Sukses

3 Momen Haru Umat Agama Lain Bantu Pelaksanaan Hari Raya Idul Adha, Indahnya Toleransi

Liputan6.com, Jakarta Idul Adha 1440 H tahun ini dilaksanakan pada Hari Minggu (11/8/2019). Pada hari raya ini, umat Islam berkumpul pada pagi hari dan melakukan salat Ied bersama-sama. Umat tentu saja berdatangan ke tempat yang telah ditentukan untuk melaksanakan salat Idul Adha.

Menyediakan tempat untuk melaksanakan salat Idul Adha tentu membutuhkan persiapan dari pihak panitia penyelenggara. Mulai dari kondisi lapangan atau masjid yang akan digunakan sebagai tempat salat bahkan hingga lahan parkir.

Namun rupanya persiapan menyambut pelaksanaan hari raya Idul Adha 2019 ini tak hanya dilakukan oleh para umat muslim saja. Akan tetapi di beberapa wilayah, umat agama lain pun turut membantu pelaksanaan Idul Adha agar bisa berjalan lancar.

Dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Minggu (11/8/2019) berikut ini beberapa momen haru umat agama lain yang membantu pelaksanaan Idul Adha 2019 di berbagai wilayah Indonesia.

2 dari 4 halaman

1. Jemaat Gereja Santo Fransiskus Assisi Makassar bersihkan lapangan yang digunakan untuk salat Idul Adha

Diselenggarakannya salat Idul Adha pada Minggu (11/8/2019) pagi, membuat ratusan jemaat dari Gereja Santo Fransiskus Assisi Makassar turut serta membantu persiapan pelaksanaannya. Para jemaat Gereja Santo Fransiskus Assisi ini membantu membersihkan Lapangan Hertasning pada Sabtu (10/8/2019) kemarin.

Kegiatan bersih-bersih yang dilakukan oleh para jemaat Gereja Santo Fransiskus Assisi ini dilakukan dalam rangka memperingati hari ulang tahun Gereja yang ke-33.

"Kita lebih dulu bersih-bersih di halaman gereja, lalu membersihkan Lapangan Hertasning, Ini bentuk toleransi kita kepada saudara-saudara kami umat muslim, lapangan itu kan mau dipakai untuk Idul Adha besok," kata Ketua Panitia kegiatan tersebut, Robby Gosal, Sabtu (10/8/2019)

Sedikitnya sebanyak 450 jemaat turut serta ambil bagian dalam kegiatan kerja bakti tersebut. Tak hanya membersihkan lapangan yang akan digunakan untuk salat Idul Adha saja. Akan tetapi para jemaat juga membersihkan sejumlah halaman masjid yang berada di sekitaran Jalan Letnan Jendral Hertasning, Makassar. Kegiatan tersebut tak hanya sebagai bentuk toleransi saja, akan tetapi juga sebagai bentuk ajakan dan ungkapan untuk cinta Tanah Air.

3 dari 4 halaman

2. Gereja Santo Antonius Muntilan, Magelang Ubah Jadwal Misa

Sikap toleransi juga ditunjukkan dengan mengubah jadwal misa. Salah satunya ialah Gereja Katholik Santo Antonius, Muntilan, Magelang. Gereja Santo Antonius mengubah jadwal misa pertama dan juga kedua agar para umat muslim yang akan melakukan salat Idul Adha di Lapangan Pasturan yang terletak berdampingan dengan gereja bisa lebih khusyuk.

Menurut petugas sekretariat Gereja Santo Antonius, Marsi jadwal perubahan misa pada Minggu (11/8/2019) juga telah diberitahukan kepada para jemaat. Dimana jadwal misa pertama dimajukan, sedangkan jadwal misa kedua dimundurkan waktunya.

"Minggu pagi jam pertama biasanya pukul. 05.30 wib diajukan pukul 05.15 wib, sedangkan jam kedua biasanya pukul 07.30 wib diundur menjadi pukul 09.00 wib," katanya kepada Liputan6.com, Sabtu, 10 Agustus 2019.

Tak hanya memundurkan jadwal misa saja, akan tetapi pihak Gereja Santo Antonius juga turut menyediakan lahan parkir serta petugas keamanan gereja untuk membantu dan mengatur jalan saat pelaksanaab hari raya Idul Adha.

4 dari 4 halaman

3. Gereja Katedral, Jakarta Sediakan Lahan Parkir dan Ikut Berkurban

Penyesuaian jadwal misa terkait dengan pelaksanaan salat Idul Adha juga dilakukan oleh Gereja Katedral, Jakarta. Lokasi Gereja Katedral Jakarta memang berada dekat dengan Masjid Istiqlal tempat dilakukannya salat Idul Adha 2019.

Dalam situs resminya, Gereja Katedral juga menyampaikan perubahan jadwal misa khusus pada Hari Minggu (11/8/2019) ini.

"Berhubung hari Minggu 11 Agustus 2019 bertepatan dengan hari Idul Adha, dan mengingat bahwa saat ini sedang ada pekerjaan renovasi di kompleks Masjid Istiqlal. Maka sebagai bentuk dukungan kepada Saudara-Saudari Muslim yang akan beribadah Shalat Ied maka DPH Paroki Katedral memutuskan menyesuaikan jadwal misa, sbb:Pagi: pk 10.00 dan pk. 12.00. Sore: pk 17.00 dan pk. 19.00."

Tak hanya mengubah jadwal misa saja, pihak Gereja Katedral Jakarta juga menyediakan lahan parkir bagi para umat muslim yang akan melaksanakan salat Idul Adha di Masjid Istiqlal. Rupanya, Gereja Katedral juga turut serta menyerahkan seekor sapi ke Masjid Istiqlal untuk dikurbankan. Hal tersebut juga dilakukan sebagai bentuk tolerensi dan juga saling berbagi kepada sesama manusia yang membutuhkan.

Loading
Artikel Selanjutnya
5 Cara Menyimpan Daging Kurban yang Tepat Agar Tahan Lama
Artikel Selanjutnya
6 Momen Ojol Bawa Hewan Kurban Ini Bikin Geleng Kepala