Sukses

Cara Menanam Cabai Merah Keriting yang Benar, Hasil Lebat dan Berkualitas

Liputan6.com, Jakarta Cara menanam cabai merah keriting yang benar perlu dikenali agar mendapatkan hasil yang baik. Cabai merah keriting dikenal juga sebagai salah satu jenis bumbu wajib dengan cita rasa pedas yang paling diminati banyak orang.

Namun, budidaya cabai merah keriting memang tidak terlalu mudah. Berbagai faktor seperti cuaca yang tidak menentu dan juga serangan hama bisa membuat hasilnya tidak bagus. Apalagi, harganya kadang naik turun dan biaya produksinya terkadang juga tinggi, membuat kamu harus benar-benar mengenal cara menanam yang tepat.

Cara menanam cabai merah keriting yang benar dilakukan dari pemilihan bibit hingga panen. Memilih bibit yang berkualitas, penyemaian yang tepat, persiapan lahan, proses penanaman, hingga perawatan dan panen perlu dilakukan dengan baik dan benar.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu (15/7/2020) tentang cara menanam cabai merah keriting yang benar.

2 dari 7 halaman

Pilih Bibit yang Berkualitas

Cara menanam cabai merah keriting yang benar pertama adalah dengan memilih bibit yang berkualitas. Apalagi, salah satu hal yang menjadi faktor utama gagalnya proses penanaman cabe keriting disebabkan oleh bibit cabe yang kurang berkualitas.

Pemilihan bibit cabai merah keriting harus disesuaikan dengan daerah tinggal. Pilihlah juga bibit cabai yang berkualitas tinggi agar hasil panen lebih menjanjikan. Hal ini akan memudahkan proses penanaman. Kamu bisa berkonsultasi pada ahlinya untuk mendapatkan jenis bibit cabai yang sesuai dengan kondisi tempat tinggal dan keinginan.

Jika ingin mencari jenis cabai merah hibdrida belilah di industri benih cabai. Terutama yang sudah menggunakan teknologi pembibitan modern. Untuk pemilihan varietas lokal, bisa dibeli ke petani yang sudah menyeleksi bibitnya sendiri dari hasil panen sebelumnya.

3 dari 7 halaman

Proses Penyemaian Bibit

Setelah memilih bibit yang berkualitas, cara menanam cabai merah keriting yang benar selanjutnya adalah proses penyemaian. Setelah mendapatkan bibit, kemudian rendamlah minimal selama 3 jam pada air hangat. Lalu siapkan media tanam seperti polybag atau pot.

Lebih baik menanamnya secara terpisah daripada menaburnya agar lebih rapi. Menabur biji akan membuat pertumbuhan cabai terhimpit.

Gunakan tanah yang sudah diberi campuran arang sekam dan kompos dengan perbandingan 2:1:1. Selain itu, kamu juga bisa hanya menggunakan tanah dan kompos saja dengan perbandingan 1:1. Usahakan untuk memberi pelindung hama, serangga, cahaya matahari, dan air untuk sementara waktu.

Proses penyemaian dimulai dengan memasukkan biji cabai merah keriting yang telah direndam ke dalam media tanam. Masukkan dengan kedalaman 0.5 cm. Lalu tutup lubang yang sudah diberi bibit menggunakan kompos. Siram dengan sedikit air agar kelembapan tanah tetap terjaga. Siram setiap hari dan tutup dengan kertas koran setelah disiram.

4 dari 7 halaman

Olah Lahan dan Pemindahan Bibit

Cara menanam cabai merah keriting yang benar selanjutnya adalah mengolah lahan, kemudian dilanjutkan dengan pemindahan bibit. Pindahkan cabai ke lahan yang lebih besar agar bisa tumbuh lebih baik. Pilihlah tanah yang porositasnya baik dan gembur. Siapkan lahan yang sudah dicangkul sekitar 20-40 cm kedalamannya.

Buat juga bedengan setinggi 30-40 cm dan lebarnya 1 m. Pastikan jarak setiap bedengannya sudah 60 cm dengan panjang bedengan maksimal 15 m. Tutup juga bedengan dengan mulsa plastik perak hitam.

Bibit bisa dipindah ketika memasuki usia 21 sampai 24 hari. Pada usia ini, tanaman cabai biasanya sudah memiliki 3-4 helai daun. Jangan lupa untuk tetap rutin membersihkan gulma yang akan memengaruhi pertumbuhan tanaman. Siram juga secara rutin dan jangan sampai airnya menggenang.

5 dari 7 halaman

Pemupukan

Proses pemupukan juga harus diperhatikan sebagai cara menanam cabai merah keriting yang benar. Selama masa penanaman, rajinlah memberi pupuk. Pemupukan bisa menggunakan pupuk organik atau kompos atau dengan pupuk cair.

Kamu bisa menggunakan pupuk kompos sehingga cabai menjadi lebih organik. Setelah penggunaan pupuk yang pertama kali, tambahkan pupuk susulan kisaran umur tanaman cabai rawit 1 bulan. Selanjutnya setiap panen secara terus menerus berikan pupuk susulan.

Tambahkan pupuk cair yang sudah dilarutkan dengan perbandingan 100ml / tanaman. Jika menggunakan pupuk kompos berikan 500-700 gram/tanaman, atau bisa juga menggunakan pupuk NPK dan urea.

6 dari 7 halaman

Perawatan

Cara menanam cabai merah keriting yang benar selanjutnya adalah memperhatikan perawatannya. Mulailah lebih rajin menyiram tanaman cabai merah keriting setiap hari. Terlebih pada musim kemarau, karena tanah akan lebih kering. Jika tanah terlalu kering maka tanaman cabai bisa mati. Kamu bisa merendam bedengan setiap dua minggu sekali sebagai proses pengairan.

Selain itu, perhatikan juga tumbuhnya gulma atau tanaman lain yang tumbuh di sekitar tanaman cabai merah keriting, terutama yang dapat mengganggu pertumbuhan. Jika ada tanaman yang mengganggu sebaiknya segera sulam secara rutin.

Selain itu, penyiangan juga harus dilakukan lebih sering lagi. Tujuannya agar bedengan bersih dari gulma tanaman. Jika sudah tumbuh besar, topang tanaman cabai merah keriting agar tetap berdiri tegak menggunakan tongkat bambu. Jarak penancapan tongkat bambu ini sekitar 4 cm saja dari bagian pangkal batang. Waktu tepatnya, yakni pada hari ke 7 setelah bibit dipindahkan.

7 dari 7 halaman

Panen

Cara menanam cabai merah keriting yang benar selanjutnya adalah melakukan proses panen. Saat cabai telah tumbuh sempurna, cabai bisa langsung dipanen. Pemanenan sebaiknya dilakukan pada pagi hari. Tepatnya pada pukul 5 pagi sampai 7 pagi.

Kamu bisa memanen tanaman cabai merah keriting dengan mencabutnya hingga tangkainya.  Sebaiknya penen cabai merah keriting yang kematangan buahnya berada pada kisaran 80-90%. Proses panen bisa dilakukan setelah cabai merah keriting berusia 75 sampai 85 hari. Proses ini bisa dilakukan setiap 2-5 hari sekali.

Itulah beberapa cara menanam cabai merah keriting yang benar, yang bisa kamu terapkan di rumah. Berkonsultasilah dengan ahlinya agar kamu bisa mendapatkan tips yang penting selama menanam cabai merah keriting ini.