Sukses

Tunjukkan Solidaritas, 6 Landmark Dunia Ini Gunakan Lighting Bendera Lebanon

Liputan6.com, Jakarta Ledakan yang terjadi di Beirut, Lebanon pada Selasa, 4 Agustus 2020 waktu setempat menjadi sorotan dunia. Pasalnya, ledakan yang mengguncang dengan dahsyatnya tersebut telah merenggut ratusan nyawa dan ribuan orang mengalami luka-luka.Gubernur Beirut, Marwan Abboud juga menerangkan dalam sebuah konferensi pers, jika ledakan tersebut seperti bom Hiroshima.

Sebalum terjadi ledakan yang mengunjang sebagian wilayah Beirut, diketahui ada kebakaran di Gudang Bahan Peledak Sitaan di Pelabuhan Beirut. Dalam gudang tersebut pun disinyalir terdapat sekitar 2.750 ton Amonium Nitrat.

Tak sedikit para pemimpin dunia hingga para netizen yang turut menyampaikan bela sungkawa atas tragedi dua ledakan di Lebanon tersebut. Bahkan, tagar 'Pray for Lebanon' sempat menjadi trending di media sosial.

Bukan hanya memberikan ucapan belasungkawa saja. Akan tetapi sejumlah negara juga diketahui langsung menawarkan bantuan kemanusian. Diantaranya ialah, Amerika Serikat, Prancis, Inggris, Iran serta Israel.

Tak hanya memberikan bantuan kemanusiaan. Akan tetapi beberapa landmark di sejumlah negara turut menunjukan aksi solidaritas dengan menyalakan bendera Lebanon. Dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, berikut ini landmark di beberapa negara yang turut suarakan aksi solidaritas terhadap ledakan di Lebanon, Kamis (6/8/2020).

2 dari 7 halaman

1. Pyramid Giza yang berada di Mesir menyalakan bendera Lebanon sebagai bentuk solidaritas dan dukungan.

3 dari 7 halaman

2. Azadi Tower di Iran juga turut memberikan dukungan kepada masyarakat Lebanon. Bahkan, pada lampu yang menyala di tower juga terdapat tagar Pray For Lebanon.

4 dari 7 halaman

3. Bentuk dukungan terhadap Lebanon juga terlihat dari lampu yang menggambarkan bendera Lebanon pada Kuwait Tower.

5 dari 7 halaman

4. Bangunan ikonik di Dubai, Burj Khalifa juga turut menampilkan cahaya dengan warna bendera Lebanon.

6 dari 7 halaman

5. Balai Kota Tul Aviv di Israel, juga terlihat memberi dukungan dan soladiritas kepada masyarakat di Beirut, Lebanon. Aksi ini pun sukses mencuri perhatian publik.

7 dari 7 halaman

6. Berbeda dengan beberapa negara lainnya yang menyalakan lampu dengan warna bendera Lebanon, Toronto memilih untuk mematikan penerangan tulisan Toronto untuk menghormati kesedihan kota Beirut.