Sukses

Tata Cara Sholat Taubat Nasuha, Lengkap dengan Doa dan Keutamaannya

Liputan6.com, Jakarta Tata cara sholat taubat nasuha perlu dipahami oleh setiap muslim. Apalagi setiap umat Islam tentunya memiliki berbagai kesalahan dan dosa, sehingga sudah sepatutnya untuk memohon ampun kepada Allah SWT. Salah satu cara untuk memohon pengampunan dari Allah SWT adalah dengan melaksanakan sholat taubat nasuha ini.

Sholat taubat nasuha merupakan sholat sunnah yang dilakukan untuk memohon pengampunan dari Allah SWT, atas segala dosa maupun kesalahan-kesalahan yang pernah diperbuat selama hidup. Ketika sudah menjalankan sholat taubat nasuha yang benar, maka seorang muslim seharusnya tidak lagi mengulangi kembali maksiat atau dosa yang lalu.

Tata cara sholat taubat nasuha merupakan salah satu cara untuk menebus dosa yang paling baik dan sesuai dengan tuntunan Rasulullah Muhammad SAW. Sholat taubat nasuha juga disebut dengan sholat istighfar atau sholat minta ampun.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Jumat (22/11/2019) tata cara sholat taubat nasuha lengkap dengan doa serta keutamannya.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 6 halaman

Dasar Hukum Sholat Taubat Nasuha

Sebelum mengetahui tata cara sholat taubat nasuha, kamu tentunya perlu tahu tentang dasar hukumnya terlebih dahulu.

Dasar hukum yang menganjurkan orang untuk menjalankan sholat taubat nasuha ini ada pada Alquran dalam surat At-Tahrim ayat 8, yang artinya: "Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuhaa (taubat yang semurni-murninya). Mudah-mudahan Rabbmu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai."

Allah sangat menyukai umat Muslim yang benar-benar bertaubat dan menjauhkan diri dari perbuatan dosa dan maksiat. Seperti yang difirmankan dalam Al-Baqarah 2:22, yang artinya: "Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri."

Dari ayat-ayat ini bisa disimpulkan bahwa, sebaik-baiknya manusia di hadapan Allah bukan mereka yang tidak pernah berbuat salah, tapi bila mana orang tersebut berbuat kesalahan langsung bertaubat kepada-Nya. Jadi, tidak ada alasan lagi untuk tidak memahami tata cara sholat taubat nasuha ini.

3 dari 6 halaman

Pelaksanaan Sholat Taubat Nasuha

Selanjutnya, kamu juga perlu mengetahui pelaksanaan sholat taubat nasuha seperti bagaiamana sebaiknya melaksanakannya hingga waktunya. Tentunya hal ini perlu dipahami sebelum kamu melaksanakan tata cara sholat taubat nasuha.

Sholat taubat nasuha sebaiknya dikerjakan secara sendirian. Sholat taubat nasuha merupakan sholat nafilah yang tidak disyariatkan untuk dikerjakan secara berjamaah. Sebagaimana yang disebutkan dalam hadist, hendaknya sebelum melaksanakan sholat taubat didahului dengan bersuci dengan baik. Disunnahkan untuk mandi besar sebelum melakukan shalat taubat.

Selanjutnya, mengenai waktu pelaksanaan sholat taubat nasuha berkaitan dengan taubat. Jika seorang muslim telah melakukan dosa dan maksiat, segeralah untuk bertaubat, dengan melaksanakan tata cara sholat taubat nasuha yang benar. Sholat taubat merupakan salah satu bentuk sholat mutlak yang waktu pelaksanaannya bisa dilakukan kapan saja, baik itu siang maupun malam.

Namun ada beberapa waktu sholat taubat nasuha haram dikerjakan, yaitu:

- Mulai dari terbit fajar kedua hingga terbit matahari.

- Saat terbit matahari hingga matahari naik sepenggalan.

- Saat matahari persis di tengah-tengah hingga terlihat condong.

- Mulai dari sholat Ashar hingga matahari tenggelam.

- Ketika menjelang matahari tenggelam hingga benar-benar sempurna tenggelamnya

Sementara itu, sebagian ulama menyatakan bahwa waktu pelaksanaan sholat taubat nasuha yang utama adalah pada sepertiga malam atau selama sholat tahajud dilaksanakan.

4 dari 6 halaman

Niat dan Tata Cara Sholat Taubat Nasuha

Niat Sholat Taubat Nasuha

Sebelum melaksanakan segala ibadah termasuk tata cara sholat taubat nasuha, tentunya kamu harus mengucapkan niat. Niat sholat taubat adalah dengan menghadirkan keinginan untuk taubat dari berbagai kesalahan terlebih dahulu. Kemudian dilanjutkan dengan berwudhu dan melaksanakan sholat 2 rakaat.

