Sukses

8 Makanan Khas Bone Sulawesi Selatan yang Wajib Dicicipi

Liputan6.com, Jakarta Makanan khas Bone memiliki berbagai macam jenis pilihan makanan yang unik dan menggugah selera. Jika Anda berkunjung ke daerah ini, tidak ada salahnya untuk mencicipi berbagai macam makanan khas Bone yang lezat.

Bone merupakan salah satu kabupaten di provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di kota Watampone. Bone merupakan tempat kelahiran mantan Wakil Presiden RI yaitu Jusuf Kalla. Jika Anda sedang di kota Makassar dan ingin menuju ke Bone, Anda dapat menempuh jalan darat selama 3-4 jam.

Dari segi makanan mungkin Anda akan menjumpai beberapa makanan khas Bone yang mirip dengan makanan yang Anda temui di kota-kota daerah Sulawesi Selatan. Karena budaya bugis masih sangat kental dan memang memiliki kesamaan pada beberapa makanan khasnya.

Makanan khas Bone memiliki banyak paduan rempah-rempah. Karena daerah ini merupakan salah satu tempat dimana rempah-rempah dapat tumbuh sangat subur. Oleh karena itu, jika Anda merasakan makanan khas Bone, maka Anda akan merasakan banyaknya campuran rempah-rempah yang memiliki cita rasa unik pada makanan khas Bone yang tentunya mampu memanjakan lidah.

Sebagai penambah wawasan tentang keragaman kuliner khas Nusantara, terutama makanan khas Bone. Dibawah ini Liputan6.com telah merangkum berbagai macam makanan khas Bone yang dapat Anda cicipi saat sedang berkunjung ke kota tersebut.

2 dari 3 halaman

Makanan khas Bone yang mengenyangkan

1. Nasu Likku

Makanan khas Bone yang pertama yaitu Nasu Likku. Ya, Nasu bukan Nasi. Makanan khas Bone ini terkenal sebagai makanan yang wajib dinikmati saat berkunjung ke Bone. Nasu Likku merupakan lauk dimana daging ayam kampung dibalut dengan rempah-rempah kuat berupa ketumbar, merica, dan lengkuas yang telah dirajang. Daging ayam kampung tersebut dicampur, lalu diaduk dimasak selama beberapa jam. Tujuannya agar kandungan air yang digunakan memasak tersebut mengering dan rempah yang digunakan melumuri ayam kampung tersebut telah meresap sempurna hingga ke lapisan terdalam dari daging ayam.

Ayam kampung sengaja digunakan dalam membuat Nasu Likku , karena ayam kampung akan lebih gurih jika dimasak lama dan tekstur dari daging ayam kampung tidak mudah hancur. Biasanya masakan khas Bone yang memiliki aroma lengkuas mendominasi ini dapat ditemukan di rumah-rumah warga pada saat lebaran, baik Idul Adha maupun Idul Fitri. Nasu Likku ini akan sangat nikmat dimakan dengan nasi putih, lontong, sokko tumbuk, atau burasa.

2. Poppo

Masakan khas Bone ini, yaitu Poppo, sebenarnya jika dilihat sekilas seluruh masyarakat di Indonesia tentu sudah sangat kenal, karena makanan ini sangat mirip dengan opor ayam. Tapi yang membedakan opor ayam biasa dengan olahan Poppo khas Bone yaitu campuran dari rempah yang diolah secara tradisional. Berbagai jenis dari rempah tersebut, menambah sedap rasa Poppo, dan menjadikan daging ayam pada Poppo terasa sangat gurih, terutama jika Anda menikmati kuah dari Poppo ini, kuahnya sangat lezat.

Bahan utama dari Poppo tentu saja daging ayam. Lalu sebagai bahan yang memberi aroma yang dapat mengundang selera makan, Poppo khas Bone diberi paduan daun salam dan sereh. Tidak lupa, campuran dari biji pala juga menjadikan Poppo lebih nikmat saat disantap.

3. Lawa Bale

Makanan khas Bone ini dapat mungkin terlihat seperti sushi atau shashimi. Memang, makanan khas Bone terdbuat dari bahan ikan mentah. Tapi ikan yang digunakan haruslah ikan segar. Mungkin Anda berpikir jika baunya akan amis. Namun ternyata tidak, karena daging ikan yang masih segar tersebut akan direndam pada air asam cuka selama 15-30 menit, dan proses ini yang dapat mengurangi bau amisnya.

