Sukses

Manfaat Chia Seed untuk Bayi MPASI, Tetap Perhatikan Takaran yang Pas

Liputan6.com, Jakarta Chia seed merupakan bahan makanan kaya nutrisi. Ada beragam kandungan nutrisi penting di dalam chia seed yang dibutuhkan untuk bayi. Maka tak heran, ada banyak manfaat chia seed untuk bayi yang bisa didapatkan.

Bayi yang sudah memasuki masa MPASI, sudah bisa diberikan chia seed dengan jumlah yang ditentukan. Walaupun ada beragam manfaat chia seed untuk bayi, namun Anda tidak dianjurkan memberikannya terlalu banyak atau berlebihan.

Penggunaan chia seed juga hanya sebatas sebagai bahan campuran atau tambahan saja. Chia seed tidak dianjurkan untuk dijadikan sebagai bahan makanan utama. Hal ini berguna agar manfaat chia seed untuk bayi masih bisa didapatkan.

Berikut ada beberapa manfaat chia seed untuk bayi yang telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Jumat (4/10/2019).

2 dari 5 halaman

Mengenal tentang Chia Seed

Sebelum mengenal manfaat chia seed untuk bayi, ada baiknya mengenal sedikit terlebih dahulu apa itu chia seed. Chia seed berasal dari tanaman Salvia hispanica yang berasal dari Meksiko dan Guatamela.

Chia seed merupakan makanan asli suku Indian Aztec dan Maya. Chia memiliki makna kekuatan dalam bahasa Maya. Chia seed berbeda dengan biji selasih atau basil seed. Sekilas keduanya memang mirip karena besar bijinya hampir sama.

Namun basil selasih memiliki warna hitam kelam, sementara chia seed memiliki warna yang lebih bervariasi. Chia seed dikenal memiliki banyak sekali manfaat.

Hal ini dikarenakan di dalam chia seed diketahui kaya akan kandungan serat, asam lemak omega 3, protein, dan beberapa mineral serta antioksidan yang penting. Berbagai penelitian juga telah menunjukkan bahwa manfaat chia seed untuk bayi dapat menurunkan faktor risiko penyakit jantung dan diabetes, serta memperbaiki kesehatan saluran cerna.

3 dari 5 halaman

Manfaat Chia Seed untuk Bayi

Ada banyak kandungan nutrisi sehat pada chia seed yang baik untuk kesehatan tubuh, tentunya untuk bayi juga. Pada dua sendok makan chia sedd mengandung 139 kalori, 4 gram kalori, 8 gram lemak, 12 gram karbohidrat, 11 gram serat, vitamin, dan mineral.

Mencerna chia seed untuk bayi mungkin masih cukup sulit. Namun, setelah makin berkembangnya proses pencernaan bayi, mencerna chia seed menjadi lebih mudah.

Untuk memberikannya pada bayi, Anda bisa mencampurkan dua sendok teh chia seed ke dalam campuran makanannya. Hal ini bisa Anda berikan secara berkala, tentunya tetap dengan bimbingan dokter anak.

Baik untuk Tulang dan Gigi

Dilansir dari kanal Mom Junction, manfaat chia seed untuk bayi dapat menjaga kesehatan gigi dan tulang. Hal ini dikarenakan chia seed memiliki banyak kalisum daripada produk susu.

Selain itu, chia seed juga terdapat kandungan protein, fosfor, magnesium, dan mangan yang sangat penting untuk kesehatan gigi dan tulang.

Baik untuk Jantung

Manfaat chia seed untuk bayi selanjutnya adalah untuk menjaga kesehatan jantungnya. Hal ini dikarenakan adanya kandungan asam lemak omega-3 yang berperan penting untuk jantung. Lemak omega-3 ini mampu menurunkan kolesterol dan memungkinkan kinerja arteri.

Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Chia seed juga kaya akan antioksidan, yang membantu tubuh untuk melawan penyakit seperti kanker dan mengurangi kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas.

4 dari 5 halaman

Cara Membuat Olahan Makanan dengan Chia Seed

Anda bisa membuat aneka makanan untuk bayi dengan campuran atau tambahan dari chia seed. Untuk mengolahnya menjadi makanan bayi, rendam terlebih dahulu chia seed ke dalam air hangat terlebih dahulu.

Diamkan beberapa menit, hingga bentuknya berubah menjadi seperti gel. Hindari memberikan chia seed mentah pada bayi tanpa dihaluskan terlebih dahulu. Nah, setelah chia seed melunak, Anda bisa mencampurkan chia seed dengan makanan pendamping ASI seperti berikut ini:

Yogurt and Puree

Jika bayi Anda berusia 7 bula ke atas, maka sudah bisa diberikan yogurt yang dicampur dengan chia seed yang telah direndam dalam air tadi. Anda juga bisa membuat bubur buah atau puree dari beberapa buah dengan taburan chia seed.

Puding Susu

Anda juga bisa memberikan puding susu untuk bayi sebagai camilannya. Anda bisa mengolahnya dengan mencampurkan chia seed ke dalam olahan puding. Kemudian aduk hingga rata campurannya, lalu diamkan ke dalam lemari pendingin.

Bola Daging

Chia seed memang tidak memiliki rasa alias hambar. Ketika dimakan, hanya dapat merasakan teksturnya saja. Jadi, enggak ada salahnya mencampurkan chia seed ke bahan makanan lainnya tanpa takut merusak rasa.

Anda bisa membuat bola-bola daging yang idcampur biji chia. Campurkan saja dengan daging cincang dan bumbu lainnya, lalu rebus.

5 dari 5 halaman

Jumlah Aman Konsumsi Chia Seed untuk Bayi

Seperti bahan makanan lainnya, mengonsumsi chia seed yang berlebihan dan tidak diawasi bisa memberikan efek samping tertentu. Untuk menghindari efek samping dari konsumsi chia seed, Anda perlu melakukan tindakan pencegahan saat mengonsumsi chia seed.

Efek samping mengonsumsi chia seed secara berlebihan:

Menimbulkan Gas pada Usus

Mengonsumsi chia seed berlebihan bisa menyebabkan gas pada lambung. Hal ini bisa mengakibatkan perut anak Anda menjadi kembung. Untuk itu, batasi jumlah konsumsi chia seed pada anak.

Penurunan Tekanan Darah

Asam lemak omega-3 pada chia seed mampu menyebabkan penipiasan darah, yang dapat menurunkan tekanan darah. Oleh karena itu, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu pemberian chia seed untuk anak Anda.

Menyebabkan Alergi

Ada beberapa alergi yang ditunjukkan anak apabila dirinya kelebihan chia seed. Di antara alergi itu seperti ruam dan mata berair. Oleh karena itu, penting untuk mengonsultasikan dengan dokter dan menghentikan pemberian chia seed pada anak.

Ya, walaupun dikenal memiliki manfaat baik untuk kesehatan bayi, namun jangan mengonsumsi chia seed dalam jumlah besar. Anda hanya perlu menjadikan chia seed sebagai bahan makanan campuran atau tambahan saja.

Pasalnya bayi tetap membutuhkan makanan lainnya yang terdiri dari karbohidrat, protein, lemak, serta vitamin dan mineral yang tidak semuanya dapat dipenuhi oleh chia seed. Selain itu, jumlah konsumsinya yang berlebihan bisa menghambat efek penyerapan zat besi dan seng serta memiliki efek mengencerkan darah.

Loading