Sukses

30 Kata untuk Teman Pengkhianat, Bisa Perbaiki Persahabatan

Liputan6.com, Jakarta Kata untuk teman pengkhianat cocok untuk kamu yang tengah dilanda kecewa karena pengkhianatan. Tidak hanya untuk teman, bahkan sahabat yang berlaku demikian juga bisa kamu beri kata untuk teman pengkhianat ini.

Kekecewaan seringkali sulit untuk diungkapkan, sekalipun dengan teman sendiri misalnya. Teman yang selama ini sudah kita anggap keluarga sendiri. Teman yang sudah lama kita kenali. Teman yang kita percaya lebih dari diri sendiri. Atau bahkan teman yang baru kita kenal kemarin sore. 

Nah kata untuk teman pengkhianat menjadi semakin dalam jika kita mampu mengungkapkannya dengan benar. Sesuaikan dengan situasi dan kondisi yang memungkinkan. Usahakan kata untuk teman pengkhianat ini hanya kamu dan temanmu yang mendengarkan. Karena jika banyak orang saat kamu mengungkap kekecewaan, justru akan semakin merusak pertemanan.

Tujuan dari pengungkapan, kata untuk teman pengkhianat ini bukan hanya untuk membuat teman kita lebih peka. Tetapi agar pertemanan yang kita jalin juga semakin erat dan kekecewaan semacam ini tidak terulang untuk kesekian kalinya.

Berikut kata untuk teman pengkhianat yang sudah Liputan6.com, Rabu (1/4/2020) rangkum dari berbagai sumber.

2 dari 4 halaman

Kata untuk Teman Pengkhianat

1. “Kamu kenapa nggak jujur sama aku? Aku jadi ngrasa dihianatin sama kamu.”

2. “Kalau kamu jujur, pasti aku bakal lebih paham posisi kamu.”

3. “Kamu lebih percaya sama mereka daripada sama aku?”

4. “Aku nggak bakal nglakuin hal aneh sebelum bicara sama kamu. Kenapa kamu malah nglakuin hal sebaliknya?”

5. “Kamu bilang percaya itu perlu dibangun dalam pertemanan. Dan sekarang kamu bohong.”

6. “Ternyata ada banyak hal yang aku nggak tau tentang kamu.”

7. “Pernah nggak aku nuduh kamu macem-macem? Terus kenapa kamu lakuin hal itu di belakangku. Tega banget ya kamu.”

8. “Kalau ada masalah itu bilang sama aku. Walaupun aku nggak bisa ngasih solusi setidaknya aku bisa ngehibur kamu. Aku jadi ngrasa nggak ada artinya jadi temen kamu kalau nggak pernah bisa diandelin gini.”

9. “Aku lebih butuh kamu sekarang daripada pacar kamu. Kamu bisa ketemu pacar kamu besoknya lagi. Sementara aku cuma bisa ketemu kamu hari ini.”

10. “Harusnya kamu jangan jalan sama dia kalau kamu tau dia jahat sama aku.”

3 dari 4 halaman

Kata untuk Teman Pengkhianat

11. “Minggu depan aku wisuda. Bener kamu nggak bisa dateng? Sepenting itu ya jalan sama pacar kamu?”

12. “Kayaknya aku nggak bisa dateng di acara lamaranmu. Aku masih nggak yakin kamu milih mantanku jadi calon suamimu. Dia udah jahat sama aku dan kamu tega.”

13. “Aku udah nyoba belajar dari pengalamanku di masa lalu. Ternyata kamu sama aja sama teman-temanku yang lain.”

14. “Aku nggak nyangka kalau kamu selama ini cuma manfaatin aku. Ternyata kamu cuma mau buktiin sama temen-temen mantan kamu, kalau kamu bisa punya banyak teman setelah ditinggal sama dia.”

15. “Ya ampun kamu lucu banget sih, dateng kalau ada butuhnya doang.”

16. “Aku pikir kamu bakal benci sama orang yang aku benci. Ternyata pertemanan kita belum sejauh itu ya. Nyesel tau nggak temenan sama kamu.”

17. “Aku nggak suka kamu sok cantik di depan pacarnya mantan kamu. Dia temanku, dan aku nggak suka cara kamu nusuk dia dari belakang.”

18. “Aku coba belajar cara kamu nusuk orang dari belakang ya. Hebat banget soalnya. Sampe jijik rasanya punya temen kayak kamu.”

19. “Munafik banget jadi orang. Nggak usah sok akrab di depan kalau di belakang cuma mau jelek-jelekin.”

20. “Kok tugas kita bisa sama persis? Otak kamu udah bego banget apa ya, kok sampe segitunya. Sayang banget duit bapak ibu lo.”

4 dari 4 halaman

Kata untuk Teman Pengkhianat

21. “Dulu waktu lagi susah, lo dateng dan sekarang waktu keadaan udah berubah, lo pergi dan seolah nggak pernah gue bantu? Hebat ya passion lo.”

22. “Lagi berusaha pergi dari orang-orang yang nggak punya hati. Termasuk kamu.”

23. “Kadang emang lebih baik nggak punya temen daripada punya temen tapi cuma bisa jadi benalu.”

24. “Besok lagi kalau kita ketemu di jalan, lebih baik nggak usah saling sapa. Lagi nggak pengen dapet toxic dan ketemu sama orang yang suka nebar toxic.”

25. “Enak banget punya duit banyak kayak lo. Bisa nyari temen banyak dalam waktu singkat. Tapi sayangnya lo nggak sepinter itu ya, bahkan temen-temen lo banyak yang ngomongin kejelekan lo di belakang.”

26. “Banyak yang nggak pinter emang temen-temen kita. Tapi setidaknya mereka berusaha tanya, nggak duplikat tugas kayak kelakuan lo.”

27. “Kadang emang lebih baik di rumah aja daripada nongkrong di luar tapi cuma dimanfaatin duitnya.”

28. “Duit lo banyak, otak lo pinter, tapi nggak ada akhlak.”

29. “Kita nggak usah ngobrol kalau obrolan kita isinya cuma toxic.”

30. “Aku pikir sekarang kamu udah berubah. Tapi ternyata sama aja, masih punya hobi manfaatin temen.”