Sukses

7 Wisata Kuliner Banyuwangi Menggugah Selera, Penuh Cita Rasa

Liputan6.com, Jakarta Wisata kuliner Banyuwangi harus dicoba saat mengunjungi Kota Gandrung ini. Tak cuma pesona alamnya yang menawan, Banyuwangi juga punya kenikmatan kuliner yang tak tertandingi. Ada beragam kuliner khas yang bisa Anda temui di wisata kuliner Banyuwangi. 

Makanan-makanan khas Banyuwangi ini dapat ditemukan dengan mudah di tiap sudut kota. Sejumlah tempat wisata kuliner Banyuwangi juga dikelola dengan baik dan mengundang banyak wisatawan. Setelah puas mengunjungi destinasi wisata di Banyuwangi, tak lengkap jika tidak singgah mencicipi salah satu menu dari wisata kuliner Banyuwangi.

Makanan yang ada di wisata kuliner Banyuwangi terdiri dari masakan tradisional hingga modern. Sebagian besar makanan tradisional ini dipengaruhi oleh masakan Jawa yang kaya akan rempah. Wisata kuliner Banyuwangi ini bahkan sudah melegenda dan menjadi kebanggaan warga Banyuwangi.

Berikut 8 wisata kuliner Banyuwangi yang berhasil Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu(4/3/2020).

2 dari 8 halaman

Sego Cawuk

Sego Cawuk memiliki rasa gurih dan manis yang berasa ldari kuah pindang. Nasi ini bisa diisi berbagai macam lauk seperti telur pindang, pepes ikan, pepes cumi, pepes telur ikan, kikil, dan dendang manis. Nasi kemudian ditaburi parutan kelapa dan serutan jagung bakar yang dibumbui cabai, bawang merah, bawang putih serta sedikit asam.

Sego Cawuk yang paling terkenal adalah Sego Cawuk Bu Mantih. Warung Sego Cawuk ini berada di dekat Stasiun Rogojampi tepatnya di Jalan Wahid Hasyim, Prejengan, Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi.

3 dari 8 halaman

Rujak Soto

Jika rujak identik dengan buah dan sayur, di Banyuwangi Anda bisa menemukan rujak yang dipadukan dengan soto. Rujak soto merupakan kuliner khas Banyuwangi yang berisi paduan rujak sayur dan soto. Soto bisa berupa soto daging sapi, ayam, atau babat.

Rujak soto disajikan dengan cara menyiram potongan lontong, irisan timun, potongan tempe, kangkung, tauge, daun turi, daging, babat, kikil, usus, dan sambal kacang, serta petis dengan kuah kuning berempah. Biasanya rujak soto dinikmati bersama es temulawak. Beberapa tempat untuk menikmati rujak soto yang terkenal adalah Pondok Rujak Soto di Jl Basuki Rahmat 143 Karangagung Banyuwangi. Ada juga Rujak Soto Mbok Mbret yang berada di Jalan Raya Jember nomor 72, Banyuwangi.

4 dari 8 halaman

Pecel Pitik

Pecel Pitik merupakan kuliner khas suku Osing di Banyuwangi. Makanan satu ini dulunya hanya dihidangkan pada acara selametan di desa adat Kemiren. Namun, seiring berjalannya waktu, pecel pitik menjadi kuliner khas yang bisa dinikmati kapan saja. Bahan utama pecel pitik adalah ayam kampung muda yang telah dibumbui dan kemudian dipanggang utuh di perapian.

Satu porsi pecel pitik biasanya terdiri dari nasi putih, suwiran ayam potong, aneka sayuran yang dicampur dengan gula merah dan parutan kelapa muda. PEcel pitik memiliki cita rasa pedas dan gurih dari bumbu dan taburan parutan kelapanya. Pecel pitik yang khas bisa ditemukan di desa adat Kemiren.

5 dari 8 halaman

Sego Tempong

Sego Tempong merupakan wisata kuliner Banyuwangi yang sangat terkenal. Dalam bahasa Osing, tempong berarti tampar. Dinamai demikian karena rasa pedas dari nasi tempong memberikan sensasi seperti ditampar.

Sego tempong berisi aneka sayuran seperti bayam, kenikir, kol, dan kemangi yang telah direbus. Sayuran kemudian dipadukan bersama nasi dan lauk seperti tahu, tempe, bakwan jagung goreng, dan ikan jambal. Nasi, sayur, dan lauk ini kemudian disiram dengan sambal kacang yang diberi kencur.

Sego tempong yang terkenal di Banyuwangi diantaranya Sego Tempong Mbok Nah di Jalan Letkol Sugiono, Kertosari, Banyuwangi dan Warung Mbok Wah, Jalan Gembrung No. 22, Bakungan, Glagah, Kabupaten Banyuwangi.

6 dari 8 halaman

Kuliner Olehsari

Kuliner Olehsari berlokasi di Dusun Krajan, Olehsari, Glagah, Kabupaten Banyuwangi. Pasar kuliner ini dibentuk untuk melestarikan kuliner asli suku Osing di Banyuwangi. Wisata kuliner Banyuwangi ini hanya buka pada tiap Sabtu malam.

Di tempat ini Anda dapat menemukan beragam masakan dan jajanan khas Banyuwangi. Makanan ini seperti nasi tempong, nasi cawuk, kesrut ayam atau uyah asem, lodoh kupat, nasi pecel, kucur, ketan kirip, cenil dan kopi. Aneka kuliner khas ini juga bisa didapat dengan harga yang sangat terjangkau dan merakyat.

7 dari 8 halaman

Pasar Wit-Witan

Pasar Wit-witan terletak di Desa Alasmalang, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi. Dinamai Wit-Witan karena pasar ini berada di bawah pepohonan yang rindang. Pasar Wit-Witan merupakan pasar kuliner tradisional yang buka setiap hari Minggu pagi, mulai pukul 06.00 - 10.00.

Di sini terdapat beragam kuliner khas Banyuwangi seperti sego cawuk, sego tempong, hingga aneka kudapan tradisional seperti tiwul dan gatot. Untuk minuman, Anda bisa menemukan mulai dari jamu hingga es cendol. Di sini Anda juga bisa merasakan suasana pedesaan khususnya suasana masyarakat suku Osing.

Tak hanya itu, para pedagang makanan juga diwajibkan mengenakan busana adat khas masyarakat Using Banyuwangi. Di pasar ini juga tak boleh ada wadah dan sampah plastik. Para penjual makanan menggunakan daun pisang hingga tempurung kelapa untuk makan dan minum.

8 dari 8 halaman

Pecinan Street Food

Pecinan Street Food yang berada di kawasan Kelengteng Hoo Tong Bio, Jalan Ikan Gurami, Kelurahan Karangrejo, Banyuwangi. Di sini Anda bisa menemukan aneka makanan khas Tionghoa seperti ayam kunpao, dimsum, bakcang, lontong cap go meh, bebek dan ayam Peking, bakcang, hingga teh Luo Han Kuo.

Pasar ini dibuka setiap Jumat malam. Pasar Pecinan Street Food buka mulai sore pukul 16.00 WIB sampai malam pukul 21.00 WIB.