Sukses

Doa Kesembuhan Penyakit untuk Diri Sendiri dan Orang Lain

Liputan6.com, Jakarta Penyakit merupakan salah satu hal yang kerap dialami seseorang. Pasalnya, tidak selamanya tubuh kita sehat dan bugar. Apapun sakit yang mendera kita bisa sembuh atas pertolongan Allah SWT. Tuhan menyembuhkan kita lewat tangan-tangan dokter yang kerap kita datangi saat sakit. Selain itu, bisa kamu tambahkan dengan melantunkan doa kesembuhan penyakit.

Sakit bisa dimaknai sebagai peringatan awal jika kita harus beristirahat dari aktivitas apapun. Ada banyak sekali doa-doa yang diajarkan Nabi SAW kepada kita semua sebagai umatnya, dalam segala aspek kehidupan meliputi doa keselamatan, doa kesembuhan penyakit, doa kesejahteraan, hingga doa-doa sederhana.

Kesembuhan dari sakit juga datangnya dari Allah SWT. Sehingga sangat dianjurkan memohon kesembuhan saat sakit dengan doa-doa. Berikut ini Liputan6.com, Selasa (27/8/2019) telah merangkum dari berbagai sumber doa kesembuhan penyakit untuk diri sendiri dan juga untuk orang lain.

2 dari 5 halaman

Doa Kesembuhan Penyakit untuk Diri Sendiri

Ada beberapa doa kesembuhan penyakit untuk diri sendiri yang sebaiknya kamu amalkan setiap hari. Dengan mengamalkan doa-doa berikut ini secara tulus, ikhlas, dan dipenuhi rasa syukur kepada Allah SWT, niscaya Allah SWT akan memberikan kesembuhan dengan lebih mudah. Berikut doa kesembuhan penyakit untuk diri sendiri yang bisa kamu amalkan:

Terkait kesabaran dalam menghadapi penyakit, terdapat satu riwayat yang diabadikan dalam Alquran yang mengisahkan tentang Nabi Ayyub AS. Nabi Ayyub AS diuji oleh Allah SWT menderita penyakit yang tidak bisa sembuh bertahun-tahun.

Tetapi, Nabi Ayyub tidak pernah menyerah dan terus memohon kesembuhan dengan berdoa kepada Allah. Doa Nabi Ayyub AS terabadikan dalam Alquran Surat Al Anbiyaa ayat 83. Berikut lafal doa tersebut.

"Robbi annii massaniyadh dhurru wa anta arhamar roohimiin."

Artinya: "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang."

Selain itu, kamu juga bisa melantunkan doa ini untuk diberi kesembuhan dari Allah SWT:

Bismillah, bismillah, bismillah. U'idzuka bi izzatillahi wa qudratihi min syarri ma ajidu wa uhadziru. As’alullahal 'adhima rabbal 'arsyil 'adhim an yasyfiyaka.

Artinya: "Dengan nama Allah, dengan nama Allah, dengan nama Allah, aku lindungi kamu berkat kemuliaan Allah dan qudrah-Nya dari kejahatan barang yang aku rasakan dan yang aku khawatirkan. Aku memohon kepada Allah Yang Maha Besar, Tuhan Arasy yang maha besar agar Dia menyembuhkanmu."

3 dari 5 halaman

Doa Kesembuhan Penyakit untuk Orang Lain

Mendoakan orang yang sedang sakit agar cepat sembuh merupakan sesuatu yang sangat dianjurkan bagi seorang muslim. Tak hanya untuk keluarga, kerabat, sahabat terdekat, dan orang-orang yang kamu kenal, akan tetapi untuk semua muslim yang kamu ketahui kondisinya.

Dengan mendoakan kesembuhannya secara tidak langsung kamu sudah melakukan amal sholeh yang bernilai pahala. Namun, doa kesembuhan penyakit haruslah merupakan doa yang tulus dan dengan niatan yang baik juga.

