Sukses

Sembuh dari Covid-19, Pria Ini Donorkan Plasma Darahnya ke Pasien Lain

Liputan6.com, Jakarta Para ahli kesehatan dan ilmuwan dunia terus berupaya menemukan vaksin melawan virus Corona Covid-19. Sementara puluhan ribu pasien Corona Covid-19 di dunia telah berhasil sembuh. Hal tersebut tentunya tak lepas dari peran tim medis yang merawat dan berjuang demi kesembuhan pasiennya.

Selain dapat sembuh berkat penanganan tim medis, pasien positif Corona Covid-19 dapat sembuh juga bergantung dari imun atau daya tahan tubuh pasien itu sendiri.

"Penyakit ini dapat sembuh sendiri selama daya tahan tubuh manusia memadai untuk itu," ujar Wiku di Kantor Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta Timur, Rabu (18/3/2020).

Imun atau daya tahan atubuh yang kuat tentunya mampu melawan virus yang masuk ke dalam tubuhnya. Itu mengapa orang yang mudah terjangkit adalah orang yang sudah berusia lanjut dan orang yang memiliki penyakit berat.

Salah satu pasien yang sembuh dari Corona Covid-19 pun membagikan imunnya lewat plasma darah. Ia adalah pria asal Malaysia yang berhasil sembuh setelah sempat positif Corona Covid-19.

2 dari 4 halaman

Bagikan Plasma Darahnya

Dilansir dari Word of Buzz oleh Liputan6.com, Senin (6/4/2020) hingga kini memang belum ada obat atau vaksin untuk Corona Covid-19. Tim medis masih menggunakan obat dan metode lain untuk merawat pasien yang terjangkit virus asal Wuhan, China itu.

Namun seorang pria yang merupakan pasien Corona Covid-19 berhasil sembuh membagikan plasma darahnya untuk pasien lain. Ia adalah warga Malaysia bernama Reza Huzairi Zainudin berusia 41 tahun. Reza merupakan kasus ke-46 mengatakan bahwa ia merasa sangat bersyukur bahwa dapat menyumbangkan plasma darahnya.

"Allah mengganti kesedihan saya dengan kesenangan dan kebanggaan karena dapat menyumbangkan plasma darah saya kepada pasien terjangkit Covid-19" ucapnya dikutip dari World of Buzz.

3 dari 4 halaman

Tak Semua Bisa Sumbangkan Plasma Darah

Ternyata tidak semua orang dapat menyumbangkan plasma darahnya ke orang lain. Ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi di antaranya tidak memiliki riwayat penyakit kronis, tidak minum obat untuk waktu yang lama dan sehat secara umum.

Sebagai donor plasma pertama, Reza memenuhi persyaratan tersebut. Reza memiliki berat badan 65 kilogram sehingga ia hanya bisa menyumbangkan 500ml plasma darah sekaligus, tetapi jumlah itu dapat digunakan oleh beberapa pasien.

Jadi dia berencana untuk kembali 2 minggu kemudian dan menyumbangkan lebih banyak plasma darahnya jika dokter membutuhkannya. Dokter juga memberi tahu dia bahwa dengan menyuntikkan plasma ke darah seseorang yang memiliki golongan darah sama akan memberikan hasil terbaik.

4 dari 4 halaman

Sumbang Plasma Darah Menurut Peneliti

Menurut Harvard, meode ini digunakan untuk mengobati penyakit seperti polio dan SARS. Plasma yang mengandung antibodi dari pasien yang pulih diberikan melalui transfusi kepada pasien yang menderita penyakit tertentu.

Antibodi si pendonor membantu pasien lain melawan penyakit. Mungkin mampu memperpendek atau mengurangi keparahan penyakit yang diderita.