Sukses

Niat dan Tata Cara Menjamak Sholat Lengkap dengan Ketentuannya

Liputan6.com, Jakarta Niat dan tata cara menjamak sholat perlu kamu pahami dalam beribadah. Menjamak sholat merupakan salah satu kemudahan yang diberikan Allah SWT pada umatnya dalam melaksanakan Sholat. Jika kamu sedang dalam perjalanan dan belum sempat menunaikan sholat pada waktunya, kamu bisa menjamak sholat tersebut.

Pengertian sholat jamak adalah menggabungkan pengerjaan dua sholat dalam satu waktu. Misalnya sholat zuhur di kerjakan bersamaan dengan sholat ashar atau sebaliknya. Begitu juga dengan sholat maghrib dengan sholat isya. Sedangkan untuk sholat subuh, kamu tidak bisa menjamaknya.

Niat dan tata cara menjamak sholat sangat penting dipahami oleh orang-orang yang sering bepergian jauh. Namun, ada beberapa ketentuan yang harus dipenuhi sehingga kamu diperbolehkan menjamak sholat.  

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Jumat (17/1/2020) tentang niat dan tata cara menjamak sholat

2 dari 8 halaman

Kondisi Diperbolehkannya Menjamak Sholat

Sebelum mengetahui niat dan tata cara menjamak sholat, kamu perlu tahu terlebih dahulu tentang berbagai kondisi yang membuat kamu boleh menjamak sholat. Terdapat beberapa kondisi yang membolehkan sholat dijamak seperti dirangkum Muhammad Bagir dalam Fiqih Praktis (2016: 2013-2015) yaitu ketika dalam perjalanan, ketika turun hujan, sakit, hingga keperluan-keperluan mendesak lainnya.

Sholat jamak dan qashar memang diperuntukkan bagi umat muslim yang sedang melakukan perjalanan jauh atau karena halangan lain sehingga tidak dapat mengerjakan sholat fardu tepat pada waktunya. Hal ini meliputi:

- Melakukan perjalanan jauh minimal 81 kilometer (sesuai kesepakatan para ulama)

- Perjalanan tidak bertujuan untuk hal negatif atau berbuat dosa

- Sedang dalam keadaan bahaya; hujan lebat disertai angin kencang, perang atau bencana lainnya.

3 dari 8 halaman

Jenis Sholat Jamak

Selain niat dan tata cara menjamak sholat, kamu juga perlu mengenali jenis-jenis sholat jamak. Ketentuan diperbolehkannya menjamak sholat tentunya tidak boleh main-main. Semisal kamu sedang malas lalu menjamak sholat. Tentu hal tersebut tidak diperbolehkan.

Menjamak sholat hanya boleh dilakukan oleh seseorang yang benar-benar dalam kondisi darurat. Adapun jenis sholat jamak dibedakan menjadi 2 macam yakni jamak takdim dan jamak takhir.

4 dari 8 halaman

Niat dan Tata Cara Menjamak Sholat (Jamak Takdim)

Niat dan tata cara menjamak sholat yang pertama adalah jamak takdim. Jamak Takdim adalah menggabungkan pengerjaan dua sholat dalam satu waktu, yaitu pada waktu sholat yang pertama.

Contohnya, sholat zuhur dan ashar, dikerjakan saat waktu zuhur, dan sholat maghrib dan isya, dikerjakan saat waktu maghrib.

Begini niat dan tata cara menjamak sholat zuhur dan sholat ashar (Jamak Takdim):

1. Niat sholat jamak takdim zuhur dan ashar (dilakukan saat waktu zuhur)

“Ushollii fardlozh zhuhri arba’a raka’aatin majmuu’an ma’al ashri adaa-an lillaahi ta’aalaa.”

Artinya: Aku sengaja sholat fardu dhuhur 4 rakaat yang dijama’ dengan Ashar, fardu karena Allah Ta’aala.

2. Takbiratul ihram

3. Sholat zuhur empat rakaat seperti biasa.

4. Salam.

5. Setelah selesai sholat zuhur, langsung dilanjut sholat ashar dengan bacaan niat (Setelah salam pada sholat yang pertama harus langsung berdiri,tidak boleh diselingi perbuatan atau perkataan misalnya zikir, berdo’a, bercakap-cakap dan lain-lain):

“Ushollii fardlozh ashri arba’a raka’aatin majmuu’an ma’al dzuhri adaa-an lillaahi ta’aalaa.”

Artinya: Aku berniat sholat ashar 4 rakaat dijama’ dengan dhuhur, fardhu karena Allah Ta’aala.

6. Takbiratul Ihram

7. Sholat asar empat rakaat seperti biasa.

8. Salam.

5 dari 8 halaman

Niat dan Tata Cara Menjamak Sholat (Jamak Takdim)

Begini niat dan tata cara menjamak sholat maghrib dan sholat isya (Jamak Takdim):

1. Niat sholat jamak takdim maghrib dan isya (dilakukan saat waktu maghrib)

“Ushollii fardlozh maghribi thalaatha raka’aatin majmuu’an ma’al ‘isyaa’i jam’a taqdiimin adaa-an lillaahi ta’aalaa.”

Artinya: Aku sengaja sholat fardu maghrib 3 rakaat yang dijama’ dengan isyak, dengan jama’ takdim, fardu karena Allah Ta’aala.

