Sukses

10 Cara Membuat Boneka Tangan dari Kaus Kaki, Mudah Dipraktikkan

Liputan6.com, Jakarta Boneka tangan ini cocok digunakan untuk mainan anak dengan sisipan edukasi. Ketika sedang mendongengkan cerita pada anak, boneka tangan dari kaus kaki ini bisa dijadikan sebagai peraganya. Bahkan, cara membuat boneka tangan dari kaus kaki juga cukup mudah dipraktikkan loh.

Alih-alih membelinya, cobalah untuk membuatnya sendiri. Cara membuat boneka tangan dari kaus kaki juga akan membantu melatih kemampuan motorik anak. Mulai bebaskan anak dengan banyak membuat mainannya sendiri di rumah, hal ini akan membuatnya lebih bertanggungjawab. Selain bertanggungjawab, anak juga akan lebih paham cara menghargai mainan yang dimilikinya.

Cara membuat boneka tangan dari kaus kaki tidak hanya bisa dimanfaatkan untuk membuat mainan anak sendiri. Cara ini bisa diterapkan juga sebagai ladang bisnis. Semakin mahir menerapkan teknik-teknik dasar pembuatannya, maka akan semakin mahir dan bisa berwirausaha membuat boneka.

Berikut Liputan6.com ulas cara membuat boneka tangan dari kaus kaki dari berbagai sumber, Senin (29/6/2020).

2 dari 6 halaman

Cara Membuat Boneka Tangan dari Kaus Kaki

Pertama

Pilihlah kaus kaki bersih yang panjang, terutama sepanjang siku. Hindari juga kaus kaki yang terlalu tipis dan sudah berlubang. Jika akan dipotong, jangan pilih bahan yang akan berserabut. Bahan yang berserabut akan membuat benang mudah lepas. Jangan lupa untuk tetap menyesuaikan karakter dengan corak kaus kaki yang dipilih.

Sebelum mempraktikkan cara membuat boneka tangan dari kaus kaki, pilihlah perekat yang sesuai. Pembuatan boneka tangan ini bisa menggunakan lem pistol atau glue gun. Bisa juga dengan menjahitnya. Bagian yang bisa dijahit adalah bawah, ujung, dan masih banyak lagi.

Kedua

Pilih kaus kaki sesuai karakter dan bayangkan boneka yang akan dibuat. Pilih kaus kaki dengan menyesuaikan warna. Warna akan membantu menegaskan karakter yang diinginkan. Bisa juga dengan menggunakan warna cerah agar mudah untuk digambar. Jangan pilih warna kaus kaki yang hitam karena akan sulit dijadikan media gambar. Jika sulit digambar, maka untuk menempel bagian wajah boneka juga akan sulit dilakukan.

3 dari 6 halaman

Cara Membuat Boneka Tangan dari Kaus Kaki

Ketiga

Pilihlah bagian kaus kaki yang akan digunakan untuk bagian wajah. Triknya adalah dengan mulai menyelipkan kaus kaki ke tangan. Gunakan ibu jari untuk membuat rahang. Gunakan jari-jari yang lain untuk membuat wajah dan rahang atas. Cara kedua ini akan sangat membantu penempatan bagian-bagian wajah boneka.

Keempat

Setelah membuat wajah, rahang atas, dan rahang bawah kini saatnya membuat bagian-bagian wajah. Salah satunya adalah bagian mata. Mata boneka bisa dibuat dengan benda-benda yang ada di sekitar kita. Jika pembuatan mata harus melepas kaus kaki dari tangan, beri tanda bagian mata dengan bolpoin atau pensil.

Tips membuat mata:

- Gunakan mata boneka biasanya. Mata ini bisa ditemukan di toko kerajinan tangan dan toko-toko besar.

- Gambar mata boneka pada selembar kertas konstruksi.

- Gunakan bahan flanel bentuk bulat yang ditumpuk. Bagian ini bisa untuk bagian putih mata, warna mata, dan pupil mata.

- Gunakan manik-manik yang tersedia di toko kerajinan tangan.

 

4 dari 6 halaman

Cara Membuat Boneka Tangan dari Kaus Kaki

Kelima

Jika sudah, saatnya menempelkan mata. Cara menempelkannya bisa dengan dijahit atau dilem. Namun, hasil terbaiknya bisa menggunakan lem panas tembak.

Tips menempel mata:

- Jika menggunakan manik-manik dan kain flanel lebih baik jahit bagian matanya.

- Jika menggunakan lem tembak panas, lebih baik lepas kaus kaki dari tangan saat menempekan.

Keenam

Setelah mata, lalu buatlah mulut untuk boneka. Pembuatan mulut bisa mengandalkan krayon atau spidol kain. Cara ini sangat sederhana karena hanya menggambarnya. Mulai masukkan tangan dalam kaus kaki dan tentukan tempat mulut boneka dengan melebarkan kaus kaki.

Gambarlah bagian mulut/bibir di antara jari-jari yang direnggangkan dan membentuknya. Jika ingin membuatnya dengan gigi, gunakan manik-manik atau menggambarnya lebih jelas.

5 dari 6 halaman

Cara Membuat Boneka Tangan dari Kaus Kaki

Ketujuh

Boneka kaus kaki ini bisa mengandalkan tali senar untuk membuat bagian rambutnya. Bisa juga dengan mengandalkan potongan kain flanel. Potongan kain flanel biasanya akan diandalkan untuk membuat model rambut yang tegak berdiri atau spike.

Mulai potong bahan untuk rambut boneka sesuai ukurannya. Jangan terlalu panjang dan jangan terlalu pendek. Lebih baik tempelkan pada bagian atas kaus kaki setelah menentukan garis rambut. Lalu mulai potong rambut dan tempelkan dengan dijahit atau gunakan lem tembak.

Selain rambut, telinga juga bisa dibuat dengan potongan kain flanel. Pembuatan telinga hanya perlu memotong sesuai bentuk telinga kemudian menempelnya dengan menjahit disamping bagian pipinya.

Kedelapan

Lidah boneka dari kaus kaki bisa bentuk oval kecil dengan warna berbeda. Triknya adalah dengan menggambarkan lidah, atau menggunakan bentuk lidah. sebenarnya yang menggantung.

Hidung boneka bisa dibuat dengan kain flanel. Potong kain berbentuk segitiga kecil atau lingkaran menyerupai hidung. Bagian hidung ini biasanya akan dijahit/dilem tepat di atas mulut. Sedangkan untuk bagian kumisnya tepat di bawah hidung dengan mengandalkan tali.

6 dari 6 halaman

Cara Membuat Boneka Tangan dari Kaus Kaki

Kesembilan

Tangan boneka dari kain flanel bisa dibuat dengan menggulungkan pipe-cleaner di dalamnya. Bahan ini membuat boneka mudah digerakkan dan berpose. Triknya adalah dengan mengelem gulungan hingga tertutup dan pastikan salah satu ujungnya melekat pada boneka.

Pembuatan jarinya bisa mengandalkan ujung dua potongan gulungan kain flanel. Dua potongan biasanya untuk membuat tiga jari. Dua potongan dibuat dengan ujung gulungan agar bisa melebar keluar dan menyerupai tangan. Potong juga secara melingkar bagian tepinya agar membentuk jari.

Kesepuluh

Jika sudah jadi secara keseluruhan, mulai hiasi boneka. Tambahlah hiasan atau pernak-pernik sesuai dengan keinginan. Misalnya saja bisa dengan menambah antena dengan kawat bulu dan pompon. Kemudian menambah telinga dengan anting-anting. Memberi tambahan kacamata atau topi dengan kain flanel dan masih banyak lagi.