Sukses

6 Makanan Penyebab Gigi Retak, Jangan Disepelekan

Liputan6.com, Jakarta Semua gigi berisiko mengalami retak maupun patah. Namun, gigi yang rapuh umumnya lebih mudah mengalami gigi retak. Salah satu penyebab gigi rapuh dan mudah retak adalah mengunyah makanan keras.

Kebiasaan mengunyah makanan keras kerap kali menimbulkan bunyi dan rasa sakit setelahnya. Kondisi ini menandakan gigi kamu retak. Kebiasaan yang dilakukan berulang dapat menyebabkan enamel gigi retak bahkan patah.

Enamel gigi merupakan bagian tubuh yang paling keras. Saking kerasnya, sampai-sampai membuatnya juga bersifat rapuh dan bisa retak atau patah. Namun, pada gigi retak bisa saja tidak tampak begitu jelas karena garis retaknya sangat tipis. Walaupun tipis, tetap akan muncul rasa sakit ketika menggigit makanan atau terkena makanan manis, panas, maupun dingin.

Mengonsumsi makanan dengan tekstur keras tidak dilarang. Namun, konsumsilah dengan bijak alias berhati-hati agar terhindar dari risiko gigi retak dan tetap bisa menikmati makanan tersebut.

Apabila tidak sengaja menggigit makanan yang keras dan gigi sakit terus-menerus saat menggigit atau mengunyah, sebaiknya segera menemui dokter gigi. Berikut beberapa makanan penyebab gigi retak yang perlu diwaspadai yang telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Kamis (13/2/2020).

2 dari 7 halaman

Es Batu

Makanan penyebab gigi retak pertama adalah es batu. Secara umum, fungsi es batu untuk mendinginkan minuman. Namun, ada beberapa orang yang memiliki kebiasaan mengunyah es batu pada minuman.

Mengunyah beragam es batu yang masih utuh dapat menyebabkan garis retak pada gigi. Apabila kebiasaan ini berlanjut, garis retak ini akan menyebabkan gigi sensitif terhadap suhu dingin dan panas.

3 dari 7 halaman

Popcorn

Popcorn merupakan camilan yang banyak disukai oleh berbagai kalangan. Popcorn yang sudah matang biasanya memiliki tekstur yang lembut dan cenderung aman untuk gigi. Namun, pada bagian popcorn yang belum matang biasanya masih berupa biji jagung yang masih utuh.

Bagian popcorn yang masih berbentuk biji jagung utuh ini dapat membuat gigi retak apabila tidak sengaja tergigit. Ada beberapa cara agar kamu terhindar dari menggigit biji jagung tersebut.

Coba untuk menggoyangkan wadah popcorn agar bijinya turun ke bagian dasar wadah. Dengan begitu kamu bisa mengambil popcorn yang terdapat pada bagian atas saja. Karena bagian bawah sudah bercampur dengan popcorn yang setengah matang bahkan yang masih berbentuk biji utuh.

4 dari 7 halaman

Buah dengan Biji

Buah-buahan dengan biji di dalamnya seperti olive, anggur, ceri, atau persik, umumnya sudah tersedia tanpa biji. Namun, kadang ada juga buah yang dijual utuh dengan bijinya dan tidak jarang bijinya tersebut tidak sengaja tergigit. Inilah yang menyebabkan gigi bisa retak.

5 dari 7 halaman

Kacang-kacangan

Berbagai macam jenis kacang-kacangan memiliki segudang manfaat dan memiliki cita rasa sangat nikmat. Namun, terkadang tekstur kacang yang keras dapat membahayakan gigi.

Misalnya beberapa orang memiliki kebiasaan menggunakan gigi untuk membuka kacang dari kulitnya. Beberapa kacang yang kerap dibuka dengan menggunakan gigi adalah kacang tanah, pistachio, atau kuaci.

Apabila kebiasaan membuka kacang dengan gigi ini sering dilakukan, akan membuat permukaan gigi akan terkikis sedikit demi sedikit sehingga gigi jadi mudah retak atau patah.

Bukan hanya itu, terkadang serpihan kulit kacang tersebut bisa terselip di gusi. Hal inilah yang membuat gusi iritasi dan sakit.

6 dari 7 halaman

Tulang Iga

Makanan penyebab gigi retak berikutnya adalah tulang iga dan berbagai jenis makanan yang memiliki tulang seperti ayam. Apabila tulang tersebut tidak sengaja tergigit, akan menyebabkan gigi retak.

Cara mencegahnya agar tidak tergigit, kamu bisa menggunakan alat bantu seperti pisau atau garpu untuk memisahkan daging dengan tulangnya. Pastikan tidak menggigitnya secara langsung, untuk menghindari tulang tergigit.

7 dari 7 halaman

Permen dengan Tekstur Keras

Makanan penyebab gigi retak berikutnya adalah permen dengan tekstur yang keras, terutama pada bagian geraham. Selain permen yang keras, cokelat yang dibekukan juga menjadikan teksturnya keras.

Apabila makanan ini tergigit, akan menjadi tidak baik untuk gigi yang sudah rapuh. Cara yang paling aman untuk mengonsumsi permen keras dan manis adalah dengan menghisapnya hingga meleleh. Selain itu, pastikan juga untuk tidak mengonsumsinya secara berlebihan.