Sukses

6 Cara Memasak Kerang yang Benar Agar Tidak Amis dan Bau Lumpur

Liputan6.com, Jakarta Cara memasak kerang yang benar hendaknya diperhatikan sungguh-sungguh. Mengapa demikian? Sebab jika keliru, kenikmatan makan kerang dapat terganggu dengan aroma amis serta masih terasanya aroma lumpur yang menempel di daging kerang. Bahkan yang paling parah, lumpur tersebut masih mengendap di dalam kerang. 

Ketika tidak melakukan cara memasak kerang yang benar risiko kesehatan juga menjadi taruhannya. Hal ini karena kotoran yang memang masih terdapat di dalam kerang belum sepenuhnya hilang. Padahal, habitat hidup dari kerang ini biasanya terdapat di dasar perairan yang sarat akan kandungan lumpur dan berbagai kotoran yang telah mengendap di dasar.

Anda bisa melihat dari bentuk fisik kerang saat akan memakannya. Ketika cara memasak kerang yang benar telah dipraktikkan, maka cangkang dari kerang sudah terbuka dan mudah untuk dimakan. Jika belum terbuka dengan baik, maka hati-hati, sebab lumpur dan berbagai kotoran tandanya masih ada di dalam kerang tersebut.

Selain itu, jika masak hanya asal-asalan bisanya bau masakan kerang ini akan amis dan dagingnya alot. Sebenarnya untuk mempraktikkan cara memasak kerang yang benar tidak sulit. Bahkan dapat dikatakan sangat mudah dan hanya perlu kesabaran sedikit. Tidak ada bahan khusus yang harus digunakan pada cara memasak kerang yang benar, cukup bumbu dapur dan bahan lain seperti jeruk nipis.

Jika Anda pecinta makanan laut seperti kerang, wajib pastinya untuk mencoba membuat olahan dari kerang ini sendiri di rumah. Agar memudahkan Anda mendapat hasil masakan yang lebih maksimal, di bawah ini Liputan6.com telah merangkum cara memasak kerang yang benar dan tentunya sangat mudah untuk dipraktikkan, Kamis (25/6/2020).

2 dari 7 halaman

1. Pilih Kerang yang Masih Segar

Cara memasak kerang yang benar dimulai dari awal sebelum Anda memulai proses masak tersebut, yaitu pemilihan bahan dasar berupa kerang. Sebelum memasak kerang, Anda harus memastikan jika kerang yang akan dibeli merupakan kerang yang segar. Sebab, kerang segar akan menjadi kunci utama agar masakan kerang Anda menjadi tidak amis dan bau lumpur.

Lalu bagaimana ciri kerang yang segar? Secara umum, kerang yang masih sangat segar memiliki ciri seperti, tidak berbau, tidak berlendir, serta cangkangnya masih tertutup rapat atau tidak ada celah terbuka. Dan apabila Anda ingin membeli jenis kerang yang sudah dikupas, sebisa mungkin pilih yang masih segar baik dari baud an teksturnya, serta memiliki warna yang masih alami.

3 dari 7 halaman

2. Cuci di Bawah Air Mengalir

Langkah selanjutnya setelah Anda mendapatkan kerang yang segar adalah mencuci kerang tersebut dengan air mengalir lalu digosok dengan bagian kasar dari spon cuci piring. Mengapa demikian? Sebab meskipun Anda membeli kerang tersebut di supermarket, bukan berarti kerang tersebut dapat dijamin kebersihannya. Alangkah lebih baik jika Anda membersihkan ulan kerang tersebut di rumah. Mencuci kerang dengan air mengalir adalah langkah pertama yang wajib dilakukan.

Lalu mengapa digosok dengan spons? Sebab jika Anda perhatikan, biasanya akan terdapat kotoran-kotoran yang biasanya masih menempel di kerang. Untuk membersihkan kotoran tersebut sangat diperlukan bantuan dari spons terutama bagian yang kasar.

4 dari 7 halaman

3. Rendam dengan Perasan Air Jeruk Nipis

Cara memasak kerang yang benar ini hampir sama metodenya ketika memasak ikan. Kemampuan jeruk nipis atau lemon dalam menghilangkan bau amis memang tidak perlu diragukan lagi. Hal tersebut juga berlaku ketika memasak kerang, Anda bisa menghilangkan bau amis dan bau lumpur yang menempel pada kerang dengan memanfaatkan perasan air jeruk nipis atau lemon.

Untuk mendapatkan hasil yang optimal, ada baiknya Anda merendam seluruh kerang tersebut hingga benar-benar semua bagian kerang terkena air jeruk, lalu tutup rapat serta diamkan dahulu selama kurang lebih 30 menit. Setelah selesai direndam jangan lupa untuk mencuci dan membilas kerang hingga bersih.

5 dari 7 halaman

4. Beri Tambahan Rempah

Meski sudah direndam dengan air jeruk hingga 30 menit, namun potensi munculnya bau amis pada kerang tetaplah masih ada. Oleh karena itu, proses selanjutnya dilakukan ketika proses memasak, yaitu memberi tambahan bumbu rempah pada masakan kerang. Rempah-rempah seperti jahe, merica, ketumbar, dan lain sebagainya, dapat membantu dalam mengurangi atau bahkan menghilangkan seluruh aroma amis dan bau lumpur pada kerang.

6 dari 7 halaman

5. Masak dengan Api Kecil

Mungkin Anda cukup heran, mengapa harus dimasak dengan api kecil? Sebabnya, ketika menggunakan api besar, masakan memang akan cepat matang namun jika terlalu lama justru akan gosong. Mungkin itu berlaku bagi jenis bahan masakan seperti nasi goreng, yang tidak membutuhkan waktu lama untuk memasaknya.

Namun, ketika cara memasak dengan api besar tersebut dipraktikkan pada kerang, justru akan membuat kerang tidak enak untuk disantap. Mengapa? Sebab api besar yang digunakan meski sangat panas, namun kulit kerang masih mampu menahannya hingga beberapa saat. Jika Anda menggunakan api kecil, maka secara perlahan panas dari api tersebut dapat masuk ke dalam bagian kerang, dan hal ini yang akan membuat bagian dalam kerang matang sempurna.

7 dari 7 halaman

6. Pastikan Panci Tertutup Rapat

Cara memasak kerang yang benar tahap terakhir ini adalah dengan menutup panci dengan rapat. Tujuannya agar uap yang ada di dalam panci tidak keluar dan mengganggu proses masak dari kerang tersebut. Proses ini juga akan membuat rempah dan bumbu lainnya semakin meresap ke dalam kerang. Maka dari itu jangan membuka tutup panci jika bumbu belum benar-benar meresap.

Cukup mudah bukan cara memasak kerang yang benar tersebut? Selamat mencoba ya, dan semoga berhasil!