Sukses

6 Potret Angkie Yudistia, Sosok Disabilitas yang Jadi Staf Khusus Jokowi

Liputan6.com, Jakarta Kamis (21/11/2019) kemarin Presiden Jokowi resmi mengumumkan nama-nama staf khusus yang akan membantunya selama lima tahun ke depan. Diketahui ada 7 staf khusus yang diperkenalkan Jokowi di Istana Negara. Presiden Jokowi menggandeng tujuh staf khusus dari kalangan milenial. 

Mereka adalah Adamas Belva Syah Devara, Putri Indahsari Tanjung, Andi Taufan Garuda Putra, dan Ayu Kartika Dewi, Gracia Billy Mambrasar, Angkie Yudistia, serta Aminuddin Maruf. Dari tujuh nama staf khusus pilihan Jokowi tersebut, tiga di antaranya merupakan perempuan. Mereka adalah Putri Indahsari Tanjung, Ayu Kartika Dewi, dan Angkie Yudistia.

Ketiga staf khusus perempuan milenial ini sukses mencuri perhatian masyarakat. Salah satunya adalah Angkie Yudistia. Wanita cantik ini menjadi perwakilan disabilitas yang dipilih Jokowi. Angkie sendiri adalah sosok disabilitas inspiratif yang aktif menggerakan ekonomi kreatif bagi penyandang disbilitas.

Selain itu iya juga seorang CEO muda yang sukses. Penasaran dengan sosok disabilitas inspiratif Angkie Yudistia yang jadi staf khusus presiden? Berikut 6 potret Angkie Yudistia yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Jumat (22/11/2019).

2 dari 7 halaman

1. Angkie Yudistia merupakan seorang penyandang disabilitas tunarungu. Dia mengaku bangga bisa mewakili teman-teman berkebutuhan khusus lainnya.

3 dari 7 halaman

2. Angkie diketahui lahir dengan kondisi normal. Namun, pada 10 tahun dia mengalami tuli.

4 dari 7 halaman

3. Saat tumbuh remaja, Angkie tidak minder meski disabilitas. Ia bergaul dengan siapa saja. Dia bersekolah di sekolah umum, dan melanjutkan kuliah hingga S2.

5 dari 7 halaman

4. Angkie pun aktif tanpa pernah memandang dirinya adalah disabilitas. Bahkan, dia pernah mengikuti Abang None Jakarta 2008 dan menjadi finalis dari Jakarta Barat.

6 dari 7 halaman

5. Angkie sendiri adalah pendiri dari Thisable Enterprise, sebuah perusahaan sosial yang bermisi untuk memberdayakan penyandang disabilitas di Indonesia.

7 dari 7 halaman

6. Perempuan kelahiran 5 Mei 1987 ini berharap, melalui peran barunya sebagai staf khusus Presiden bisa membantu mewujudkan Indonesia ramah disabilitas.

Loading
Artikel Selanjutnya
Jadi Staf Khusus Presiden Termuda, Ini 7 Gaya Pacaran Putri Tanjung dan Kekasih