Sukses

Ciri-Ciri Masa Subur Wanita, Ketahui Saat Merencanakan Kehamilan

Liputan6.com, Jakarta Ciri-ciri masa subur penting untuk diperhatikan bagi Anda yang sedang merencanakan kehamilan. Langkah pertama untuk hamil adalah memastikan sel telur dan sperma dapat bertemu. Ini bisa lebih sulit daripada kedengarannya.

Tubuh biasanya melepaskan satu sel telur setiap bulan dalam proses yang disebut ovulasi. Pada fase ini sel telur harus segera dibuahi. Untuk meningkatkan peluang Anda, ada baiknya mengetahui kapan Anda sedang berovulasi. Ciri-ciri masa subur punya peran besar dalam mengetahui waktu berovulasi.

Masa subur berada pada sekitar waktu ovulasi. Ini bisa terjadi pada lima hari sebelum ovulasi sampai ovulasi terjadi. Pada fase ini ciri-ciri masa subur mulai terlihat. Ciri-ciri masa subur ini dapat dideteksi dari tanda fisik dan psikis.

Selain mengetahui ciri-ciri masa subur, menghitung periode masa subur juga penting dilakukan. Nah, apa saja ciri-ciri masa subur pada wanita?

Berikut ciri-ciri masa subur yang berhasil Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Selasa(6/8/2019).

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 5 halaman

Mengetahui jendela masa subur

Sebelum kehamilan dapat terjadi, salah satu ovarium harus melepaskan sel telur yang matang. Proses ini disebut ovulasi. Setelah telur dilepaskan, ia bergerak ke saluran tuba. Selama perjalanan ini, sel telur dapat dibuahi oleh sperma pria. Jika telur tidak ada saat melakukan hubungan intim, pembuahan tidak dapat terjadi.

Ovulasi terjadi hanya sekali selama satu bulan. Ketika ovarium melepaskan sel telur yang matang, sel telur akan mati dalam 12 hingga 24 jam jika tidak dibuahi oleh sperma. Inilah sebabnya mengapa penting untuk mengatur waktu hubungan seksual tepat sebelum dan sekitar ovulasi.

Sperma dapat hidup dalam tubuh wanita hingga lima hari. Kehamilan dapat terjadi jika pasangan melakukan hubungan seks paling tidak 5 hari sebelum ovulasi terjadi. Inilah yang kerap disebut dengan masa subur.

Sebagai ilustrasi, katakanlah wanita berovulasi pada tanggal 15. Karena sperma dapat bertahan hidup dalam tubuh hingga lima hari, pembuahan dapat dilakukan sejak tanggal 10 atau 11.

3 dari 5 halaman

Ciri-ciri masa subur pada wanita

Keluarnya cairan serviks mirip putih telur

Ketika mendekati ovulasi, sekresi di dekat leher rahim yang dikenal sebagai lendir serviks meningkat dan berubah menjadi konsistensi seperti putih telur. Lendir serviks berkualitas subur ini membantu sperma berenang dan masuk ke dalam sistem reproduksi wanita, dan membuat hubungan seksual lebih mudah.

Saat tidak dalam siklus subur, lendir serviks lebih lengket. Tahapan lendir serviks meliputi hampir kering sampai tidak ada, lengket, kental, berair, putih telur mentah, dan kemudian kembali menjadi lengket atau kering. Anda dapat belajar melacak perubahan ini dan memprediksi ovulasi.

Cairan serviks yang menyerupai putih telur adalah tanda bahwa wanita mendekati ovulasi atau sedang berovulasi. Setiap wanita dapat mengalami jenis cairan serviksnya sendiri, dan tidak semua cairan serviks terlihat sama. Ovulasi biasanya terjadi pada hari seorang wanita memiliki jumlah cairan basah paling banyak.

Hasrat Seksual Meningkat

Keinginan wanita untuk berhubungan seks meningkat sesaat sebelum ovulasi. Keinginan wanita untuk berhubungan seks meningkat sesaat sebelum ovulasi. Ini merupakan reaksi alami tubuh.

Namun penting diketahui bahwa ovulasi bukanlah satu-satunya hal yang dapat membuat libido melonjak. Juga, jika cemas, stres, atau depresi, Anda mungkin tidak melihat atau memiliki peningkatan hasrat seksual, bahkan tepat sebelum ovulasi.

4 dari 5 halaman

Ciri-ciri masa subur pada wanita

Peningkatan Suhu Tubuh Basal Meningkat

Suhu tubuh basal (BBT) adalah suhu saat tubuh sedang istirahat. Suhu tubuh bisa berubah sepanjang hari dan bulan. Suhu tubuh akan naik dan turun berdasarkan tingkat aktivitas, pola makan, hormon, kebisaan tidur, dan kondisi kesehatan.

Setelah ovulasi, kadar progesteron naik di tubuh. Hormon progesteron menyebabkan suhu tubuh sedikit naik sekitar setengah derajat celsius. Jika Anda menggunakan suhu sebagai alat untuk melacak masa subur, Anda perlu menggunakan termometer khusus untuk mengukur suhu setiap pagi sebelum bangun dari tempat tidur. Waktu paling subur adalah dua hingga tiga hari sebelum kenaikan suhu.

Perubahan pada payudara

Pernah memperhatikan bahwa payudara Anda terkadang terasa lunak saat disentuh? Tapi tidak selalu? Hormon yang diproduksi tubuh setelah ovulasi menyebabkan hal ini.

Sensitivitas payudara dan puting susu, kelembutan atau rasa sakit bisa menjadi tanda lain dari ovulasi. Ini terjadi berkat aliran hormon yang masuk ke tubuh tepat sebelum dan setelah ovulasi.

5 dari 5 halaman

Ciri-ciri masa subur pada wanita

Munculnya bercak cokelat

Bercak cokelat selama ovulasi adalah normal. Gejala ovulasi ini dapat terjadi ketika folikel yang mengelilingi dan melindungi oosit berkembang, atau telur, matang, tumbuh dan kemudian pecah, menghasilkan sejumlah kecil perdarahan. Ketika darah bertambah tua, itu berubah menjadi coklat, itulah sebabnya keputihan dapat berkisar dari merah hingga coklat tua.

Nyeri panggul atau perut bagian bawah ringan

Beberapa wanita benar-benar dapat merasakan ovulasi — biasanya sebagai sakit ringan atau nyeri di perut bagian bawah, biasanya di satu sisi atau yang lain. Sensasi, yang disebut Mittelschmerz, dapat berlangsung di mana saja antara beberapa menit dan beberapa jam.

Beberapa wanita mengalami nyeri ovulasi setiap bulan. Penelitian telah menemukan bahwa nyeri pertengahan siklus terjadi tepat sebelum wanita berovulasi.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.