2. Takbiratul ihram

3. Sholat maghrib tiga rakaat seperti biasa.

4. Salam.

5. Setelah selesai sholat maghrib, langsung dilanjut sholat isya dengan bacaan niat (Setelah salam pada sholat yang pertama harus langsung berdiri, tidak boleh diselingi perbuatan atau perkataan misalnya zikir, berdo’a, bercakap-cakap dan lain-lain):

"Ushollii fardlozh ‘isyaa’i arba’a raka’aatin majmuu’an ma’al maghiribi jam’a taqdiimin adaa-an lillaahi ta’aalaa.”

Artinya: Aku berniat sholat isyak empat rakaat dijamak dengan magrib, dengan jama’ takdim, fardhu karena Allah Ta’aala.

6. Takbiratul Ihram

7. Sholat isya empat rakaat seperti biasa.

8. Salam.

6 dari 8 halaman

Niat dan Tata Cara Menjamak Sholat (Jamak Ta’khir)

Niat dan tata cara menjamak sholat yang selanjutnya adalah jamak takhir. Jamak takhir adalah menggabungkan pengerjaan dua sholat dalam satu waktu, yaitu pada waktu sholat yang terakhir.

Contohnya, sholat zuhur dan ashar, dikerjakan saat waktu ashar, dan sholat maghrib dan isya, dikerjakan saat waktu isya.

Begini niat dan tata cara menjamak sholat zuhur dan sholat ashar (Jamak Takhir):

1. Niat sholat jamak takhir zuhur dan ashar (dilakukan saat waktu ashar)

“Ushollii fardlozh zhuhri arba’a raka’aatin majmuu’an ma’al ashri adaa-an lillaahi ta’aalaa.”

Artinya: Aku sengaja sholat fardu dhuhur 4 rakaat yang dijama’ dengan Ashar, fardu karena Allah Ta’aala.

2. Takbiratul ihram

3. Sholat zuhur empat rakaat seperti biasa.

4. Salam.

5. Setelah selesai sholat zuhur, langsung dilanjut sholat ashar dengan bacaan niat (Setelah salam pada sholat yang pertama harus langsung berdiri,tidak boleh diselingi perbuatan atau perkataan misalnya zikir, berdo’a, bercakap-cakap dan lain-lain):

“Ushollii fardlozh ashri arba’a raka’aatin majmuu’an ma’al dzuhri adaa-an lillaahi ta’aalaa.”

Artinya: Aku berniat sholat ashar 4 rakaat dijama’ dengan dhuhur, fardhu karena Allah Ta’aala.

6. Takbiratul Ihram

7. Sholat asar empat rakaat seperti biasa.

8. Salam.

7 dari 8 halaman

Niat dan Tata Cara Menjamak Sholat (Jamak Ta’khir)

Begini niat dan tata cara menjamak sholat maghrib dan sholat isya (Jamak Takdim):

1. Niat sholat jamak takdim maghrib dan isya (dilakukan saat waktu maghrib)

“Ushollii fardlozh maghribi thalaatha raka’aatin majmuu’an ma’al ‘isyaa’i jam’a taqdiimin adaa-an lillaahi ta’aalaa.”

Artinya: Aku sengaja sholat fardu maghrib 3 rakaat yang dijama’ dengan isyak, dengan jama’ takdim, fardu karena Allah Ta’aala.

2. Takbiratul ihram

3. Sholat maghrib tiga rakaat seperti biasa.

4. Salam.

5. Setelah selesai sholat maghrib, langsung dilanjut sholat isya dengan bacaan niat (Setelah salam pada sholat yang pertama harus langsung berdiri, tidak boleh diselingi perbuatan atau perkataan misalnya zikir, berdo’a, bercakap-cakap dan lain-lain):

"Ushollii fardlozh ‘isyaa’i arba’a raka’aatin majmuu’an ma’al maghiribi jam’a taqdiimin adaa-an lillaahi ta’aalaa.”

Artinya: Aku berniat sholat isyak empat rakaat dijamak dengan magrib, dengan jama’ takdim, fardhu karena Allah Ta’aala.

6. Takbiratul Ihram

7. Sholat isya empat rakaat seperti biasa.

8. Salam.

8 dari 8 halaman

Mengqasar Sholat

Berbeda dengan sholat jamak yang menggambungkan, sholat qasar artinya meringkas. Rukhsah sholat qasar ialah meringkas 4 rakaat menjadi 2 rakaat. Contoh, sholat zuhur dikerjakan 2 rakaat, begitupun sholat ashar dan isya. Namun hanya sholat dengan jumlah 4 rakaat yang boleh di qasar.

Maka dari itu, anda tidak diperbolehkan meng-qasar sholat subuh dan maghrib. Berikut niat sholat qasar:

Niat sholat qashar dan jamak takdim

Ushallii fardhazh zhuhri rak’ataini qashran majmuu’an ilaihil ‘ashru adaa’an lillaahi ta’aalaa.

Artinya: “Aku berniat sholat fardhu zhuhur 2 rakaat, qashar, dengan menjamak ashar kepadanya, karena Allah ta’ala.”

Niat sholat qashar dan jamak ta’khir:

Ushallii fardhal ‘ashri rak’ataini qashran majmuu’an ilazh zhuhri adaa’an lillaahi ta’aalaa.”

Artinya: “aku berniat sholat fardhua shar 2 rakaat, qashar, dengan menjamaknya kepada zhuhur, karena Allah ta’ala.”

 

Loading