Sukses

10 Manfaat Teh Oolong yang Cocok untuk Diet Sehat

Liputan6.com, Jakarta Selain teh hijau dan teh hitam, ada berbagai macam jenis teh yang juga menawarkan manfaat untuk tubuh. Di negara-negara Asia, minum teh adalah bagian besar dari pertemuan budaya dan sosial. Salah satu teh yang bisa dinikmati adalah jenis teh oolong. 

Teh oolong biasa dikonsumsi di Cina dan Taiwan. Meskipun semua teh asli berasal dari tanaman yang sama, teh oolong berbeda dari teh hijau atau teh hitam. Perbedaannya terletak pada bagaimana teh diproses.

Semua daun teh mengandung enzim, menghasilkan reaksi kimia yang disebut oksidasi. Oksidasi inilah yang mengubah daun teh hijau menjadi warna hitam pekat. Jika teh hijau tidak banyak melalui proses oksidasi dan teh hitam melalui proses oksidasi penuh, maka teh oolong di antara keduanya.

Teh oolong telah melalui setengah proses oksidasi pada teh. Oksidasi parsial ini bertanggung jawab atas warna dan rasa khas teh oolong. Teh oolong menawarkan sejumlah manfaat kesehatan yang tak kalah hebat dari teh hijau dan tah hitam. Berikut manfaat kesehatan dari teh oolong, dirangkum liputan6.com dari berbagai sumber, Selasa(10/12/2019).

2 dari 6 halaman

Cegah jantung dan diabetes

Cegah penyakit jantung

Para peneliti di Cina mempelajari hubungan antara minum teh oolong dan kadar kolesterol yang jadi penyebab penyakit jantung. Penelitian menujukkan orang yang mengonsumsi teh oolong sejak lama memiliki kadar kolesterol total, trigliserida, dan kolesterol LDL yang lebih rendah. Antioksidan dalam teh oolong teratur juga dapat meningkatkan kesehatan jantung.

Cegah diabetes

Antioksidan polifenol yang ditemukan dalam teh oolong dianggap membantu mengurangi kadar gula darah dan insulin.

Zat ini juga dapat meningkatkan sensitivitas insulin. Dilansir dari Healthline, sebuah tinjauan mengamati bahwa mereka yang minum 24 ons (720 ml) teh oolong per hari memiliki risiko 16% lebih rendah terkena diabetes tipe 2.

3 dari 6 halaman

Turunkan berat badan dan sehatkan otak

Bantu penurunan berat badan

Dilansir dari Medical News Today, sebuah studi pada orang dewasa Cina yang kelebihan berat badan dan obesitas merasakan efek dari konsumsi teh oolong terhadap berat badan. Peserta studi meminum 300 mililiter teh oolong empat kali sehari. Setelah 6 minggu, lebih dari setengah peserta telah kehilangan lebih dari 1 kilogram.

Para ilmuwan percaya bahwa beberapa polifenol dalam teh oolong dapat meningkatkan metabolisme dan mengurangi jumlah lemak yang diserap dari makanan. Antioksidan polifenol ini juga dianggap mengaktifkan enzim yang membantu tubuh menggunakan lemak yang disimpan untuk energi. Teh oolong juga dapat mencegah risiko obesitas.

Sehatkan otak

Kafein dalam teh oolong apat meningkatkan pelepasan norepinefrin dan dopamin. Keduanya merupakan pembawa pesan otak yang dianggap meningkatkan suasana hati, perhatian, dan fungsi otak.

Penelitian lebih lanjut menunjukkan bahwa theanine, asam amino dalam teh oolong, juga dapat membantu meningkatkan perhatian dan mengurangi kecemasan. Beberapa penelitian menunjukkan minum teh oolong secara rutin dapat mengurangi risiko penurunan fungsi otak hingga 64%.

4 dari 6 halaman

Sehatkan mulut dan tulang

Kesehatan mulut

Daun teh secara alami mengandung fluoride, jadi minum teh oolong bisa membantu mencegah gigi berlubang. Flouride juga berguna untuk memperkuat enamel gigi. Kelebihan fluoride bisa berbahaya, tetapi minum teh oolong kurang dari 1 liter per hari aman bagi kebanyakan orang dewasa.

Kesehatan tulang

Teh oolong dapat meningkatkan fungsi otak dan bahkan mencegah Alzheimer. Antioksidan yang ditemukan dalam teh oolong dapat membantu menjaga gigi dan tulang kuat.

Satu studi menunjukkan bahwa orang yang minum teh hitam, hijau atau oolong setiap hari selama periode 10 tahun memiliki kepadatan mineral tulang keseluruhan 2% lebih tinggi. Kepadatan mineral tulang yang lebih tinggi dapat menurunkan risiko patah tulang.

5 dari 6 halaman

Sehatkan kulit dan cegah kanker

Sehatkan kulit

Antioksidan anti-alergi dalam teh oolong dapat membantu meringankan eksim pada kulit. Karena teh oolong dapat memerangi radikal bebas, ia dapat menekan reaksi alergi yang menyebabkan eksim atau dermatitis atopik.

Antioksidan dalam teh oolong juga dapat membantu mengobati jerawat, noda serta keriput dan tanda-tanda penuaan lainnya.

Cegah kanker

Para ilmuwan percaya antioksidan yang hadir dalam teh hitam, hijau dan oolong dapat membantu mencegah mutasi sel yang dapat menyebabkan kanker dalam tubuh.

Polifenol teh juga dapat menurunkan tingkat pembelahan sel kanker. Konsumsi teh oolong secara rutin dapat mencegah timbulnya kanker mulut, paru-paru, kerongkongan, pankreas, hati dan kolorektal.

6 dari 6 halaman

Cegah peradangan dan tingkatkan kekebalan

Cegah peradangan

Polifenol dalam teh oolong dapat meningkatkan sistem kekebalan yang akan mecegah peradangan tubuh. Flavonoid lain dalam teh oolong yang bertanggung jawab untuk sifat anti-inflamasi adalah EGCG (epigallocatechin gallate).

Sifat ini akan melawan radikal bebas yang menyebabkan peradangan dan juga mencegah penyakit terkait seperti penyumbatan arteri dan kanker.

Tingkatkan kekebalan

Flavonoid dalam teh oolong dapat mencegah kerusakan sel dan membangun sistem kekebalan tubuh. Teh juga dapat meningkatkan produksi protein antibakteri dalam tubuh yang membantu melawan infeksi.

Mengingat teh oolong adalah minuman berkafein, teh ini dapat memberi kesadaran tinggi dan meningkatkan tingkat energi tiap harinya.