Sukses

Live Report:PENGUMUMAN KABINET JOKOWI JILID II

Fakta Adorabilis, Gurita Lucu yang Punya Telinga Seperti Kelinci

Liputan6.com, Jakarta Siapa yang tak kenal hewan laut berkaki banyak, gurita. Gurita adalah salah satu biota laut avertebrata yang dikenal paling cerdas. Gurita merupakan hewan avertebrata, yang artinya tidak memiliki tulang belakang, berbeda dengan mamalia. Gurita merupakan anggota dari filum Moluska kelas Cephalopoda. Hal itu lah yang membuat gurita terkadang terlihat sangat menakut.

Tapi pernahkah kamu melihat gurita yang sangat imut seperti boneka? Bahkan si gurita juga memiliki telinga layaknya kelinci. Baru-baru ini peneliti menemukan sebuah spesies gurita yang warnanya jingga, dengan bentuk yang sangat imut. Sekarang ini gurita imut tersebut diletakan di Monterey Bay Aquarium Research Institute, seperti Liputan6.com lansir dari Huffington Post, Jumat (12/7/2019).

Jenis gurita pancake ini secara resmi diberi nama "adorabilis." Spesies ini sebelumnya belum diberi nama sejak ditemukan tahun 1990. Dan saat ini Stephanie Bush, seorang peneliti postdoctoral di Monterey Bay Aquarium Research Institute di California, mengatakan bahwa dia sedang mempertimbangkan nama ilmiah dari gurita imut tersebut, yaitu Opisthoteuthis Adorabilis.

2 dari 2 halaman

Gurita Imut Adorabilis

 

Gurita imut berwarna nuansa jingga ini memang sangat menggemaskan. Matanya besar, tubuhnya menggelembung, dan tubuhnya dilengkapi sirip yang bisa mengepak-epak dengan lucu. Karakteristik unik dari hewan imut ini adalah adanya semacam kain di antara tentakel-tentakelnya. Kain yang seperti selaput itu membantu hewan ini untuk melayang-layang di air seperti balon.

Stephanie Bush mengatakan bahwa para ilmuwan harus memahami spesies ini dengan lebih baik karena adorabilis adalah bagian dari sebuah ekosistem laut. Spesies gurita baru yang diberi nama adorabilis ini sendiri bukanlah hewan pertama bernama unik.

Sebelumnya, sudah ada semacam lalat yang diberi nama Scaptia beyonceae (seperti nama artis Beyonce) karena pantatnya berwarna keemasan. Jadi, setiap spesies memang bisa diberi nama sesuka hati oleh penemunya (Iflscience).

Loading