Sukses

Penelitian Ungkap Yoga dan Meditasi Bisa Mengubah Gen Menjadi Lebih Baik

Liputan6.com, Jakarta Yoga dan meditasi kini telah menjadi tren gaya hidup masyarakat di seluruh belahan dunia termasuk di Indonesia. Yoga dan meditasi lebih dari sekadar latihan yang dilakukan untuk mendapatkan fleksibilitas, kesehatan tubuh, atau ketenangan. Yoga adalah aktivitas olah tubuh dan pikiran yang fokus pada kekuatan, fleksibilitas dan pernapasan untuk meningkatkan kualitas mental dan fisik.

Sedangkan Meditasi merupakan salah satu aktivitas yang dapat mengurangi stres, meningkatkan fokus, dan membantu mengurangi masalah tidur. Manfaat yoga dan meditasi untuk kesehatan mungkin sudah tidak perlu diragukan.

Bahkan, sebuah penelitian baru-baru ini menyebutkan bahwa kedua latihan tersebut dapat membalikkan perubahan genetik seseorang yang terkait dengan kesehatan dan depresi yang buruk.

Seperti yang Liputan6.com lansir dari Science Daily, Rabu (10/7/2019) para peneliti Inggris menemukan bahwa yoga dan meditasi tampaknya dapat mengubah gen dan jalur genetik. Hal ini diterbitkan dalam sebuah studi bertakjuk ‘Frontiers in Immunology’.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 2 halaman

Yoga dan Meditasi Bisa Mengubah Gen

Para peneliti asal Inggris ini menganalisis beberapa penemuan dari 18 penelitian dan menemukan bahwa orang-orang yang berlatih olahraga ini menunjukkan gejala kecil mengalami inflamasi, termasuk penurunan inflamasi protein yang berisiko menyebabkan penyakit serius. Berlatih yoga dan meditasi secara rutin bisa memadamkan gen yang bereaksi negatif dan menyalakan gen yang bersifat positif seperti gen panjang umur, gen sehat dan bahagia.

Ivana Buric, PhD di Coventry University’s Brain, Belief and Behaviour Lab pun terkejut dengan reaksi ini. Meski aktivitas yoga, meditasi, Tai Chi dan yang lainnya berbeda, namun aktivitas yang melibatkan mind dan body ini punya efek sama, memadamkan gen inflamasi.

Ivana Buric juga mengatakan bahwa latihan antara pikiran dan tubuh ternyata memang dapat menyebabkan otak mengarahkan proses DNA untuk meningkatkan kesehatan. "Dengan memilih kebiasaan sehat setiap hari, kita dapat menciptakan pola aktivitas gen yang lebih bermanfaat bagi kesehatan, bahkan dengan hanya 15 menit berlatih yoga dan meditasi,” katanya.

Jadi, tak ada keraguan lagi jika kamu ingin hidup sehat dengan menerapkan olahraga yang tidak berat, karena kamu bisa menerapkan latihan yoga dan meditasi sebagai olahraga rutinmu.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.