Sukses

7 Bahaya Minuman Bersoda Bagi Kesehatan, Hindari Konsumsi Berlebihan

Liputan6.com, Jakarta Minuman bersoda atau air berkarbonasi banyak disukai karena memiliki sensasi menyegarkan. Namun, di balik kesegarannya ternyata ada bahaya minuman bersoda jika dikonsumsi secara berlebihan. 

Minuman bersoda bisa mengganggu kesehatan tubuh dikarenakan adanya kandungan yang tidak menyehatkan. Bahaya minuman bersoda ini berasal dari bahan-bahan yang digunakan seperti pemanis, pewarna, dan pengawet.

Banyak penelitian yang mengaitkan pengaruh konsumsi minuman bersoda dengan masalah kesehatan jika terlalu sering dikonsumsi dalam jangka waktu lama. Hal ini dikarenakan bahan-bahan yang digunakan pada minuman bersoda bisa meningkatkan masalah bagi kesehatan.

Berikut telah dirangkum beberapa bahaya minuman bersoda bagi kesehatan tubuh yang telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu (16/10/2019).

2 dari 5 halaman

Kandungan pada Minuman Bersoda

Bahaya minuman bersoda diakibatkan adanya berbagai macam kandungan di dalamnya. Kandungan pada minuman bersoda bisa membahayakan kesehatan tubuh jika dikonsumsi secara berlebihan. Kandungan tersebut seperti pengawet, pewarna, pemanis, asam folat, dan kafein.

Ketika kamu mengonsumsi gula secara berlebihan, maka dapat memengaruhi kesehatan. Tetapi ini tidak hanya terdapat pada minuman bersoda saja. Melainkan pada minuman kemasan lainnya yang mengandung gula berlebih.

Ada beberapa gangguan kesehatan yang bisa muncul ketika kamu mengonsumsi minuman bersoda berlebihan. Berikut ada beberapa penyakit yang bisa menyerang kesehatan ketika mengonsumsi minuman bersoda terlalu sering.

3 dari 5 halaman

Bahaya: Obesitas dan Rusaknya Organ Hati

Berat Badan Berlebih atau Obesitas

Jumlah gula yang sangat banyak pada minuman bersoda bisa mengakibatkan pengonsumsinya tidak merasakan kenyang. Hal ini mengakibatkan pengonsumsinya mengalami kenaikan berat badan berlebih atau obesitas.

Pada sebuh penelitian mengatakan bahwa orang yang mengonsumsi minuman bersoda akan meningkatkan 17% lebih banyak kalori. Maka tak heran, seseorang yang mengonsumsi minuman bersoda secara berkala akan menambah berat badan lebih banyak daripada orang yang tidak mengonsumsinya.

Pada penelitian lainnya, mengatakan bahwa anak-anak yang mengonsumsi minuman bersoda terlalu sering akan meningkatkan 60% risiko obesitas.

Rusaknya Organ Hati

Terdapat kandungan pemanis kimia pada minuman bersoda, yaitu glukosa dan fruktosa. Pada glukosa, dapat dimetabolisme oleh setiap sel dalam tubuh. Sedangkan fruktosa hanya dapat dimetabolisme oleh satu organ saja, yaitu hati.

Fruktosa merupakan kandungan pemanis utama yang terdapat dalam minuman bersoda. Jadi, apabila kamu terlalu banyak mengonsumsi minuman bersoda maka alan mengubahnya menjadi lemak. Lemak yang tidak keluar sebagai trigliserida darah ini akan tetap mengendap di hati. Seiring berjalannya waktu, inilah yang dapat menjadi penyakit hati.

4 dari 5 halaman

Bahaya: Meningkatkan Lemak dan Melemahnya Sistem Imun

Meningkatkan Lemak di Perut

Bahaya minuman bersoda lainnnya adalah bisa meningkatkan lemak di perut. Hal ini dikarenakan adanya kandungan gula tinggi sebagai penyebab berat badan semakin bertambah.

Kandungan fruktosa pada minuman bersoda menjadi faktor penyebab utama bertambahnya lemak berbahaya di sekitar perut dan organ lainnya. Kondisi ini dikenal sebagai lemak perut.

Pada lemak perut yang berlebihan mengakibatkan risiko diabetes tipe 2 dan penyakit jantung. Pada kehamilan, penyakit diabetes dapat memengaruhi bobot janin menjadi terlalu besar sehingga sulit dilahirkan.

Melemahnya Sistem Imunitas

Bahaya minuman bersoda selanjutnya adalah bisa menghalangi kemampuan tubuh melawan bakteri. Hal ini dikarenakan adanya kandungan gula yang sangat tinggi pada minuman bersoda.

Minuman bersoda yang mengandung 12 sendok teh gula mampu melemahkan kemampuan sel darah putih yang berfungsi untuk melindungi tubuh dari bakteri jahat. Oleh karena itu, mengonsumsi minuman bersoda secara berlebihan dan ditambah dengan makanan gula lainnya akan berpotensi membuat sel-sel darah putih tidak bekerja efektif.

5 dari 5 halaman

Bahaya: Gigi Rusak dan Risiko Terkena Kanker

Meningkatkan Risiko Terkena Kanker

Kanker akan muncul pada seseorang seiring dengan adanya penyakit kronis lainnya seperti obesitas, diabetes, dan penyakit jantung. Inilah yang menyebabkan kenapa mengonsumsi minuman bersoda tidak dianjurkan untuk berlebihan.

Hal ini telah dibuktikan pada sebuah peneliyian yang dilakukan lebih dari 60.000 orang dewasa. Pada penelitiannya menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi dua atau lebih minuman bersoda setiap minggunya lebih mungkin mengalami kanker pankreas.

Selain itu, pada wanita yang terbiasa mengonsumsi minuman bersoda pasca-menopouse akan berisiko terkena kanker pada lapisan dalam rahim.

Rusaknya Gigi

Kandungan gula yang tinggi pada minuman bersoda seperti glukosa dan fruktosa bisa meningkatkan risiko terjadinya gigi berlubang. Selain kandungan tersebut, sebagian minuman bersoda juga mengandung asam fosfat dan asam karbonat yang dapat menyebabkan kerusakan enamel pada gigi.

Kombinasi kedua bahan inilah yang semakin meningkatnya risiko gigi menjadi rusak.

Terganggunya Fungsi Otak

Adanya kandungan pemanis buatan seperti aspartame yang mengandung fenilanin ini menjadi salah satu bahan yang digunakan pada minuman bersoda. Zat ini berisiko menyebabkan kerusakan pada otak, kejang, dan masalah kesehatan lain bagi kamu yang mengalami gangguan genetik fenilketonuria.

Oleh karena itu, penting untuk membatasi jumlah konsumsi minuman bersoda secara berlebihan. Jika ingin tetap mengonsumsi minuman bersoda, cobalah sedikit. Namun kamu tetap perlu berhati-hati, karena minuman bersoda bisa menyebabkan asam lambung naik.