Sukses

7 Tips Menangani Anak Malas Belajar Tanpa Memarahinya

Liputan6.com, Jakarta Anak malas belajar menjadi salah satu masalah yang banyak dihadapi orangtua. Padahal tentunya semua orangtua memiliki tujuan yang sama saat memasukkan anaknya ke sekolah, yaitu agar anak mendapatkan pendidikan terbaik untuk bekal di masa depan.

Orangtua pasti bangga jika anak pintar dan punya pengetahuan luas. Namun tidak jarang juga orangtua kewalahan dalam mengajak anak untuk lebih rajin belajar di rumah. Hal ini bisa terjadi karena cara yang dilakukan kurang tepat.

Tips menangani anak malas belajar tanpa memarahinya dapat diterapkan orangtua. Motivasi dan bimbingan orangtua untuk anak sangat penting artinya dalam melaksanakan berbagai cara untuk anak lebih rajin belajar.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Selasa (6/8/2019) tentang tips untuk orangtua dalam menangani anak malas belajar.

2 dari 4 halaman

Membangun Suasana Belajar yang Santai dan Memberikan Waktu Istirahat

Membangun Suasana Belajar yang Santai

Tips menangani anak malas belajar yang pertama bisa dilakukan dengan membangun suasana belajar yang santai. Orang tua bisa memangun kesan bahwa belajar tak selalu harus serius dan melelahkan.

Ajarkan sesuatu bahkan ketika anak bermain, seperti mengeja dan membaca papan peringatan. Selain itu, belajar tak harus selalu di meja belajar dan di kamar, bisa juga di ruang tamu, di taman atau di area bermain yang nyaman.

Memberikan Waktu Istirahat

Selain itu, memberikan waktu untuk istirahat dapat membuat anak tidak mudah bosan atau hilang minat dalam belajar. Pastikan belajar tidak berlangsung berjam-jam lamanya. Kalaupun ingin menerapkan waktu belajar yang panjang, pastikan memberi watu istrahat dan bermain di sela-sela belajar.

Karena anak-anak cenderung memiliki short attention span, ia akan mudah bosan dan hilang minat belajar. Mengatur waktu ini sangat penting dilakukan oleh orang tua.

3 dari 4 halaman

Mengetahui Bidang yang Paling Diminati dan Perlahan Mendorongnya Mempelajari Hal Lain

Mengetahui Bidang yang Paling Diminati

Tips berikutnya, orang tua harus mengetahui bidang yang diminati anak. Anak memang tidak harus selalu pandai dalam segala hal. Umumnya anak memiliki ketertarikan tersendiri pada suatu bidang pelajaran, entah itu bahasa, olahraga, atau bahkan matematika.

Berikan fasilitas untuk anak dengan banyak pelajaran yang ia sukai agar membangun kesan bahwa belajar itu menyenangkan dan tidak menyiksa. Dengan begitu, anak akan lebih rajin dalam belajar.

Perlahan Mendorongnya Mempelajari Hal Lain

Selanjutnya, orang tua bisa secara perlahan mendorong anak untuk mempelajari hal lainnya. Orang tua juga harus menjelaskan dengan baik seberapa pentingnya mempelajari berbagai ilmu tersebut kepada anak, karena dengan mengetahui alasan yang tepat mengapa anak harus belajar, maka ia akan semakin rajin belajar.

Dengan menjelaskan pelajaran-pelajaran lainnya yang juga berguna pada kehidupannya, membuat anak lebih terbuka menerima pelajaran yang tidak dia suka sekalipun.

4 dari 4 halaman

Merayakan Pretasi Anak dan Budayakan Membaca di Rumah

Merayakan Pretasi Anak

Pujian dan memberinya hadiah sederhana setelah ia mencapai sesuatu akan memberikan suntikan semangat agar mau lebih sering belajar. Jangan terlalu sering mengkritik atau menunjuk kesalahan atau apa yang tak bisa dilakukan anak.

Orangtua patut berhati-hati dengan komentarnya. Karena kata-kata orang terdekatnya sangat berdampak pada kehidupan anak ke depannya. Jadi bimbinglah anak dengan cara yang terbaik untuknya.

Budayakan Membaca di Rumah

Jika ingin anak rajin belajar atau membaca, maka beri contoh yang sama, salah satunya dengan membiasakan membaca di rumah, entah itu buku atau koran. Sediakan banyak buku bacaan yang sesuai usianya atau yang ia sukai.

Berhenti Membandingkan

Anak memiliki kemampuan uniknya sendiri, terkadang memang ada anak-anak yang sulit belajar dan susah memahami pelajaran, beri waktu dan kenalkan pada banyak cara belajar. Manakah cara belajar yang cocok untuk anak sehingga memudahkannya memahami pelajaran. Jangan membandingkan anak dengan orang lain karena hal tersebut malah bisa menjatuhkan mentalnya. Bimbing anak dengan cara yang baik agar menjadi anak yang rajin belajar.

Loading