Sukses

6 Olahraga yang Baik untuk Penderita Diabetes, Lakukan Secara Rutin

Liputan6.com, Jakarta Olahraga yang baik untuk penderita diabetes bisa membantu dalam menjaga kesehatan dan menstabilkan berat badan. Apalagi, penderita diabetes berisiko mengalami obesitas. Tentunya berolahraga akan membantu menurunkan risiko terjadinya komplikasi pada diabetes.

Selain itu, manfaat penting olahraga untuk penderita diabetes juga dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan menjaga gula darah tetap terkendali. Saat berolahraga tubuh membutuhkan energi ekstra yang menyebabkan otot menyerap glukosa sehingga membantu menurunkan kadar gula darah.

Olahraga yang baik untuk penderita diabetes perlu diterapkan untuk menjaga kesehatan. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), aktivitas fisik yang dianjurkan untuk orang sehat usia 18-64 tahun adalah 150 menit per minggu. Hal ini bisa menjadi panduan penderita diabetes dalam membuat jadwal olahraga.

Berikut Liputan6.com rangkum tentang olahraga yang baik untuk penderita diabetes dari berbagai sumber, Rabu (4/3/2020).

2 dari 6 halaman

Olahraga yang Baik untuk Penderita Diabetes

Berenang

Olahraga yang baik untuk penderita diabetes yang pertama adalah berenang. Olahraga ini sangat ideal untuk penderita diabetes karena tidak memberikan tekanan pada sendi. Berenang juga dapat menurunkan tingkat stres, membakar kalori, dan menurunkan kadar kolesterol.

Berenang tentu lebih mudah dilakukan dibanding jalan cepat, karena penderita diabetes harus mengurangi aliran darah ke pembuluh darah kecil secara berlebihan yang bisa membuat mereka kehilangan sensasi di kaki, bila hal tersebut terjadi.

Namun, kamu harus berhati-hati supaya tidak tergelincir atau tergores karena luka yang timbul akan lambat sembuh dan rentan terhadap infeksi.

Latihan Angkat Beban

Latihan angkat beban juga merupakan salah satu olahraga yang baik untuk penderita diabetes. Latihan ini direkomendasikan karena manfaat utamanya untuk meningkatkan massa otot. S

aat massa otot bertambah maka tubuh akan lebih mudah mengendalikan gula darah. Namun, untuk melaksanakan olahraga ini secara rutin kamu harus berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Hal ini karena latihan angkat beban berisiko membuat kamu mengalami cedera.

3 dari 6 halaman

Olahraga yang Baik untuk Penderita Diabetes

Jalan Cepat

Jalan cepat tentunya sangat mudah dan bisa dilakukan dimana dan kapan saja. Aktivitas jalan cepat terjanya juga merupakan salah satu olahraga yang baik untuk penderita diabetes.

Kamu juga bisa menyesuaikan kecepatannya sebagai bentuk latihan aerobik untuk meningkatkan denyut jantung sehingga aliran darah menjadi lebih lancar.

Bersepeda

Olahraga yang baik untuk penderita diabetes lainnya adalah bersepeda. Bersepeda merupakan bentuk latihan aerobik yang menguatkan jantung dan meningkatkan fungsi paru-paru.

Selain itu, olahraga ini juga meningkatkan aliran darah ke kaki dan membakar kalori untuk menjaga berat badan. Kamu diajurkan untuk menggunakan sepeda statis untuk menghindari risiko cedera atau cuaca yang tidak mendukung.

4 dari 6 halaman

Olahraga yang Baik untuk Penderita Diabetes

Tai Chi

Tai chi merupakan salah satu olahraga yang baik untuk penderita diabetes. Tai chi merupakan serangkaian gerakan tubuh yang lambat dan halus untuk menenangkan tubuh dan pikiran.

Gerakan Tai chi sangat bermanfaat bagi penderita diabetes karena meningkatkan kebugaran dan kesehatan mental, mengendalikan kadar gula darah, serta mengurangi kerusakan saraf akibat komplikasi diabetes.

