Sukses

7 Dampak Buruk Malas Mencuci Tangan, Berisiko Terkena Kanker

Liputan6.com, Jakarta Tangan merupakan salah satu media masuknya kuman dan bakteri dari luar ke dalam tubuh. Tangan dapat menjadi kotor setelah melakukan kontak dengan teman, memegang uang, berolahraga, bermain di lapangan, atau melakukan aktivitas di toilet.

Bahkan saat tangan tidak terlihat kotor sama sekali, sebenarnya di tangan juga bisa terdapat kuman dalam jumlah yang besar. Apabila kamu tidak cuci tangan, maka kuman dapat terbawa ke dalam saluran pencernaan dan menyebabkan infeksi saluran cerna.

Oleh karena itu, penting untuk selalu mencuci tangan dan dengan langkah-langkah yang benar. Mencuci tangan dapat menekan jumlah kuman dan bakteri masuk ke dalam tubuh. Perhatikan area yang tersembunyi seperti sela-sela jari, kuku, dan ujung jari saat cuci tangan.

Malas mencuci tangan merupakan kebiasaan buruk yang bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Malas mencuci tangan bisa menyebabkan berbagai penyakit. Berikut dampak buruk malas mencuci tangan yang telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Senin (16/3/2020).

2 dari 8 halaman

Mudah Terkena Pilek

Salah satu alasan utama harus rajin mencuci tangan adalah untuk meminimalkan perpindahan bakteri dari benda-benda umum yang sering kamu pegang seperti ganggang pintu, bel, atau mungkin dari berjabat tangan dengan orang lain yang sebelumnya terinfeksi penyakit. Jika kamu jarang cuci tangan, perpindahan virus atau bakteri ini akan memicu mudahnya untuk terkena pilek.

3 dari 8 halaman

Diare dan Keracunan Makanan

Dampak buruk mencuci tangan juga bisa menyebabkan diare dan mengganggu kesehatan sistem pencernaan. Diare bisa terjadi akibat penumpukan bakteri. Untuk mencegahnya, kamu perlu mencuci tangan sebelum makan atau minum.

Selain diare, malas mencuci tangan juga dapat berisiko keracunan makanan karena terkontaminasi bakteri, kuman, hingga virus. Akibatnya, akan mengalami gejala seperti sakit perut, muntah, dan diare.

4 dari 8 halaman

Terinfeksi Bakteri E.coli dan Tipes

Malas mencuci tangan juga berisiko terkena bakteri E.coli atau Escherichia. Bakteri ini adalah kuman yang menyebar dari kotoran satu ke orang lain. Biasanya, seseorang akan terkena bakteri ini jika tidak mencuci tangan setelah menggunakan toilet umum. Selain E.coli, orang yang malas mencuci tangan setelah menggunakan toilet juga berisiko terserang penyakit tifus atau tipes.

5 dari 8 halaman

Berisiko Terkena Hepatitis A

Dampak buruk malas mencuci tangan berikutnya dapat berisiko terkena hepatitis A. Hepatitis merupakan penyakit yang merujuk pada peradangan di hati atau liver yang disebabkan infeksi virus atau kondisi lainnya.

Apabila liver terganggu oleh infeksi virus, maka penyaringan racun dan zat-zat berbahaya di tubuh serta produksi bilirubin, hormon, hingga enzim juga akan ikut bermasalah. Penyakit ini bisa menyebabkan kematian dengan memiliki gejala seperti urin berwarna gelap, mual, demam, kehilangan nafsu makan, dan mata atau kulit berwarna kuning.

Oleh karena itu, kamu perlu mencuci tangan agar virus tersebut tidak menempel pada tubuh.

6 dari 8 halaman

Berisiko Terkena Kanker

Kanker merupakan satu di antara penyakit kronis yang bisa disebabkan oleh bakteri, kuman, atau radikal bebas yang akan merusak sel dalam tubuh. Untuk mencegah kanker, maka kamu perlu rajin mencuci tangan agar tubuh terhindar dari dampak bakteri buruk dan radikal bebas.

Kanker yang biasa menyerang akibat malas mencuci tangan adalah kanker kulit. Apalagi jika kamu menggaruk kulit tanpa mencuci tangan terlebih dahulu. Namun, setelah menggaruk kulit, kamu juga harus mencuci tangan kembali agar tidak menularkan bakteri pada bagian kulit lainnya.

7 dari 8 halaman

Rentan Terkena Impetigo

Impetigo merupakan penyakit kulit menular yang biasa terjadi pada anak-anak akibat malas mencuci tangan. Penyakit ini memiliki gejala dengan kulit kemerahan yang kemudian berkembang menjadi lecet kecil. Untuk mencegahnya, para orang tua wajib memberi arahan kepada anak-anaknya agar selalu rajin mencuci tangan.

8 dari 8 halaman

Penyakit Cairan Tubuh

Cairan yang dikeluarkan tubuh mengandung banyak kuman, terutama saat kamu terinfeksi suatu penyakit. Begitu juga dengan tubuh orang lain. Ketika kamu jarang mencuci tangan, maka akan muncul penyakit yang berkaitan dengan cairan tubuh seperti tipus atau penyakit virus Epstein-barr.