Niat sholat taubat nasuha:

Ushalli Sunnatat Taubata Rak’ataini Lillahi Ta’ala

Artinya: Saya niat shalat sunnah taubat dua rakaat karena Allah.

Tata Cara Sholat Taubat Nasuha

Tata cara sholat taubat nasuha sebanarnya sama seperti sholat sunnah lainnya. Sholat taubat nasuha dilakukan sebanyak dua rakaat dengan sekali salam. Boleh dilakukan dua rakaat, empat rakaat atau enam rakaat.

Biasanya banyak orang yang memperpanjang sujud terakhir untuk secara khusus bermunajat dan mengakui berbagai dosa serta memohon ampunan dengan segala kerendahan diri di hadapan Allah SWT.

“Yang paling dekat antara seorang hamba dengan Rabbnya adalah ketika ia sujud, maka perbanyaklah do’a ketika itu.”(HR. Muslim).

Berikut tata cara sholat taubat nasuha yang benar:

1. Membaca niat sholat taubat nasuha.

2. Takbiratul ihram.

3. Membaca doa iftitah (sunnah).

4. Membaca suart Al-Fatihah.

5. Membaca surat dari Alquran.

6. Rukuk (membaca tasbih rukuk tiga kali).

7. I’tidal (membaca doa I’tidal).

8. Sujud (membaca tasbih sujud tiga kali).

9. Duduk di antara dua sujud (membaca dia ‘robbighfirlii warhamnii…’)

10. Sujud kedua. (membaca tasbih sujud tiga kali).

11. Bangun melanjutkan rakaat kedua seperti urutan di atas sampai yang ke 10.

12. Tasyahud akhir (membaca tasyahud akhir).

13. Salam.

14. Berdoa mohon ampunan.

5 dari 6 halaman

Doa Sholat Taubat Nasuha

Adapun bacaan istighfar setelah mengerjakan sholat taubat nasuha adalah sebagai berikut:

ASTAGHFIRULLAHAL LADZII LAA ILAAHA ILLAA HUWAL HAYYUL QAYYUUMU WA ATUUBU ILAIHI.

Artinya: “ Aku meminta pengampunan kepada Allah yang tidak ada tuhan selain Dia Yang Maha Hidup dan Berdiri Sendiri dan aku bertaubat kepadanya.”

Bacaan istighfar ini hendaknya diucapkan sebanyak 100 kali sambil diresapi artinya dalam hati dengan setulus-tulusnya.

Setelah itu baru membaca doa sholat taubat nasuha seperti yang diajarkan oleh Rasulullah SAW berikut ini:

ALLAHUMMA ANTA ROBBII LAA ILAAHA ILLAA ANTA, KHOLAQTANII WA ANA ‘ABDUKA WA ANA ‘ALA ‘AHDIKA WA WA’DIKA MASTATHO’TU. A’UDZU BIKA MIN SYARRI MAA SHONA’TU, ABUU-U LAKA BINI’MATIKA ‘ALAYYA, WA ABUU-U BI DZANBII, FAGHFIRLII FAINNAHUUA LAA YAGHFIRUDZ DZUNUUBA ILLA ANTA

Artinya:

" Ya Allah Engkau adalah Tuhanku. Tidak ada sesembahan yang hak kecuali Engkau. Engkau yang menciptakanku, sedang aku adalah hambamu dan aku di atas ikatan janjimu dan akan menjalankannya dengan semampuku. Aku berlindung kepadamu dari segala kejahatan yang telah aku perbuat, aku mengakuimu atas nikmatmu terhadap diriku dan aku mengakui dosaku padamu, maka ampunilah aku. Sesungguhnya tiada yang mengampuni segala dosa kecuali Engkau."

6 dari 6 halaman

Keutamaan Sholat Taubat Nasuha

Diampuni Oleh Allah

Rasulullah bersabda:

“Tiada seorang pun yang berdosa kemudian ia berwudhu lalu mengerjakan sholat (Sholat taubat) serta memohon ampun kepada Allah melainkan ia akan diampuni oleh-Nya.”

Dimasukkan Ke Surga Oleh Allah

Allah berfirman dalam Al Quran surah At Tahrim ayat 8, yang artinya:

“Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat nasuha. Mudah-mudahan Rabbmu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai.” (QS. At-Tahrim ayat 8).

Disukai Oleh Allah

Allah berfirman dalam Al Quran surah Al Baqarah ayat 222, yang artinya :

“Sungguh, Allah sangat menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.” (QS. Al Baqarah ayat 222).

Didoakan Malaikat

Allah berfirman dalam Al Quran surah Al Mu’min ayat 7, yang artinya:

“Ya Tuhan kami, rahmat dan ilmu yang ada pada-Mu meliputi segala sesuatu, maka berilah ampunan kepada orang-orang yang bertobat dan mengikuti jalan (agama)-Mu dan peliharalah mereka dari azab neraka yang menyala-nyala.” (QS. Al Mu’min ayat 7).

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.