Sukses

Pengertian Kata Baku dan Tidak Baku, Dilengkapi Ciri-ciri dan Contohnya

Liputan6.com, Jakarta Pengertian kata baku perlu dipahami agar bisa berbahasa Indonesia dengan benar. Salah satu tujuan bahasa adalah mempersatukan bangsa. Ya, dengan menggunakan kata baku yang baik dan benar, secara tidak langsung mampu mempersatukan masyarakat-masyarakat daerah menjadi satu bangsa. 

Pengertian kata baku secara umum adalah sebuah kata yang digunakan sudah sesuai dengan pedoman atau kaidah bahasa yang sudah ditentukan. Di Indonesia, kata baku umumnya sering digunakan untuk kalimat yang resmi, baik itu dalam suatu tulisan maupun dalam sebuah pengungkapan kata-kata.

Nah, agar kamu bisa lebih memahami tentang kata baku, berikut Liputan6.com, Kamis (12/9/2019) telah merangkum dari berbagai sumber membahas seputar pengertian kata baku dan lainnya.

2 dari 7 halaman

Pengertian Kata Baku dan Tidak Baku

Pengertian kata baku adalah kata yang digunakan dan telah sesuai dengan kaidah atau pedoman bahasa yang sudah ditentukan. Pengertian kata baku ini merupakan suata kata yang aturan dan ejaan kaidah bahasa Indonesianya sudah benar serta bersumber dari bahasa baku yakni Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

Biasanya, kata baku digunakan untuk penulisan ataupun pengungkapan kata-kata yang bersifat resmi baik dalam suatu tulisan atau dalam pengungkapan kata. Umumnya, kata baku digunakan sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang telah ditentukan sebelumnya.

Sedangkan suatu kata dianggap tidak baku apabila kata yang digunakan tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia. Tidak bakunya sebuah kata tidak hanya diakibatkan oleh salah penulisan saja, melainkan juga diakibatkan oleh pengucapan yang salah dan juga karena penyusunan suatu kalimat yang tidak tepat.

Umumnya, kata tidak baku sering diucapkan atau muncul dalam percakapan sehari-hari.

3 dari 7 halaman

Pengertian Kata Tidak Baku

Setelah memahami pengertian kata baku, selanjutnya adalah pengertian kata tidak baku. Pengertian kata tidak baku merupakan kata yang digunakan tidak sesuai dengan kaidah atau pedoman bahasa yang telah ditentukan. Umumnya, kata tidak baku sering digunakan dalam percakapan sehari-hari atau dalam bahasa tutur.

Ada berbagai faktor yang mengakibatkan kta-kata tidak baku bisa terucap, di antaranya:

- Yang menggunakan bahasa tidak mengetahui bentuk penulisan dari kata yang dimaksud.

- Yang menggunakan bahasa tidak memperbaiki kesalahan dari pemakaian suatu kata, inilah yang mengakibatkan kata tidak baku selalu muncul.

- Yang menggunakan kata bahasa sudah terpengaruh oleh orang-orang yang terbiasa dengan menggunakan kata tidak baku.

- Orang yang menggunakan bahasa sudah terbiasa memakai kata tidak baku.

4 dari 7 halaman

Ciri-ciri Kata Baku dan Tidak Baku

Ciri-ciri Kata Baku

- Kata baku tidak dipengaruhi oleh bahasa daerah,

- Kata baku tidak dipengaruhi oleh bahasa asing,

- Pada pemakaian imbuan kata baku ini bersifat eksplisit,

- Baku adalah bahasa percakapan,

- Kata baku digunakan sesuai dengan konteks kalimat,

- Kata baku tidak terkontaminasi atau tidak rancu,

- Kata baku tidak mengandung arti pleonasme,

- Kata baku tidak mengandung hiperkorek.

Ciri-ciri Kata Tidak Baku

- Biasanya digunakan dalam bahasa sehari-hari

- Sudah dipengaruhi oleh bahasa asing atau bahasa daerah

- Sudah dipengaruhi oleh perkembangan zaman

- Bentuknya mudah berubah-ubah

- Memiliki arti yang sama meskipun terkesan berbeda dengan bahasa baku

5 dari 7 halaman

Fungsi Kata Baku

Sebagai Pemersatu

Fungsi penggunaan kata baku bagi masyarakat Indonesia adalah untuk menghubungkan semua penutur dari berbagai macam bahasa daerah yang berbeda-beda. Nah, dengan penggunaan kata baku, bahasa baku dapat dijadikan pemersatu masyarakat-masyarakat daerah menjadi satu bangsa.

Sebagai Pemberi Kekhasan

Indonesia mengharuskan setiap wilayah daerahnya menggunakan bahasa baku, yaitu bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional. Nah, melalui fungsi itu, maka bahasa baku dapat memperkuat rasa nasionalisme masyarakat daerah yang bersangkutan.

Pembawa Kewibawaan

Bahasa baku juga ikut serta membawa wibawa atau prestise seseorang. Fungsi pembawa kewibawaan bersangkutan dengan usaha seseorang dalam mencapai kesederajatan dengan peradaban yang dikagumi melalui pemerolehan bahasa baku sendiri.

Ya, bagi seorang penutur atau pembicara yang mahir berbahasa Indonesia yang baik dan benar di suatu masyarakat akan memperoleh wibawa di mata masyarakat tersebut.

6 dari 7 halaman

Penggunaan Kata Baku

- Membuat surtat dinas, surat edaran dan surat resmi lainnya.

- Membuat laporan

- Membuat karya ilmiah

- Membuat nota dinas

- Membuat surat lamaran pekerjaan

- Saat musyawarah atau diskusi

- Saat berpidato dan rapat dinas

- Surat menyurat antar organisasi, instansi atau lembaga, dan lain sebagainya.

 

7 dari 7 halaman

Contoh Kata Baku dan Tidak Baku

Contoh Kata Baku

Contoh kata baku, misalnya seperti: aktif, pasif, apotek, efektif, nasihat, karena, foto, biosfer, bus, objek, teknik, daftar dan lain sebagainya.

Contoh kalimatnya: pada hari ini saya akan makan siang di rumah.

Contoh Kata Tidak Baku

Contoh kata tidak baku, misalnya seperti: aktip, pasip, efektip, karna, poto, bis, obyek, tekhnik, nasehat, biosfir, dan lain sebagainya. Contoh kalimatnya: saya akan makan siang di rumah hari ini.

 

 

 

Loading