Sukses

Penyebab Telapak Kaki Pecah-pecah dan Cara Mengatasinya yang Mudah

Liputan6.com, Jakarta Penyebab telapak kaki pecah-pecah bisa dipengaruhi oleh faktor kebiasaan dan kondisi kesehatan tertentu. Kaki pecah-pecah pada area tumit adalah masalah yang umum dialami oleh banyak orang. Namun, tentunya tidak ada orang yang ingin mengalami masalah kesehatan ini, karena tidak enak dilihat. 

Tidak hanya itu, jika masalah kaki-pecah-pecah atau retakannya terlalu dalam, terkadang dapat menimbulkan rasa sakit ketika berdiri atau berjalan. Oleh karena itu, diperlukan cara untuk mengatasinya dengan alami.

Penyebab telapak kaki pecah-pecah tentunya perlu diketahui terlebih dahulu agar dapat mencegahnya. Namun, jika sudah terlanjur terjadi, kamu bisa mengatasinya dengan berbagai cara yang mudah dan menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh, terutama di area kaki.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Sabtu (2/11/2019) tentang penyebab telapak kaki pecah-pecah

2 dari 5 halaman

Kebiasaan Penyebab Telapak Kaki Pecah-pecah

Penyebab telapak kaki pecah-pecah biasanya dipengaruhi oleh kebiasaan, pekerjaan atau aktivitas sehari-hari, hingga adanya kondisi penyakit tertentu yang kamu alami. Biasanya kulit kaki yang pecah-pecah ada di bagian tumit, walaupun juga bisa meluas ke area lainnya.

Ada beberapa kebiasaan penyebab telapak kaki pecah-pecah, sebagai berikut:

- Sering berjalan tanpa alas kaki

- Sering berdiri terlalu lama

- Menggunakan sepatu yang tidak pa

- Mandi terlalu lama

- Menggunakan sabun yang bahannya dapat mengiritasi kulit

Untuk mencegah terjadinya penyebab telapak kaki pecah-pecah ini, kamu harus menghindari keseluruhan kebiasaan tersebut. Setidaknya, dengan mengurangi kebiasaan penyebab telapak kaki pecah-pecah tersebut, kamu bisa menjaga kaki tetap sehat dan bebas masalah pecah-pecah.

3 dari 5 halaman

Kondisi Kesehatan Penyebab Telapak Kaki Pecah-pecah

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, kondisi kesehatan juga bisa menjadi salah satu faktor penyebab telapak kaki pecah-pecah selain kebiasaan. Berikut beberapa kondisi yang bisa menjadi penyebab telapak kaki pecah-pecah, meliputi:

- Kaki kapalan

- Penyakit kulit, seperti psoriasis, dermatitis atopik, dan infeksi jamur

- Malnutrisi atau kekurangan nutrisi tertentu, seperti vitamin A dan lemak

- Obesitas

- Penyakit tertentu, seperti diabetes dan hipotiroidisme

- Gaya hidup tidak sehat, seperti merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol

- Orang yang telah lanjut usia

Kamu bisa memeriksakan ke dokter tentang penyebab telapak kaki pecah-pecah ini untuk lebih amannya.

4 dari 5 halaman

Cara Mengatasi Telapak Kaki Pecah-Pecah

Berikut beberapa cara untuk menangani kaki pecah-pecah dan mencegahnya semakin parah:

Oleskan Pelembap Secara Rutin

Cara pertama adalah dengan mengoleskan pelembap secara rutin. Ada beberapa jenis dan kandungan pelembap yang bisa digunakan, seperti minyak mineral, gliserin, dan urea. Salah satu jenis pelembap yang baik digunakan untuk kaki pecah-pecah adalah petroleum jelly.

Pelembap bisa digunakan pada pagi dan malam hari. Oleskan pelembap pada kulit kaki yang bermasalah, lalu kenakan kaus kaki yang nyaman agar pelembap dapat terserap lebih baik. Pelembap ini akan memperbaiki kulit yang rusak dan menjaga kelembapan kulit, sehingga kaki yang pecah-pecah dapat pulih.

Menggosok Kaki dengan Batu Apung

Kamu mungkin sudah tidak asing dengan batu apung yang kerap digunakan untuk menangani kulit tumit pecah-pecah. Batu ini cukup ampuh mengangkat sel-sel kulit mati.

Cara penggunaannya cukup mudah, rendam kaki yang pecah-pecah dalam air selama 5 menit atau sampai kulit terasa lembut. Setelah itu, basahi batu apung dengan air hangat, lalu gosokkan secara perlahan pada area kaki pecah-pecah. Lakukan perawatan ini selama 2-3 menit.

Setelah selesai, oleskan kulit yang bermasalah dengan pelembap. Selain dengan batu apung, kaki juga bisa digosok menggunakan sikat kaki atau scrub khusus kaki.

5 dari 5 halaman

Cara Mengatasi Telapak Kaki Pecah-Pecah Lainnya

Mengoleskan Madu dan Minyak Alami

Untuk memperbaiki kulit kaki yang rusak dan pecah-pecah, kamu juga bisa mencoba mengoleskan madu, minyak kelapa, minyak zaitun, atau lidah buaya pada kaki. Bahan-bahan alami tersebut memiliki kandungan aktif yang dapat mengurangi peradangan dan membantu melembapkan kulit.

Caranya dengan melumuri kaki bermasalah dengan minyak pilihan tebal-tebal dan pijat perlahan, lakukan setiap malam sebelum tidur. Minyak akan membantu melembabkan, sementara pijatan akan membantu merangsang sirkulasi agar mempercepat penyembuhan gejala kaki pecah-pecah.

Kemudian bungkus dengan kaus kaki dan biarkan menyerap semalam suntuk. Kamu harus melakukan ini segera setelah mandi untuk hasil penyerapan terbaik.

Gunakan Sabun yang Lembut

Selain itu, agar kondisi kulit kaki yang rusak cepat membaik, sangat penting untuk menjaga bagian kaki yang pecah-pecah tetap bersih. Namun hati-hati, membersihkan kaki menggunakan sabun yang berbahan kimia keras atau bersifat iritatif justru dapat membuat kulit terlalu kering.

Oleh karena itu, pilihlah sabun yang bahannya lembut, sehingga tidak menyebabkan iritasi dan tidak menghilangkan kelembapan pada kaki kamu.

Selain itu, kamu juga disarankan untuk menghindari mandi dengan air panas. Hal ini karena mandi dengan air panas dapat membuat kulit cepat kering dan rusak, sehingga kaki pecah-pecah sulit membaik

Minum Air yang Cukup

Bila kamu tidak minum cukup air, mulut dan tenggorokan terasa kering dan serak. Hal yang sama pun berlaku pada kulit. Minum banyak air akan membuat kulit lembap, sehingga kaki pecah-pecah dapat pulih secara perlahan.