Sukses

Revina VT Sebut Dedy Susanto Lakukan Pelecehan Seksual, Ini 7 Faktanya

Liputan6.com, Jakarta Baru-baru ini nama Dedy Susanto tengah menjadi sorotan publik. Pria yang selama ini dikenal sebagai pakar psikologi itu dikabarkan telah melakukan pelecehan seksual pada pasiennya. Hal itu awalnya diketahui dari selebgram bernama Revina VT.

Awalnya mantan kekasih Young Lex ini mendapat ajakan dari Dedy Susanto untuk kolaborasi membuat konten bersama. Namun dalam perjalanannya, Revina VT mendapat informasi mengejutkan perihal izin praktik sang psikolog.

Tak hanya itu, Revina juga mengungkap bahwa Dedy Susanto kerap mengajak pasien untuk melakukan terapi di kamar hotel. Selebgram tersebut juga memberikan beberapa bukti chat korban yang telah dilecehkan oleh Dedy Susanto.

Lewat unggahan di akun Instagram Revina, ia memaparkan bahwa sang psikolog bukan mengobati pasien justru ia melakukan tindakan asusila. Mengetahui unggahan Revina, psikolog yang kerap mengadakan seminar itu membuat klarifikasi. Ia menjelaskan mengenai gelar akademis yang dimilikinya. Dedy Susanto juga mengungkapkan bahwa tidak pernah mengatakan jika dirinya adalah seorang psikolog.

Selain soal izin praktik dan kelar akademis, psikolog yang juga pernah menangani selebgram Mimi Peri itu tidak membuat klarifikasi apa pun perihal tuduhan terapi di dalam kamar hotel yang dialamatkan kepadanya. Tak tinggal diam, Revina juga bertanggung jawab atas segala tudingan yang diberikan pada Dedy Susanto.

Kini banyak orang yang penasaran dengan sosok Dedy Susanto. Kasus tersebut menjadi viral hinggal sang psikolog menutup kolom komentar di Instagramnya. Berikut faktanya dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Minggu (16/2/2020).

2 dari 8 halaman

1. Dedy Susanto dikenal sebagai psikolog yang kerap menggelar seminar dan memberikan materi tentang psikologi di YouTube.

3 dari 8 halaman

2. Namun baru-baru ini namanya menjadi sorotan dan gelar psikolognya dipertanyakan oleh selebgram Revina VT.

4 dari 8 halaman

3. Selebgram yang merupakan mantan Young Lex itu mengungkap bahwa Dedy Susanto tidak memiliki lisensi praktik sebagai psikolog.

5 dari 8 halaman

4. Dedy juga menyebut bahwa dirinya tidak pernah mengklaim bahwa dirinya sebagai psikolog, meski sudah bergelar S1 dan S3 psikologi.

6 dari 8 halaman

5. Selain itu, Revina mengungkapkan bahwa Dedy memiliki kebiasaan melakukan terapi psikologi di kamar hotel.

7 dari 8 halaman

6. Dedy juga mendapat tuduhan bahwa kerap melakukan tindakan asusila saat melakukan terapi pada pasien.

8 dari 8 halaman

7. Namun sebelum kasus itu muncul, ia sering menggelar terapi massal pemulihan jiwa yang selalu dipenuhi oleh pengunjung.