Sukses

Cara Memasang Tangki Air di Rumah, Perhatikan Langkahnya

Liputan6.com, Jakarta Tangki air adalah salah satu kebutuhan yang harus dimiliki pada setiap rumah. Selain berguna sebagai tempat penampungan air bersih, tangki juga bisa diandalkan untuk menghemat pengeluaran listrik. Beberapa rumah mungkin sudah menggunakannya untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Namun, sebagian lagi mungkin belum menerapkannya. Hal ini membuat cara memasang tangki air di rumah penting untuk diketahui.

Tangki air biasanya akan ditempatkan di atas rumah. Penempatan tangki air di atas ini bukan tanpa alasan, tetapi ditujukan untuk memanfaatkan gaya gravitasi. Maksudnya adalah agar air bisa lebih lancar dan cepat mengucur dari atap. Sebelum mengetahui cara memasang tangki air di rumah, ada hal-hal yang harus diperhatikan.

Tidak perlu khawatir juga dengan merk tangki air yang akan digunakan. Sebab, cara memasang tangki air di rumah bisa diterapkan pada semua merk tangki air. Persiapan yang perlu dilakukan juga sama saja. Seperti alas, pondasi, posisi ketinggian, pipa ventilasi, dan water kontrol yang perlu diterapkan.

Berikut ini Liputan6.com ulas cara memasang tangki air di rumah dari berbagai sumber, Selasa (30/6/2020).

2 dari 5 halaman

Pondasi Tangki Air dan Lebar Pondasi Tangki Air

Pondasi Tangki Air

Pondasi atau alas tangki air harus diperhatikan dengan benar. Pemilihan alas yang tepat adalah pada bidang yang datar. Cara memasang tangki air di rumah dilakukan pada bidang miring akan membuat tangki air tidak kuat menopang lebih banyak beban. Tangki air juga akan berisiko jatuh dari atas dan sangat membahayakan.

Cobalah untuk membuat pondasi dari beton atau papan yang kuat. Alas dengan pondasi beton/papan lebih efektif untuk perhitungan jangka panjang. Jika menggunakan kerikil atau bata dikhawatirkan akan membuatnya bocor. Sebelum meletakkan tangki air, sapu sampai bersih bagian alasnya karena tangki akan memiliki beban yang sangat berat.

Lebar Pondasi Tangki Air

Perhatikan lebar pondasi yang akan digunakan untuk meletakkan tangki air. Lebih luas pondasi alas yang dibuat, akan membuat tangki air lebih aman. Pilihlah tempat tangki air di lokasi sekitar rumah yang luas. Lebih baik lagi jika lokasi pondasi sudah dipersiapkan sebelum waktu pembuatan rumah, karena bisa lebih maksimal.

Lebar yang dibutuhkan untuk alas atau pondasi tangki air paling tidak 30 cm. Semakin lebar, maka pencegahan tangki air yang akan jatuh lebih bisa diminimalisir. Apalagi jika tangki air ingin ditempatkan di atas rumah atau lokasi yang tinggi.

3 dari 5 halaman

Kekuatan Pondasi Tangki Air dan Ketinggian Posisi Tangki Air

Kekuatan Pondasi Tangki Air

Selain lebar alas atau pondasi, perhatikan juga kekuatannya. Hal ini sangat memengaruhi cara memasang tangki air di rumah yang lebih aman. Tangki pada umumnya akan digunakan untuk mengisi air. Air merupakan benda cair yang memiliki beban.

Jika dihitung, semakin banyaknya air dalam tangki air, maka akan semakin besar pondasi tangki air menerima beban.  Pada setiap 1000 liter air setidaknya memiliki beban seberat 1 ton.

Beban ini bukanlah beban yang ringan jika ditempatkan di atas rumah. Jadi, sangat penting untuk mempertimbangkan kekuatan pondasi untuk tangki air.

Ketinggian Posisi Tangki Air

Ketinggian lokasi penempatan tangki air juga harus diperhitungkan. Cara memasang tangki air di rumah yang memperhatikan ketinggian tentu akan lebih aman. Ketinggian posisi tangki akan memperngaruhi besar kecilnya semburan air yang dari tangki. Semakin tinggi tangki air, maka akan semakin besar semburan dari tangki air.

