.

3 dari 6 halaman

Taman Langsat

Masih taman, alternatif tempat wisata di Jakarta Selatan yang bisa kamu kunjungi adalah Taman Langsat. Taman Langsat ini juga termasuk ke dalam taman ruang terbuka hijau. Sebelumnya, taman ini adalah tempat penampungan bibit tanaman.

Nah, setelah direvitalisasi, taman ini sekarang sudah dilengkapi dengan berbagai macam fasilitas umum yang bisa kamu nikmati secara gratis. Ya, di sini ada jalur untuk jogging, danau mini, taman teratai, arena bermain anak, lapangan tenis, dan lain sebagainya.

Kamu bisa ke sini kapan saja alias tempat ini buka selama 24 jam. Waktu terbaik untuk berkunjung ke taman ini adalah di pagi hari. Di waktu inilah kamu bisa merasakan udara yang masih segar dan belum ramai pengunjung.

Taman Langsat ini terletak dekat dengan jalur yang mengarah ke Terminal Bus Blok M. Nah, untuk menuju ke taman ini kamu bisa memanfaatkan transportasi umum seperti bus Trans Jakarta yang mengarah ke halte Blok M. Kemudian, dari halte Blok M, kamu lanjutkan perjalanan dengan menggunakan metromini yang mengarah ke Lebak Bulus atau pondok Indah.

4 dari 6 halaman

Wisata Pendidikan Pinisi

Tempat wisata di Jakarta Selatan selanjutnya adalah wista Pendidikan Pinisi. Tempat ini berlokasi di Gedung Pasar Raya Blok M, tepatnya di daerah Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Wisata Pendidikan Pinisi ini juga dikenal dengan nama Pinisi Edutainment yang dimana merupakan wisata keluarga yang ditujukan untuk anak-anak usia 4 hingga 16 tahun.

Di sini, kamu bisa mengajak anak atau adik kamu untuk menikmati berbagai macam wahana permainan yang menghibur dan mendidik. Selain mendapatkan hiburan, anak atau adik kamu juga bisa mendapatkan pelajaran seputar dunia sains, seni, dan juga budaya.

Di tempat wisata Pendidikan Pinisi ini memiliki dua tempat menarik yang sangat disukai pengunjung. Kedua tempat tersebut adalah Planetarium dan Kak Seto Center. Planetarium merupakan tempat bermain yang mengajarkan anak-anak tentang sistem tata surya.

Sedangkan Kak Seto Center merupakan ruanng konsultasi khusus orang tua yang ingin mengetahui lebih dalam seputar perilaku anak. Tempat wisata ini buka setiap hari mulai pukul 9 pagi hingga pukul 3 sore.

5 dari 6 halaman

Kebun Binatang Ragunan

Nah, salah satu alternatif tempat wisata di Jakarta Selatan yang bisa banget kamu kunjungi saat akhir pekan adalah Kebun Binatang Ragunan. Kebun binatang ini merupakan kebun binatang tertua yang ada di Indonesia. Kebun binatang yang telah dibangun pada tahun 1864 ini memiliki koleksi wisata satwa yang lengkap. Dimana 90% satwanya merupakan binatang asli dari Indonesia.

Bukan hanya sekedar memperlihatkan aneka binatang, kebun binatang ini juga memiliki koleksi pepohonan yang rindang sehingga suasana di kebun binatang semakin asri dan sejuk. Memiliki luas sekitar 140 hektar, tempat wisata ini pun dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang memadai untuk menunjang pengunjungnya. Mulai dari satwa anak, taman perahu, rakit wisata dan lain sebagainya.

6 dari 6 halaman

Setu Babakan

Bukan menjadi tempat wisata yang terakhir di Jakarta Selatan, namun tempat wisata yang satu ini juga perlu kamu kunjungi untuk melepas penat setelah sibuk seharian penuh. Ya, Setu Babakan merupakan kampung tradisional yang dibuat untuk melestraikan budaya masyarakat Betawi.

Tujuan didirikannya kampung ini adalah untuk menghormati dan melestarikan kebudayaan masyarakat Betawi yang notabene merupakan suku asli Jakarta. Nah, sambil melepas penat, kamu bisa sedikit mengenang kembali budaya Betawi yang semakin tersingkirkan ini.

Ya, untuk melestarikan kebudayaan ini, Setu Babakan dibangun pada tanah seluas 30 hektar. Sudah berdiri sejak tahun 2000, tempat ini memiliki tiga danau buatan yang airnya bersumber dari Sungai Museum.

Di sekitar waduk, terdapat rumah-rumah adat Betawi yang memiliki teras cukup luas. Hal ini melambangkan keterbukaan terhadap tamu serta nilai persaudaraan. Sambil bersantai dan menikmati sejarah, kamu bisa sambil mencicipi kuliner khas Betawi dengan menghampiri penjual makanan. Mulai dari dodol, kerak telor, nasi uduk, nasi ulam, es selendang, dan bir pletok yang ada di sekeliling area ini.

Tak hanya itu, di sini kamu juga bisa menikmati keindahan area sekitar dengan menaiki perahu angsa di danau atau menonton pertunjukan kesenian seperti lenong, tanjidor, dan ondel-ondel pada jam-jam tertentu.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS