Sukses

5 Perbedaan Mentega dan Margarin, Jangan Sampai Salah Pakai

Liputan6.com, Jakarta Banyak orang yang tidak mengerti perbedaan mentega dan margarin. Apalagi keduanya memiliki penampilan yang hampir serupa, sehingga banyak yang menganggap kedua produk adalah produk yang sama.

Mentega dan margarin merupakan suatu bahan makanan yang sering digunakan untuk adonan kue hingga olesan roti tawar. Namun keduanya tentu saja memberikan efek yang berbeda satu dan yang lainnya, jadi jangan sampai salah menggunakannya.

Perbedaan mentega dan margarin bisa dikenali dari berbagai macam sudut. Jangan sampai salah menggunakan kedua produk ini, sehingga makanan yang kamu buat rasanya menjadi tidak sesuai dengan yang diinginkan.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Kamis (15/8/2019) beberapa perbedaan mentega dan margarin.

2 dari 6 halaman

Warna

Perbedaan paling utama yang bisa kamu lihat dari mentega dan margarin adalah dari segi warna. Mentega biasanya memiliki warna kuning yang lebih pucat, sedangkan margarin berwarna kuning agak pekat.

3 dari 6 halaman

Bahan Pembuatnya

Perbedaan selanjutnya yang bisa kamu perhatikan adalah bahan pembuatnya. Mentega terbuat dari lemak susu hewan. Mentega yang paling sering kamu temukan dalam kehidupan sehari-hari biasanya terbuat dari susu sapi. Walaupun begitu, mentega juga dapat dibuat dari susu kambing, kerbau, hingga domba.

Sedangkan bahan pembuat margarin bukanlah dari susu hewan, melainkan dari produk nabati. Biasanya margarin terbuat dari minyak kelapa sawit. Jadi, sudah jelas bahwa perbedaan mentega dan margarin dalam bahan pembuatnya begitu terlihat. Mentega dari produk hewani, sedangkan margarin dari produk nabati.

4 dari 6 halaman

Aroma

Perbedaan mentega dan margarin berikutnya dapat ditemukan dari aromanya. Aroma mentega akan terasa lebih harum jika dihirup daripada margarin. Karena itulah, mentega lebih baik digunakan untuk menjadi bahan pembuat kue, karena aromanya akan semakin menggugah selera.

5 dari 6 halaman

Kandungan Kolestrol dan Lemak

Mentega dan margarin tentunya akan memiliki kandungan yang berbeda pula, karena memiliki bahan pembuat yang juga berbeda. Terbuat dari lemak hewani, kandungan kolesterol pada mentega lebih tinggi dibandingkan dengan margarin, begitu juga dengan kandungan lemak jenuhnya. Selain itu, mentega bisa dibuat di rumah, sedangkan margarin harus diolah di pabrik.

Sedangkan margarin memiliki kandungan kolesterol dan lemak jenuh yang lebih rendah daripada mentega. Dalam hal ini, tingkat kandungan lemak pada margarin lebih bervariasi tergantung minyak sayur yang menjadi bahan pembuatnya. Namun, margarin memiliki kandungan lemak tak jenuh ganda dan lemak tak jenuh tunggal yang lebih tinggi dibandingkan mentega. Kedua produk ini, baik mentega maupun margarin memiliki kandungan lemak yang lebih rendah dalam bentuk olesan.

6 dari 6 halaman

Titik Leleh

Perbedaan selanjutnya terdapat pada titik leleh yang dimiliki mentega dan margarin. Dibandingkan dengan margarin, mentega lebih mudah meleleh. Oleh karena itu, margarin lebih cocok dijadikan sebagai bahan pembuat kue kering, sedangkan penggunaan mentega dapat menjadi bahan kue-kue seperti black forest, atau yang lebih lunak. Dengan bahan utama produk hewani, harga mentega pun biasanya jauh lebih mahal daripada margarin.