Sukses

5 Tips Merawat Power Bank Agar Tidak Cepat Rusak, Simpel dan Aman

Liputan6.com, Jakarta Tips merawat power bank agar tidak cepat rusak tentu sangat dibutuhkan oleh banyak orang sekarang ini. Apalagi dengan fungsinya yang begitu praktis untuk mengisi ulang daya smartphone tanpa mencolokkan ke sumber listrik, membuat power bank semakin dibutuhkan. 

Namun, power bank juga merupakan alat elektronik yang bisa saja rusak sewaktu-waktu. Bahkan, bila kamu tidak merawatnya dengan baik dan menggunakannya dengan tidak seperlunya, bisa saja power bank rusak dalam waktu yang singkat.

Tips merawat power bank agar tidak cepat rusak bisa dilakukan dengan mudah. Asalkan kamu bisa menggunakan seperlunya dan menjaganya dari berbagai bahaya yang menyebabkan rusak, maka power bank yang kamu miliki bisa bertahan dalam waktu yang cukup lama.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Jumat (11/10/2019) tentang tips merawat powerbank agar tidak cepat rusak

2 dari 6 halaman

Jangan Terlalu Sering Diisi Ulang

Tips merawat power bank agar tidak cepat rusak yang pertama adalah dengan tidak terlalu sering mengisi ulang. Hal ini karena power bank memiliki siklus isi ulang tertentu

Perlu dicatat, power bank tidak boleh sering diisi ulang. Pasalnya, power bank mengusung jenis baterai yang juga bisa diisi ulang, yaitu Li-Ion (Lithium-Ion) dan Li-Po (Lithium-Polimer). Power bank dengan baterai Li-Ion punya siklus di mana bisa diisi ulang 500 kali, sedangkan power bank dengan baterai Li-Po bisa diisi ulang 1.000 kali.

Jika siklusnya sudah mau habis, kapasitas daya pengisian akan cepat habis. Akibatnya, pengisian ulang ke smartphone akan terasa semakin lama.

3 dari 6 halaman

Isi Ulang Saat Mulai Low

Tips merawat powerbank agar tidak cepat rusak yang kedua sejalan dengan tips pertama, yaitu hanya mengisi ulang power bank saat mulai low. Kamu juga harus memperhatikan isi ulang power bank saat dayanya mulai low.

Jika power bank kamu memiliki indikator berjumlah empat LED, dan power bank menunjukkan sisa satu LED, segera isi ulang. Jadi, jangan isi ulang saat power bank masih menunjukkan 2 LED.

Selain itu, kamu juga haris menghindari kebiasaan membiarkan power bank kamu sampai kehabisan daya total. Selain akan membuat kamu kesulitan saat sedang membutuhkannya, hal itu juga akan membuat proses isi ulang lebih lama dan membuat baterai power bank kamu cepat rusak.

4 dari 6 halaman

Jangan Isi Daya Berlebihan

Tips merawat power bank selanjutnya adalah jangan mengisi daya berlebihan. Sering kali, pengguna lupa dengan pengisian daya power bank yang kelewat waktu. Akhirnya power bank mengisi daya dengan berlebihan atau overcharging.

Pengisian daya yang berlebihan atau overcharging tentunya akan bisa membuat baterai power bank cepat rusak. Selalu perhatikan LED indikator yang ditampilkan. Jika kamu suka charge power bank saat ditinggal tidur, sebaiknya beli adapter listrik yang dilengkapi timer untuk menghindari over charging.

5 dari 6 halaman

Hindari Tempat Tertutup atau Panas

Saat mengisi smartphone dengan power bank, hindarilah tempat tertutup atau panas. Jangan menyimpan power bank yang tengah diisi di dalam tas. Itu otomatis juga akan membuatnya panas.

Pasalnya, permukaan power bank akan mengeluarkan panas saat digunakan. Jadi, saat disimpan di tempat panas atau tertutup, ia tidak akan memiliki sirkulasi udara.

6 dari 6 halaman

Hindari Benturan

Selanjutnya, tips merawat powerbank agar tidak cepat rusak adalah degan menghindari terjadinya benturan. Jaga power bank kamu agar tidak terbentur atau terjatuh ke tempat yang keras. Hal ini bisa menyebabkan komponen seperti baterai dan permukaan output power bank bisa kendor.