Dari segi jenis ikan, berbagai jenis ikan dapat digunakan tergantung dari selera. Bumbu utamanya yaitu kelapa parut. Biasanya warga Bone menggunakan dua jenis kelapa, yaitu kelapa parut yang dibakar atau kelapa parut yang disangrai. Lalu terdapat  mangga muda yang diserut dan perasan dari jeruk nipis yang dapat menambah nikmat makanan khas Bone ini.

4. Sop Konro

Sup Konro memang dikenal sebagai makanan yang berasal dari makassar. Namun saat Anda ke Bone, Anda juga dapat menjumpai makanan ini. Karena, sebenarnya makanan ini merupakan makanan khas Bugis, salah satunya Bugis di Bone. Makanan berupa sup iga sapi khas Indonesia yang berasal dari tradisi Bugis ini, biasanya dibuat dengan bahan iga sapi atau daging sapi. Kuahnya berwarna cokelat kehitaman dan biasa dimakan dengan ketupat.

3 dari 3 halaman

Makanan khas Bone sebagai camilan

1. Beppa Ogi (Kue Bugis)

Makanan khas bone ini merupakan macam-macam kue khas Bugis Bone. Rasa dari kue-kue ini cenderung manis. Jenis dari Kue Bugis (Beppa Ogi) ini seperti Katrisala, Beppa Golla Cella, Beppa Pute, dan Putu Pesse.

Dari berbagai macam Beppa Ogi tersebut, yang terasa paling memanjakan lidah yaitu Katrisala. Kue Katrisala dibuat dari bahan dasar beras ketan hitam, gula merah, dan telur. Lalu adonan Katrisala dicetak dengan cetakan khusus berbentuk bundar. Kue katrisala ini terdiri dari dua lapisan. Lapisan bawah terdapat beras ketan hitam, sementara pada bagian lapisan atas terdapat campuran gula merah dan telur.

2. Buras

Masih dari makanan khas Bone yang bercampur dengan kebudayaan dari Bugis, makanan ini bernama Buras. Buras sekilas terlihat mirip dengan lontong. Bahannya terbuat dari beras, namun bentuknya memang sedikit berbeda. Tekstur dari Buras lebih halus. Lalu Buras dibalut dengan daun pisang muda. Setelah itu agar semakin nikmat, Buras disajikan dengan campuran bumbu kelapa kering, gula, garam dan cabai. Sesungguhnya, Buras banyak sekali dijual di pasaran. Tetapi, biasanya makanan ini disajikan di saat acara tertentu, seperti acara syukuran, pernikahan dan saat sedang dalam masa lebaran.

3. Kue Baruasa

Kue ini terbuat dari olahan berbahan dasar tepung beras yang dipadukan dengan kelapa parut yang telah disangrai. Bentuk dari makanan ini yaitu bulat, dan makanan ini juga termasuk dalam jajaran kue kering khas Bone. Kua Baruasa memiliki dua varian rasa. Ada varian yang menggunakan gula merah, dan yang hanya menggunakan gula pasir. Kue ini biasanya dinikmati sebagai pendamping teh atau kopi. Kue ini sering dijadikan suguhan warga Bone pada perayaan hari keagamaan dan pesta pada pesta pernikahan.

4. Bolu Cukke

Kue tradisional ini merupakan kue khas bugis. Bentuk dari kue ini mungil, dan terlihat padat. Sebenarnya kue ini berasal dari daerah yang bernama Soppeng. Salah satu daerah di Sulawesi selatan yang masih serumpun dengan Bone dari segi budaya. Bahan dasar kue ini yaitu tepung beras dan gula merah. Lalu kue ini diberi gula putih pada bagian atasnya. Sehingga menciptakan rasa manis saat menyantap kue ini.

Biasanya para wisatawan membeli kue ini untuk dijadikan sebagai oleh-oleh. Harga dari kue ini juga cukup murah dan untuk membawanya juga tidak begitu sulit. Bolu Cukke, karena memiliki rasa yang manis, menjadi salah satu makanan yang sangat cocok jika dipadukan dengan teh hangat atau kopi.

Nah, tidak ada salahnya Anda menyiapkan rencana untuk menuju ke Bone, tentunya jangan lupa untuk mampir mencicipi makanan khas Bone ya.