Sukses

5 Penyebab Air Kencing Berbusa yang Sering Disepelekan, Bisa Tandakan Penyakit

Liputan6.com, Jakarta Penyebab air kencing berbusa bisa beragam tergantung pada kondisi tubuh. Walaupun bisa menjadi tanda adanya kondisi penyakit, masalah ini juga bisa terjadi karena kondisi yang normal. Jadi, siapa saja bisa mengalami kencing berbusa ini.

Air seni atau urine merupakan salah satu metode tubuh untuk membuang sisa proses metabolisme yang dilakukan oleh organ ginjal. Ginjal berperan sebagai penyaring darah, dan hasil penyaringan yang berisi zat-zat tidak berguna bagi tubuh akan dikeluarkan melalui urine. Urine mengandung air, asam urat, urea, garam inorganik, amonia, dan bagian pigmen darah yang telah mengalami kerusakan.

Tampilan normal air kencing dari tubuh yang sehat dan bebas penyakit adalah tampak bening, jernih, dan berwarna kuning terang. Namun, saat air kencing berbusa dan disertai gejala-gejala seperti pembengkakan tubuh, jumlah urine berkurang, dan gejala lainnya kamu perlu waspada.

Penyebab air kencing berbusa perlu kamu kenali dengan benar. Normalnya, urine memang tidak disertai busa. Namun, saat urine berbusa sering terjadi, kamu perlu mengenali kondisi tubuh agar mengetahui penyebabnya. Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Senin (29/6/2020) tentang penyebab air kencing berbusa.

2 dari 6 halaman

Kandung Kemih Terlalu Penuh

Penyebab air kencing berbusa yang pertama tidak berkaitan dengan penyakit, yaitu karena kandung kemih terlalu penuh. Saat kandung kemih terlalu penuh, misalnya akibat menahan kencing, urine yang keluar akan lebih deras sehingga menyebabkan terbentuknya gelembung atau buih di toilet.

Buang air kecil dalam kecepatan yang cukup tinggi dapat menyebabkan air seni berbusa. Terkadang, sejumlah busa berkembang bergantung dengan kecepatan kamu mengeluarkan urine tersebut.

Pengosongan kandung kemih yang terjadi secara cepat, dan aliran urine yang membentur toilet secara cepat menghasilkan urine yang berbusa. Jadi, jika penyebab air kencing berbusa yang kamu alami adalah karena kandung kemih terlalu penuh, sebaiknya kamu tidak menahan keinginan untuk buang air kecil.

3 dari 6 halaman

Dehidrasi

Penyebab air kencing berbusa selanjutnya adalah karena kurang minum atau dehidrasi. Saat tubuh kekurangan cairan, maka urine yang terbentuk juga akan lebih pekat dan terkonsentrasi. Air kencing yang lebih terkonsentrasi ini cenderung untuk membentuk busa.

Oleh karena itu, penuhi kebutuhan cairan tubuh setiap harinya dengan mengonsumsi 7-8 gelas air per hari untuk menghindari kondisi dehidrasi dan urine berbusa akibat kekurangan cairan.

4 dari 6 halaman

Ejakulasi Retrograde

Penyebab air kencing berbusa selanjutnya ejakulasi retrogade atau kondisi yang terjadi pada pria ketika air mani masuk ke dalam kandung kemih, bukannya dikeluarkan melalui penis ketika ejakulasi. Saat terjadinya ejakulasi retrograde ini, air mani dalam jumlah yang cukup banyak akan masuk ke saluran kencing. Hal ini dapat terjadi karena melemahnya otot area saluran ejakulasi.

Apabila terjadi kondisi seperti ini, biasanya urine yang terbentuk akan menimbulkan busa. Oleh karena itu, kamu perlu berkonsultasi dengan dokter jika mengalami kondisi ini. Sebenarnya, jika hanya sedikit air mani yang masih tertinggal dalam saluran kencing (uretra) pria saat ejakulasi, maka air mani ini umumnya tidak berujung pada terjadinya urine berbusa.

5 dari 6 halaman

Infeksi Saluran Kemih

Infeksi pada saluran kemih yang disebabkan oleh bakteri juga dapat menjadi penyebab air kencing berbusa. Biasanya gejala ini juga disertai kondisi buang air kecil yang terasa nyeri, anyang-anyangan, urine kemerahan, urine terasa tidak tuntas, dan gejala-gejala lain.

Apabila kondisi ini terjadi, kamu juga membutuhkan konsultasi dengan dokter agar diberikan pengobatan. Selain itu, kamu juga sangat disarankan untuk mengonsumsi banyak cairan.

6 dari 6 halaman

Terdapat Protein dalam Urine

Penyebab air kencing berbusa selanjutnya adalah terdapatnya protein dalam urine. Saat terjadi urine berbusa secara terus menerus, walaupun kamu tidak menahan buang air kecil atau telah mengonsumsi cairan yang cukup, dan busa tampak begitu signifikan, maka kemungkinan besar telah terdapat kandungan protein pada urine tersebut.

Bila jumlah protein pada urine tersebut terlalu besar, maka telah terjadi kondisi abnormal yang disebut proteinuria. Kondisi yang dapat menyebabkan terjadinya proteinuria dan terjadinya urine berbusa yang sangat signifikan adalah karena adanya gangguan pada ginjal, baik itu kerusakan maupun infeksi pada ginjal tersebut.

Penyebab tersering proteinuria berat adalah kondisi gagal ginjal. Gagal ginjal merupakan kondisi terminal penyakit ginjal yang salah satunya dapat disebabkan oleh penyakit hipertensi dan diabetes yang tidak terkontrol. Untuk memastikan apakah kondisi proteinuria tersebut benar-benar terjadi, Anda dapat melakukan pemeriksaan urine (urinealisis).

Itulah beberapa penyebab air kencing berbusa yang perlu kamu kenali. Jangan disepelekan, karena bisa jadi hal itu adalah tanda kamu sedang mengalami penyakit atau kondisi lainnya.