Sukses

6 Dampak Akibat Ventilasi Rumah Buruk, Jangan Disepelekan

Liputan6.com, Jakarta Mendapatkan kualitas udara yang baik di dalam rumah sangatlah penting. Hal ini secara tidak langsung berpengaruh terhadap kesehatan orang yang tinggal di dalamnya. Salah satu cara untuk mendapatkan kualitas udara yang baik dengan menyediakan atau menyiapkan ventilasi udara di rumah. Bukan hanya membuat rumah terasa lebih nyaman. Namun, dengan adanya ventilasi dapat membuat penghuninya lebih sehat.

Gedung atau rumah yang tidak memiliki ventilasi dapat meningkatkan risiko terjadinya masalah kesehatan seperti infeksi pernapasan dan penyebaran penyakit yang sangat cepat. Oleh karena itu, penting untuk menyediakan ventilasi yang baik untuk mendapatkan kualitas udara yang sehat.

Dengan adanya ventilasi, akan mengalirkan udara dari luar ke dalam ruangan dan sebaliknya. Sehingga terjadi pergantian udara yang sehat untuk dihirup. Keluarnya udara dari dalam, ventilasi juga menjadi saluran keluarnya polusi dari dalam ruangan.

Begitu pentingnya ventilasi guna menciptakan ketersediaan udara bersih yang rendah polusi untuk menjaga kelembapan dan suhu yang nyaman, maka melengkapi hunian dengan ventilasi sangat diperlukan. Apabila tidak, akan ada beberapa penyakit yang mengintai dari buruknya ketersediaan ventilasi.

Berikut enam dampak yang diakibatkan ventilasi rumah buruk yang telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Kamis (12/12/2019).

2 dari 7 halaman

Rendahnya Oksigen di Rumah

Ventilasi yang buruk dapat menyebabkan penumpukan karbon dioksida di dalam rumah, karena tingkat oksigen perlahan-lahan akan berkurang. Menipisnya oksigen dan menumpuknya karbon dioksida dapat menyebabkan sesak napas, kelelahan, dan sakit kepala yang cukup parah.

3 dari 7 halaman

Meningkatnya Penyebaran Penyakit dan Virus

Kondisi ventilasi yang buruk dapat menyebabkan meningkatkan penyebaran penyakit dan virus yang ditularkan lewat udara. Penyakit yang ditularkan lewat udara dapat menjadi menular ke udara ketika seseorang berbicara, bersin, atau batuk di lingkungan tertutup.

Patogen yang dapat ditularkan melalui udara akan dengan mudahnya berpindah dari satu orang ke orang lainnya di rumah dengan kualitas udara yang buruk. Penyakit-penyakit yang dapat menular lewat udara seperti meningitis, antraks, cacar air, flu burung, campak, tuberkulosis, dan sindrom pernapasan akut.

4 dari 7 halaman

Meningkatkan Stres pada Seseorang

Udara di dalam ruangan yang berkualitas buruk dapat menyebabkan terganggunya psikologis seseorang seperti stres dan ketidaknyamanan. Tekanan psikologis mampu menimbulkan risiko sangat serius bagi kesehatan seseorang.

5 dari 7 halaman

Menyebabkan Sinus, Alergi, dan Mual

Bau tidak sedap dan berdiam di dalam ruangan dapat mengganggu kesehatan. Bau tidak sedap di dalam rumah akibat sirkulasi udara yang tidak baik mampu menyebabkan penghuni di dalamnya menjadi alergi, hipersensitif, pusing, dan mual.

6 dari 7 halaman

Mengakibatkan Munculnya Penyakit Serius

Tingkat kelembapan yang tinggi di rumah dapat menyebabkan penumpukan senyawa organic yang mudah menguap di rumah. Terpapar senyawa volatil yang bersifat kanker secara berkepanjangan dapat menyebabkan rusaknya sistem saraf.

Akibat kondisi ventilasi yang buruk, juga dapat mengakibatkan eksim, kerusakan sistem saraf, dan kanker.

7 dari 7 halaman

Menyebabkan Sick Building Syndrome (SBS)

Sick Building Syndrome (SBS) akan ditandai dengan iritasi pada mata, hidung, dan tenggorokan yang rentan terhadap flu. Gejala-hejala ini akan terjadi ketika seseorang tinggal di ventilasi yang buruk.

Inilah sebabnya mengapa seseorang cenderung terkena flu ketika berada di gedung atau ruangan dengan ventilasi yang buruk. Ketika menjauhi gedung atau ruangan tersebut justru kondisinya membaik alias normal.

Karena ada beberapa masalah kesehatan akibat kondisi ventilasi yang buruk, maka penting untuk menjaga menyediakan ventilasi yang baik di rumah. Kualitas udara di dalam ruangan yang baik akan menjadikan lingkungan lebih sehat untuk dijadikan tempat tinggal.

Pada ventilasi yang buruk, justru akan menyebabkan kondensasi dan berkembangnya jamur di dalam ruangan. Selain merusak dinding dan pakaian yang ada di rumah, masalah kesehatan juga dapat mengintai apabila ventilasi buruk.

Kamu bisa mendapatkan kualitas udara yang baik dengan memasang kipas di langit-langit untuk mengontrol kualitas udara di ruangan untuk menghindari terjadinya masalah kesehatan.

Loading
Artikel Selanjutnya
Cegah Penyebaran Corona COVID-19, Tim Gabungan Jaga 307 Permukiman di Jatim
Artikel Selanjutnya
Top 3 Surabaya: Doa Li Khomsatun dari KH Hasyim Asy'ari untuk Tangkal Wabah COVID-19