Melantunkan Surat Al Fatihah

Bismillahir rahmanir rahim. Alhamdu lillahi rabbil alamin. Ar rahmanir rahim. Maliki yaumid din. Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’in. Ihdinas siratal mustaqim. Siratal lazina an’amta ‘alaihim ghairil maghdubi ‘alihim wa lad dallin.

Artinya: "Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Maha pemurah lagi Maha Penyayang. Yang menguasai Hari Pembalasan. Hanya Engkaulah yang kamu sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta perolongan. Tunjukilah jalan yang lurus. (yaitu) Jalan orang-orang yang Engkai beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat."

Apabila kamu membaca surah Al Fatihah ini, maka doa ini bisa menjadikan kita lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. Selain itu, agar kita berdoa, doa kita mudah-mudahan dikabulkan oleh Allah SWT.

Surah Al Fatihah ini disebut sebagai ash-shalah, karen aAl Fatihah merupakan syarat sah shalat. Selain itu, Al Fatihah juga disebut sebagai asy-syifa. Berdasarkan hadist riwayat Ad Darimi dari Abu sa’id, sebagai hadist marfu’: Fatihatul Kitab itu merupakan as syifa (penyembuh) dari setiap racun.

4 dari 5 halaman

Anjuran untuk Menjenguk Orang Sakit

Islam menganjurkan untuk memperhatikan hak-hak orang sakit, menziarahinya, mendoakan kesembuhan, dan memohonkan kesehatan untuknya. Islam juga menjealskan beberapa doa kesembuhan penyakit yang baik untuk diucapkan saat menjenguk orang sakit salah satunya adalah doa yang sudah dijelaskan di atas.

Semua bentuk perhatian dan doa ini dikarenakan keberadaan orang-orang beriman adalah ibarat tubuh yang satu. Dalam Shahih Bukhari dan Muslim, dari Nu’man bin Basyir Radhiyahhalu ‘anhuma beliau berkata, Rasulullah SAW bersabda,

“Perumpamaan orang-orang beriman dalam hal saling mencintai, saling mengasihi, dan saling menyayangi adalah ibarat tubuh yang satu. Apabila salah satu anggota tubuh merasakan sakit maka seluruh anggota badan ikut merasakan panas dan demam.” (H.R Bukhari dan Muslim)

Oleh karena itu, dianjurkan untuk menjenguk orang sakit untuk membantu meringankan bebannya. Hal ini merupakan hak mereka. Di dalam Shahih Muslim dari hadits Abu Hurairah ra bahwa Nabi SAW bersabda,

“Hak seorang muslim atas muslim lainnya ada enam. Apabila engkau bertemu dengannya maka ucapkanlah salam kepadanya. Apabila dia mengundangmu maka penuhilah undangannya. Apabila dia meminta nashat darimu maka berilah nasehat kepadanya. Apabila dia bersin lalu memuji Allah maka bertsymitlah (ucapkan Yarhamukallah), apabila dia sakit maka jenguklah dia, dan apabila dia meninggal dunia maka ikutlah mengantarkan jenazahnya.” (H.R. Muslim).

5 dari 5 halaman

Keutamaan Menjenguk Orang Sakit

Ada keutamaan menjenguk orang sakit dan besarnya pahala di sisi Allah. Imam Muslim meriwayatkan dalam shahihnya, dari Tsauban maula Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dia berkata, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Orang yang menjenguk orang sakit berada dalam taman buah di surge sampai dia pulang”.

Di dalam riwayat lain,

“Barangsiapa menjenguk orang sakit, maka dia terus menerus berada dalam Khurfatul Jannah, ditanyakan, “Wahai Rasulullah, Apa itu Khurfatul Jannah?” Beliau bersabda, “Buah surge yang siap dipetik.”

Begitu jelas, sungguh mulia dan begitu besar pahala seorang muslim yang memenuhi hak saudaranya yang sedang sakit. Namun, perlu dilandasi sejak awal di dalam hati juga niat yang tulus semata-mata karena Allah SWT dan Rasulnya.