- Ketinggian 2-4 meter

Pada ketinggian 2-4 meter, tekanan dan semburan air yang dihasilkan dari tangki air akan lebih rendah. Ketinggian ini sangat cocok digunakan pada rumah yang sangat meminimalisir penggunaan air. Ketinggian ini juga bisa membantu menghemat pengeluaran listrik. Hanya saja, air yang keluar pasti akan lebih lambat karena gravitasinya sangat kecil.

- Ketinggian 4-6 meter

Pada ketinggian 4-6 meter, tekanan dan semburan air yang dihasilkan termasuk sedang. Biasanya semburan air yang dihasilkan dari tangki air dapat mencapai sejauh 5-6 meter. Tangki air pada ketinggian ini, semburan airnya bisa digunakan untuk mencuci kendarakan sendiri di rumah. Airnya juga akan lebih banyak mengalir daripada ketinggian 2-4 meter saja.

- Ketinggian di atas 7 meter

Pada ketinggian diatas 7 meter, tangki air akan memiliki tekanan dan semburan sangat tinggi. Air yang dikeluarkan dari kran juga semakin banyak. Biasanya tangki pada ketinggian ini sangat dianjurkan bagi pemilik rumah yang beternak ikan di rumah.

Peternak ikan pasti akan membutuhkan air lebih banyak dari biasanya. Sebaliknya, ketinggian ini tidak dianjurkan bagi pengguna biasa. Hal ini disebabkan karena airnya akan lebih boros dan membuat tagihan listrik justru membengkak.

4 dari 5 halaman

Pipa Ventilasi dan Water Kontrol

Pipa Ventilasi

Cara memasang tangki air di rumah yang bagus adalah yang disertai dengan pipa ventilasi. Pipa ventilasi ini akan sangat berguna mengatur sirkulasi udara tangki air. Selain ditujukan untuk mengurangi tekanan udara, pemasangan pipa ventilasi udara digunakan untuk mengatur keluar masuknya udara.

Water Kontrol

Terakhir adalah pemasangan water level kontrol. Water level kontrol inilah yang selama ini dapat membantu menghemat pengeluaran listrik. Water kontrol ini biasanya disebut dengan pelampung. Namun, beberapa pemasangan sebenarnya bisa memilih menggunakannya atau tidak.

Penggunaan pelampung akan mempermudah kerja dari tangki air, karena segala kerja tangki air akan berjalan otomatis. Mulai dari pengisian ataupun pengeluaran air dari tangki melalui pompa air. Sebaliknya, jika tidak menggunakan pelampung, segala kerja tangki air harus dilakukan secara manual.

5 dari 5 halaman

Langkah dan Tips Pemasangan Tangki Air

Langkah Memasang Tangki Air di Rumah

1. Letakkan tangki air pada pondasi yang sudah dipersiapkan di atas rumah.

2. Jangan lupa untuk melakukan pengecekan terlebih dahulu pada waterpass. Hal ini ditujukan untuk mengetahui kemiringan tangki air. Jangan sampai tangki air berada pada posisi yang miring ketika di ketinggian.

4. Jika sudah selesai, pasang ring pengaman dan pastikan ring sudah terpasang dengan benar.

5. Jika memilih menggunakan water level kontrol/pelampung, mulai pasang sebagai langkah akhirnya.

Tips Memasang Pompa pada Tangki Air di Rumah

1. Gunakan pompa air sesuai dengan kebutuhan.

2. Letakkan pompa air pada posisi yang mudah diperksa. Tujuannya adalah agar mempermudah perawatannya.

3. Posisikan pompa air lebih dekat dengan sumber air. Hal ini sama dengan memperpendek jarak pipa hisap.

4. Pemasangan pompa air tidak boleh terlalu dekat dengan tangki air.

5. Gunakan koneksi fleksibel untuk melindungi dinding tangki dari getaran pompa.

6. Pastikan bahwa pompa air sudah diikat kuat pada dudukan. Hal ini untuk menghindari pergerakan dan getaran pompa saat sedang bekerja.

7. Kurangi jumlah lekukan pada sambungan pipa. Hal ini ditujukan untuk mencegah kebocoran pada instalasi pipa air dan meminimalkan hambatan tenaga.

8. Pasang Saringan Pasir untuk sumber air yang mudah terhisap kotoran.