Sukses

Jarang Diketahui, Ini 4 Manfaat Konsumsi Cumi-Cumi untuk Kesehatan Tubuh

Liputan6.com, Jakarta Cumi-cumi merupakan salah satu anggota seafood yang cukup familiar untuk dikonsumsi. Teksturnya yang kenyal dan rasanya yang gurih membuat salah satu makanan laut ini menjadi menu favorit para pencinta seafood.

Dagingnya yang manis membuat cumi cocok diolah menjadi masakan apa saja. Bisa digoreng, direbus, atau dibakar. Selain memiliki rasa yang enak dan banyak disukai orang, cumi-cumi juga memiliki manfaat untuk kesehatan tubuh kamu.

Manfaat cumi-cumi untuk kesehatan tubuh bisa didapatkan berkat berbagai kandungannya. Bagi kamu yang memang menyukai dan gemar mengonsumsi cumi-cumi, kamu bisa mendapatkan berbagai manfaat kesehatan yang baik. Namun, jangan terlalu sering dan terlalu banyak karena malah akan berdampak buruk nantinya. Apalagi untuk kamu yang memiliki alergi makanan laut.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Selasa (13/8/2019) ragam manfaat cumi-cumi untuk kesehatan tubuh.

2 dari 5 halaman

Menurunkan Kolesterol

Manfaat konsumsi cumi-cumi yang pertama adalah untuk menurunkan kolesterol. Hal ini berkaitan dengan kandungan lemak sehat yang dimiliki oleh cumi-cumi. Bahkan cumi-cumi mentah hanya memiliki kandungan lemak dan kalori yang sangat rendah, yaitu setiap 100 gram cumi-cumi mengandung 1,2 gram lemak total. Namun dari jumlah tersebut, hanya 0,5 gram saja yang merupakan lemak jenuh.

Sebagai pola makan sehat, kamu perlu untuk memenuhi asupan lemak tak jenuh atau lemak sehat. Dengan kandungan lemak sehat ini, cumi-cumi dapat menurunkan kolesterol tinggi, karena dapat meningkatkan kolesterol baik (HDL). Setiap 100 gram cumi hanya memiliki kalori sekitar 75-85 kkal. Namun cumi akan jadi lebih tinggi kalori jika kamu memasaknya dengan cara digoreng. Jadi, bijaklah dalam memilih cara memasak cumi.

Dengan begitu, cumi-cumi dapat menjaga kesehatan kardiovaskular seperti jantung hingga pembuluh darah. Selain itu, lemak tak jenuh juga memiliki fungsi untuk menjadi sumber energi tubuh. Bahkan lemak tak jenuh juga dapat menyerap berbagai vitamin yang larut dalam lemak, seperti vitamin A, vitamin D, vitamin E, hingga vitamin K.

3 dari 5 halaman

Rendah Kandungan Merkuri

Seafood atau makanan laut sering dikhawatirkan memiliki bahaya kandungan merkuri yang tersembunyi. Apalagi kandungan merkuri ini memiliki dampak yang berbahaya pada sistem saraf tubuh seseorang. Namun, ternyata kandungan merkuri pada cumi-cumi termasuk rendah dan tidak berada pada tingkat yang membahayakan, menurut laporan Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat (EPA). Oleh karena itu, cumi-cumi aman dikonsumsi karena rendah kandungan merkuri dibandingkan beberapa makanan laut lainnya.

4 dari 5 halaman

Sumber Protein

Cumi-cumi juga memiliki manfaat untuk membangun otot. Hal ini berkaitan dengan kandungan protein yang cukup tinggi pada cumi-cumi. Dalam 100 gram cumi-cumi, kamu bisa mendapatkan 16 gram protein. Hal ini sudah memenuhi sebanyak 30 persen kebutuhan protein harian seorang pria dewasa. Kamu bisa membangun otot yang sehat dengan mengonsumsi cumi-cumi dengan teratur.

Selain itu, protein yang dikandung oleh cumi-cumi juga baik untuk program diet. Asupan protein tersebut dapat mengontrol nafsu makan seseorang, karena protein diproses dalam tubuh secara perlahan, sehingga membuat perut merasakan kenyang lebih lama. Cumi sangat cocok dikonsumsi sebagai menu diet sebab tidak mengandung karbohidrat di dalamnya.

5 dari 5 halaman

Pemasok Kebutuhan Vitamin dan Mineral Harian

Manfaat cumi-cumi untuk kesehatan selanjutnya adalah sebagai pemasok kebutuhan vitamin dan mineral harian tubuh. Setiap 100 gram cumi-cumi mengandung setidaknya 10 mcg vitamin A, 56 mcg vitamin B6, 1,3 mcg vitamin B12, 4,7 mg vitamin C, dan 1,2 mg vitamin E. Selain itu, kandungan mineral yang bisa didapatkan antara lain 32 mg kalsium, 680 mcg zat besi, 33 mg magnesium, dan 44 mg sodium setiap 100 gram cumi-cumi. Vitamin dan mineral tersebut memegang peranan penting dalam perkembangan tubuh.

Jadi kamu bisa mengonsumsi cumi secara teratur untuk mendapatkan berbagai manfaat kesehatannya. Namun, pastikan untuk tidak terlalu sering dan terlalu banyak, karena malah menyebabkan berbagai masalah kesehatan nantinya.

Loading