Sukses

Terungkap! Ini Alasan Hanya Nyamuk Betina yang Gigit Manusia

Liputan6.com, Jakarta Sadar nggak sih, kalau nyamuk menghampiri bukan hanya ketika musim hujan saja? Ya, nyamuk biasanya mengintai lingkungan rumah kita karena ada faktor lain. 

Mulai dari kebiasaan menyimpan barang menggunakan plastik hitam, menyimpan banyak barang di kolong meja yang minim cahaya, hingga kurangnya memperhatikan kebersihan tempat penampungan air. 

Nah dari banyaknya nyamuk yang bersarang di area lingkungan rumah, ternyata ada yang menyelinap masuk ke dalam kamar dan menggigit kita, hingga menyebabkan gatal. 

Nyamuk yang biasa menggigit manusia sebenarnya adalah jenis nyamuk betina. Lho kok nggak nyamuk jantan? Ada alasannya. Dikutip laman Cottage Life, nyamuk betina sebenarnya menggigit mamalia karena mereka membutuhkan protein, untuk proses reproduksi alias menghasilkan telur. 

Ya, kandungan protein asam amino yang dibutuhkan nyamuk betina sebenarnya lebih banyak pada hewan mamalia seperti tikus, sapi, dan lainnya. Namun lantaran hewan mamalia punya lebih banyak bulu dan sulit bagi nyamuk betina untuk menembus kulit, akhirnya mereka menghisap darah manusia. 

Meski kandungan protein asam amino yang terkandung dalam darah manusia tak terlalu banyak, namun nyamuk betina lebih menyukai menghisap darah manusia karena kita memiliki lapisan kulit lebih tips dan lebih banyak pori-pori. 

Lalu bagaimana dengan nyamuk jantan? Mereka tidak membutuhkan darah untuk hidup karena nyamuk jantan bertahan hidup dengan menghisap nektar dari tanaman dan tumbuh-tumbuhan. Wajah bila nyamuk ini lebih banyak terbang di tanaman atau di kebun. 

Namun yang harus disadari bersama, nyamuk betina juga membawa parasit yang berbahaya bagi manusia. Parasit itu ditularkan lewat air liur nyamuk yang masuk ke dalam aliran darah manusia lewat gigitannya.  

 

 

Oleh karena itu untuk mencegah penularan penyakit yang disebabkan karena nyamuk, seperti Demam berdarah dengue (DBD), pastikan kamu menggunakan produk pengusir nyamuk yang tepat. Mulai dari pengusir nyamuk aerosol atau semprot yang biasa digunakan di rumah. Hingga penggunaan produk seperti krim atau cairan (lotion) pengusir nyamuk beragam ukuran dan cocok dibawa beraktivitas di luar ruangan. 

 

(*)