Yoga

Olahraga yang baik untuk penderita diabetes selanjutnya adalah yoga. Yoga menggabungkan gerakan tubuh yang membangun kelenturan, kekuatan, dan keseimbangan. Penerapan yoga sebagai olahraga untuk diabetes juga bisa dilakukan kapan saja.

Hal ini dapat membantu penderita diabetes untuk mengurangi stres, memperbaiki fungsi saraf, melawan resistensi insulin, dan memperbaiki kadar gula darah karena meningkatkan massa otot dan stres berkurang.

5 dari 6 halaman

Tips Olahraga untuk Penderita Diabetes

Setelah mengetahui olahraga yang baik untuk penderita diabetes, kamu tentunya juga perlu memperhatikan beberapa tips dalam menerapkan olahraga tersebut. Berikut beberapa tips olahraga bagi penderita diabetes:

Cari olahraga yang menyenangkan

Para penderita diabetes tipe 2 punya banyak pilihan olahraga. Menari, yoga, berjalan, dan berenang adalah beberapa aktivitas fisik yang menarik. Apa pun yang meningkatkan detak jantung, itu sangat baik dilakukan.

Konsultasi dulu dengan dokter

Dengan berkonsultasi terlebih dahulu, dokter akan tahu apa yang ingin kamu lakukan dan dapat memastikan apakah kamu siap untuk itu. Dokter juga akan memeriksa untuk melihat apakah kamu perlu mengganti makanan, insulin, atau obat diabetes.

Periksa gula darah

Tanyakan kepada dokter apakah kamu harus memeriksa gula darah sebelum berolahraga atau tidak. Jika berencana untuk berolahraga lebih dari 1 jam, periksa kadar gula darah secara teratur selama latihan. Kamu juga perlu memeriksa gula darah setelah berolahraga, sehingga kamu dapat melakukan penyesuaian jika diperlukan.

Siapkan camilan

Selalu sediakan camilan dengan kandungan rendah karbohidrat, seperti buah atau minuman buah. Ini sangat penting jika gula darah turun sewaktu-waktu.

Lakukan bertahap

Jika kamu bukanlah orang yang terbiasa berolahraga, mulailah dengan latihan 10 menit setiap kali. Secara bertahap sampai akhirnya kamu terbiasa olahraga sampai 30 menit sehari.

Latihan kekuatan setidaknya 2 kali seminggu

Latihan kekuatan dapat meningkatkan kontrol gula darah. Kamu dapat mengangkat beban atau bisa melakukan gerakan seperti push-up dan squat jump.

6 dari 6 halaman

Tips Olahraga bagi Penderita Diabetes

Jadikan kebiasaan

Jangan anggap olahraga sebagai beban dan tuntutan. Akan terasa lebih menyenangkan bila kamu menjadikan olahraga sebagai sebuah kebiasaan dan gaya hidup.

Sebisa mungkin ditemani

Kamu dianjurkan untuk berolahraga dengan seseorang yang tahu kamu menderita diabetes dan tahu apa yang harus dilakukan jika gula darah kamu menukik terlalu rendah.

Pakai sepatu yang tepat

Kenakan sepatu yang tepat dengan aktivitas olahraga yang kamu lakukan. Selain itu, pastikan sepatu dalam kondisi baik. Misalnya, jangan joging dengan sepatu tenis, karena kaki membutuhkan jenis dukungan yang berbeda saat berlari.

Minum yang cukup

Minumlah air sebelum, selama, dan setelah berolahraga. Hal ini berguna agar tubuh tetap terhidrasi.

Berhenti jika merasakan sakit

Jika kamu merasa sakit otot ringan, itu normal. Namun jika merasakan nyeri mendadak, itu tidak normal. Segeralah berhenti. Pastikan kamu tidak berolahraga terlalu banyak atau terlalu cepat dan sesuaikan dengan kemampuan fisik.

Lakukan olahraga secara teratur sekitar 30 menit sehari. Dengan olahraga secara teratur, kadar gula darah tetap terjaga dan kamu dapat terhindar dari komplikasi akibat diabetes. Kamu dapat berkonsultasi dengan dokter sebelum berolahraga atau untuk memilih olahraga yang tepat, serta menentukan diet yang sehat.