Sukses

7 Perjalanan Karier Ria Irawan, dari Figuran hingga Sutradara Videoklip

Liputan6.com, Jakarta Kabar duka kembali menghampiri dunia hiburan Tanah Air. Ria Irawan menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta pada Senin pagi (6/1/2020).

Wanita kelahiran 24 Juli 1969 ini meninggal dunia setelah bertahun-tahun berjuang melawan kanker yang terus menggerogoti tubuhnya. Sejak 2015 Ria Irawan terus berusaha melawan penyakit mematikan tersebut. Kemudian pada 2017 Ria sempat mengungkapkan bahwa sel kanker telah pergi dari tubuhnya.

Namun ia kembali harus melewati berbagai perawatan pada September 2019, karena sel kanker getah bening menyerang lagi. Penyakit tersebut telah menjalar ke paru-paru dan otaknya. Kendati demikian, semangat dan perjuangan Ria Irawan tak pernah pudar. Segala upaya telah ia tempuh demi mendapatkan kesembuhan.

Kabar atas kepergian Ria Irawan tentu mengundang perhatian dari publik. Warganet pun mengucapkan duka cita yang mendalam lewat akun Instagram Ria Irawan. Deretan selebriti Indonesia juga turut mengucapkan bela sungkawa.

Seperti diketahui Ria Irawan dikenal baik dan dekat dengan rekan selebriti lainnya. Tak hanya itu, wanita 50 tahun ini sudah bermain film sejak tahun 1970-an. Sosok Ria juga dikenal sebagai artis multitalenta. Selain sukses di dunia peran, ia juga piawai di balik layar hingga sempat berkecimpung di dunia tarik suara. Berikut perjalanan karier Ria Irawan dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Senin (6/1/2020).

2 dari 8 halaman

1. Sebagai Figuran

Ria Irawan merupakan anak dari pasangan Bambang Irawan dan Ade Irawan. Ayah dari Ria Irawan tersebut juga seorang aktor dan sutradara. Jadi tak heran jika wanita 50 tahun ini juga berkecimpung di dunia hiburan Tanah Air.

Besar di lingkungan film, membuat Ria Irawan tertarik dengan akting. Sejak berusia empat tahun Ria mulai terjun di seni peran. Film pertama yang ia bintangi berjudul Sopir Taxi, tayang pada 1973. Kala itu Ria hanya berperan sebagai figuran, namun usaha dan aktingnya sempat jadi sorotan.

3 dari 8 halaman

2. Membintangi film sejak usia belia

Memiliki bakat di dunia seni peran, kemudian Ria membintangi sejumlah film di usia yang masih belia pada tahun 1975. Mulai dari Fajar Menyingsing, Chicha, Siulan Rahasia, dan Istriku Sayang Istriku Malang.

Seiring berjalannya waktu, akting Ria semakin berkembang. Tahun berganti tahun, sudah lebih dari empat puluh film pernah ia bintangi.

4 dari 8 halaman

3. Makin terkenal dan panen prestasi

Wanita pemilik nama lengkap Chandra Ariati Dewi Irawan berhasil memukau penonton lewat aksinya dalam film Kembang Kertas. Sejak saat itu sosoknya mulai menduduki puncak ketenaran sebagai aktris yang populer pada masanya.

Tak sampai disitu, berbagai prestasi pun Ria Irawan raih. Mulai dari sebagai nominasi, hingga berhasil menang penghargaan perfilman. Tercatat mulai 1985 hingga 2015, ia sudah masuk sebagai nominasi sebanyak 9 kali, termasuk Festival Film Indonesia.

Pada kurun waktu tersebut, Ria menang sebanyak lima kali. Salah satunya adalah meraih piala FFI tahun 1988 kategori Pendukung Wanita Terbaik dalam film Selamat Tinggal Jeanette.

5 dari 8 halaman

4. Terjun di dunia tarik suara

Tak hanya sukses di dunia seni peran, Ria Irawan merambah dunia tarik suara. Istri Mayki Wongkar ini tergabung di grup vokal bernama Japras. Album yang ia keluarkan sempat meledak dan laris di pasaran.

Sebagai artis multitalenta, Ria sempat berkolaborasi dengan Rano Karno, bernyanyi dan membuat album dangdut bersama. Ia juga pernah membentuk trio bersama Nurul Arifin dan Ita Mustafa.

6 dari 8 halaman

5. Menjadi produser, fotografer serta sutradara videoklip

Tak berhenti berkarya, Ria Irawan merambah sebagai produser albumnya sendiri. Berjudul Untuk Kamu, Ria Irawan bekerja sama dengan Deddy Dhukun.

Selain itu, ia juga menjajal dunia fotografi dan penyutradaraan videoklip. Ria pernah menggarap klip bersama seleb papan atas seperti Anggun C. Sasmi. Sedangkan untuk fotografi, Ria Irawan bekerja sama dengan Jay Subijakto dan Rizal Mantovani.

7 dari 8 halaman

6. Sempat vakum

Ria Irawan pernah tinggal bersama sang kaka, Dewi di Milan. Tak hanya tinggal di sana, ia juga menempuh pendidikan seni, desain grafis. Kala itu, Ria sempat bolak-balik ke Indonesia untuk syuting film Kuldesak.

Namun setelah film Kuldesak tayang, pada 1996 Ria Irawan memutuskan untuk vakum. Ria pun memutuskan tinggal sementara di luar negeri.

8 dari 8 halaman

7. Bermain film lagi

Meski sempat vakum, Ria kembali ke layar lebar dengan membintangi Biola Tak Berdawai. Berkat perannya sebagai Renjani, Ria mendapat gelar The Best Actress dalam ajang Festival Film Asia Pasific di Iran pada 2003.

Kemudian ia bermain dalam film Madame X, Arisan!2, Romantini, Bulan di atas Kuburan dan terakhir pada tahun 2019 ia ikut bermain dalam Wedding Agreement.