Sukses

9 Bagian Tubuh Sapi Beserta Menu Olahannya

Liputan6.com, Jakarta Bagian tubuh sapi sangat banyak, dan dari setiap bagian tubuh sapi tersebut ada cara mengolahnya agar menjadi hidangan yang nikmat. Bahkan, ada beberapa bagian tubuh sapi yang tidak bisa digunakan sebagai bahan baku sebuah hidangan karena akan berpengaruh di rasa dan teksturnya.

Jadi, rasanya penting buat kamu memahami apa saja sebenarnya bagian tubuh sapi tersebut. Sebagai contoh, ketika kamu ingin membuat hidangan berupa steak, tentu akan lebih baik jika kamu memilih bagian tubuh sapi yaitu has dalam atau yang lebih dikenal dengan tenderloin.

Selain dari segi rasa, tiap bagian tubuh sapi tersebut memiliki kandungan gizi yang berbeda-beda, terutama dari segi kandungan lemaknya. Itulah mengapa, mengenali tiap bagian tubuh sapi ini bisa mencegah dari risiko kesehatan yang bisa saja muncul akibat konsumsi daging berlebihan.

Nah, jadi apa saja bagian tubuh sapi tersebut? Berikut ini Liputan6.com sudah merangkum informasi tentang berbagai bagian tubuh sapi berikut rekomendasi untuk menu olahannya agar menjadi hidangan yang nikmat, Jumat (31/7/2020).

2 dari 4 halaman

Tenderloin, Sirloin, Topside

1. Tenderloin

Bagian tubuh sapi ini sangat populer untuk dijadikan steak. Hal ini tidak terlepas karena tekstur pada daging ini sangat empuk. Tenderloin sendiri diambil dari bagian punggung sapi. Daging tenderloin sendiri merupakan jenis daging yang paling empuk dibanding sirloin dan bagian lainnya. Salah satu keunggulan dari jenis dagin tenderloin ini adalah hampir tidak ada lemak yang menempel, dan menjadi pilihan tepat bagi yang sedang menjaga berat badan.

Dengan tekstur yang sangat empuk, selain cocok untuk dimasak menjadi steak, daging ini juga cocok apabila dimasak dengan cara ditumis, kukus, bakar, dan berbagai jenis masakan yang tidak membutuhkan proses masak yang lama.

2. Sirloin

Sedikit berbeda dari tenderloin, bagian tubuh sapi ini memiliki lemak yang lebih banyak. Namun, justru adanya lemak inilah yang membuat rasa dari daging sirloin lebih gurih dibanding tenderloin. Untuk memasak bagian sirloin bisa dengan cara ditumis, kukus, goreng, atau panggang.

3. Topside

Topside merupakan bagian terluar dari paha belakang sapi. Tekstur yang dimiliki daging pada bagian ini cenderung padat dan tidak terlalu banyak mengandung lemak. Jenis daging topside lebih cocok jika dimasak menjadi empal, dendeng, atau rendang. Hal ini karena tekstur dagingnya yang padat dan tidak mudah hancur saat dilakukan proses masak dalam waktu yang lama.

3 dari 4 halaman

Oxtail, Rib, Brisket

4. Oxtail

Bagian ini lebih dikenal dengan buntut. Biasanya, pada bagian buntut ini akan dilakukan proses perebusan terlebih dahulu agar dagingnya menjadi empuk. Bagian buntut ini sangat nikmat jika diolah sebagai sup, digoreng, atau dibakar.

5. Rib

Bagian ini popular di Indonesia dengan sebutan iga. Pengolahan iga perlu waktu cukup lama agar menjadi hidangan yang nikmat. Salah satu makanan tradisional Indoensia yang menggunakan iga adalah sop konro. Namun, ada juga saat ini yang menggunakan iga sebagai tambahan pada makanan seperti bakso rusuk, iga bakar dan lain sebagainya.

6. Brisket

Bagian tubuh sapi ini lebih dikenal sebagai tetelan atau daging dengan kandunga lemak yang banyak. Memang, secara rasa sangat nikmat dan gurih, namun perlu proses masak yang benar agar tidak amis ketika dikonsumsi. Umumnya, bagian brisket atau tetelan ini digunakan dalam jenis makanan seperti bakso, soto, dan makanan dengan kuah yang menggunakan kaldu gurih.

4 dari 4 halaman

Rump, Flank, Chuck

7. Rump

Jika Anda merupakan penikmat makanan olahan berupa sate, maka wajib menggunakan bagian tubuh sapi ini. Sebab, bagian ini akan memberi tekstur yang empuk dan nikmat ketika digigit. Letak dari daging ini ada dibagian punggung dari sapi. Selain menjadi sate, biasanya bagian tubuh sapi ini digunakan juga sebagai bahan pembuat tongseng dan sup.

8. Flank

Nah, apabila kamu pernah memakan rawon, maka untuk mendapatkan rasa yang lebih nikmat dan testur daging yang membuat ketagihan, maka kamu wajib memilih bagian flank. Bagian ini letaknya ada di daerah perut sapi. Rasa yang dihasilkan daging ini sangat gurih, sebab kandungan lemak pada bagian tubuh sapi ini sangat banyak dan kenyal. Selain menjadi rawon, kamu juga bisa menjadikan bagian flank sebagai soto.

9. Chuck

Chuck merupakan bagian yang berasal dari paha atas, bahu, dan punuk yang memiliki ketebalan sekitar 2-3 cm. Pada bagian ini terdapat banyak jaringan ikat, itulah mengapa ketika bagian tubuh sapi ini diolah akan meleleh dan mengeluarkan aroma yang menggugah selera. Umumnya, jenis daging dari bagian paha depan ini diolah menjadi hidangan seperti bakso, semur, atau sup. Bagian ini juga memiliki kandungan lemak yang lebih sedikit, sehingga akan lebih mudah ketika diolah dengan cara dipresto agar tekstur dari daging dapat lebih lunak.

Nah, meski beberapa dari bagian tubuh sapi tersebut memiliki kandungan lemak yang cukup sedikit, namun bukan berarti kamu bisa mengonsumsinya berlebihan. Tetap jaga jumlah daging sapi yang dimakan, agar tidak menimbulkan masalah kesehatan.