Sukses

7 Perbedaan Ikan Dori dan Ikan Patin, Jangan Sampai Salah

Liputan6.com, Jakarta Ikan merupakan santapan lezat yang digemari banyak orang. Berbagai jenis ikan bisa dikonsumsi dan diolah menjadi hidangan nikmat. Salah satu hidangan berkelas yang banyak diminati adalah ikan dori.

Ikan impor ini banyak diolah menjadi hidangan seperti Fish and Chips. Namun, jenis ikan ini juga sering menuai kontroversi. Baru-baru ini muncul informasi bahwa ikan dori yang biasa dijual di restoran sebenarnya bukanlah jenis ikan dori, melainkan ikan patin.

Informasi ini banyak menimbulkan tanda tanya, terutama di kalangan penggemar makanan laut. Baik ikan dori dan ikan patin adalah jenis ikan yang berbeda. Keduanya sekilas memang memiliki rasa dan tampilan yang sama, terutama setelah diolah.

Agar tidak keliru lagi, berikut perbedaan ikan dori dan ikan patin, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Senin(6/7/2020).

2 dari 9 halaman

Perbedaan taksonomi

Ikan dori

Ikan dori yang sesungguhnya merujuk pada ikan John Dory yang terkenal dan mahal. Ikan dori adalah ikan laut yang termasuk dalam keluarga zeidae. John Dory adalah ikan pantai benthopelagic. Ikan ini biasa ditemukan di pesisir Afrika, Asia Tenggara, Selandia Baru, Australia, pesisir Jepang, dan di pesisir Eropa. Ikan tinggal di dekat dasar laut, hidup di kedalaman dari 5 meter (15 kaki) hingga 360 meter (1200 kaki).

Ikan patin

Sementara ikan patin, yang biasa dijadikan pengganti dori, merupakan jenis ikan air tawar dalam keluarga pangasiidae. Ikan patin dianggap sebagai pilihan pengganti ikan dori yang lebih ekonomis dan mudah dijangkau. Sayangnya, ikan patin kerap disalah sebutkan sebagai ikan John Dory. Ikan patin banyak ditemukan di kawasan Asia Selatan dan Tenggara.

3 dari 9 halaman

Serat daging

Ikan dori

Serat ikan dori asli dikenal lebih kecil dan halus. Seratnya menyerupai serabut halus yang lembut. Jika diiris, daging ikan dori akan menyerupai serabut lembut.

Ikan patin

Berbeda dengan dori, serat ikan patin cenderung tidak sekecil serat ikan dori. Serat ikan patin juga lebih kasar dibanding ikan dori.

4 dari 9 halaman

Tekstur

Ikan dori

Seratnya yang kecil, tekstur ikan dori jauh lebih lembut. Jika ditekan, daging ikan dori lebih padat, tebal, dan kenyal. Tekstur ini juga terasa ketika ikan dikunyah.

Ikan patin

Sementara itu, ikan patin memiliki daging yang lebih tipis. Jika ditekan daging ikan patin juga cenderung lebih lembek.

5 dari 9 halaman

Aroma

Ikan dori

Aroma menjadi salah satu cara mengenali perbedaan ikan dori dan ikan patin. Berasal dari laut, ikan dori memiliki bau laut yang khas. Aroma ikan dori dari laut cenderung lebih segar.

Ikan patin

Sementara ikan patin yang berasal dari perairan air tawar, cenderung memiliki aroma lumpur atau tanah. Jika tidak diolah dengan benar aroma ini masih bisa tercium setelah dimasak. Ikan patin juga memiliki aroma yang lebih amis dibanding ikan dori.

6 dari 9 halaman

Rasa

Ikan dori

Selain aroma, ikan dori dan ikan patin juga bisa dibedakan dari rasa. Ikan dori memiliki rasa yang lebih segar dibanding ikan patin. Ikan ini memiliki rasa manis dan lembut.

Ikan patin

Ikan patin juga memiliki rasa manis dan gurih. Namun rasa ikan patin lebih mirip dengan ikan lele.

7 dari 9 halaman

Perbedaan gizi

Ikan dori

Ikan dori sangat rendah lemak dan kalori menjadi pilihan yang baik untuk orang yang sedang dalam program diet. Ikan dori mengandung sejumlah sedang asam lemak omega-3, minyak ikan yang menyehatkan jantung, dan rendah kandungan merkuri.

Ikan patin

Dibanding ikan dori, ikan patin lebih tinggi kalori dan lemak. Namun, baik ikan dori dan ikan patin sama-sama memiliki kandungan nutrisi lengkap yang dibutuhkan tubuh.

8 dari 9 halaman

Harga

Ikan dori

Ikan dori termasuk ikan premium yang memiliki harga cukup mahah. Ikan dori yang dijual di pasaran bisa mencapai ratusan ribu rupiah tiap kilogramnya. Begitu pula dengan hidangan olahan ikan dori yang merupakan menu premium di restoran mewah.

Ikan patin

Ikan patin jauh lebih murah dibanding ikan dori. Ikan ini mudah didapat di pasaran dengan kisaran harga puluhan ribu rupiah per kilogramnya. Harga olahan ikan patin pun jauh lebih murah di restoran atak kafe. Jadi jika Anda menemukan olahan ikan dori dengan harga yang sangat murah, bisa jadi itu adalah ikan patin.

9 dari 9 halaman

Kesalahpahaman penamaan ikan dori dan ikan patin

Kesalahpahaman penyebutan ikan patin menjadi ikan dori sebenarnya sudah muncul sejak lama. Kontroversi ini juga meruak di negara lain seperti Thailand, Vietnam hingga Cina. Ikan dori menjadi nama umum yang secara tidak resmi diberikan oleh orang. Hal ini tentunya menjadi kebingungan dan kesalahpahaman di antara konsumen.

Konsumen menjadi semakin bingung ketika menemukan menu ikan dori disajikan di restoran mewah dengan harga ratusan ribu. Sementara, nama menu yang sama juga tersedia di restoran lain dengan harga yang lebih murah.

Menteri Kelautan Edy Prabowo pun angkat bicara terkait dengan hal tersebut. Menurutnya, ikan dori yang banyak ditemui di Indonesia adalah bagian dari produk olahan ikan patin bukan ikan john dory yang hidup di laut.

"Dori sebetulnya itu sama dengan patin. Tapi umum mengetahui kalau namanya dori itu produk olahan dari luar. Yang produk Indonesia kita lebih sering menyebutnya dengan patin," Kata Edy Prabowo, Rabu (1/7/2020).

Lebih lanjut, produsen diminta untuk memperjelas nama produk ikannya. Ikan yang termasuk dalam famili pangasiidae atau ikan patin biasanya akan diberi label "pangasius dory". Sementara ikan dori yang sesunggunya diberi nama "John Dory".