Sukses

Dituding Bagian dari Kalangan Antivaksin, Ini 5 Klarifikasi Tara Basro

Liputan6.com, Jakarta Nama Tara Basro kini tengah menjadi trending di media sosial lantaran dirinya mengunggah story tentang vaksin. Dalam unggahan pada (1/9/2020) tersebut, Tara Basro juga membagikan ulang pernyataan akun @AliBeckZeck mengenai vaksin yang dibuat untuk mencari keuntungan dengan cara menakut-nakuti masyarakat tentang virus. 

Tak berselang lama, unggahan tersebut sudah dihapus oleh Tara Basro. Walaupun sudah dihapus, pemilik akun @mazzini_gsp sudah meng-capture nya, dan membagikan ulang di Twitter. Postingan tersebut kemudian membuat nama Tara Basro menjadi trending di Twitter.

Setelah namanya trending dan tengah diperbincangkan oleh warganet terkait unggahannya, pemeran Maya dalam film Perempuan Tanah Jahanam ini kemudian memberi klarifikasi di Twitter. Tara Basro memberikan klarifikasi lantaran dituding sebagai kalangan antivaksin. Artis berusia 30 tahun ini menuturkan bahwa vaksin kini menjadi penyelamat dan dunia akan kembali seperti sebelumnya.

Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang klarifikasi Tara Basro tentang unggahannya terkait vaksin covid, Selasa (1/9/2020).

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 6 halaman

1. Unggahan Tara Basro

Belum lama ini, Tara Basro juga membagikan ulang pernyataan akun @AliBeckZeck mengenai vaksin yang dibuat untuk mencari keuntungan dengan cara menakut-nakuti masyarakat tentang virus.

"Folk we have a serious problem & it's not #COVID. What we have is an evil & greddy system of #vaccine & #BigPharma companies using fear of a virus to re-engineer society, where everyone will be injected w/ harmful neurotixic chemicals that will, over time, erode their health," begini isi pernyataan yang di-posting Tara Basro.

Dalam bahasa Indonesia, isi unggahan ini kurang lebih bermakna, "Kita punya masalah serius dan itu bukan #COVID. Yang kita temui adalah sistem yang jahat dan tamak tentang vaksin dan perusahaan #FarmasiBesar menggunakan rasa takut atas virus untuk mengubah masyarakat, di mana semua orang akan disuntik dengan zat kimia neurotoksin berbahaya yang seiring berjalannya waktu akan mengikis kesehatan mereka."

Tak bertahan lama, unggahannya ini dihapus oleh Tara Basro. Walaupum begitu, pemilik akun @mazzini_gsp sudah meng-capture nya, dan membagikan ulang di Twitter.

3 dari 6 halaman

2. Covid-19 Itu Nyata

Setelah namanya trending dan tengah hangat diperbincangkan di Twitter, Tara Basro memberi klarifikasi. Dalam klarifikasinya, Tara menyebutkan bahwa dirinya tidak pernah menuturkan bahwa Covid itu tidak nyata.

“Gue gak pernah bilang Covid itu gak nyata, nggak pernah. Yang terpaksa keluar rumah tetep ikutin protokol! yang keluar buat hura2 doang coba pikir2 lagi deh. Emang gampang harus kerja trs deg2an setiap saat? Tau ada keluarga dirumah yang rentan. Semua skrg ngerasain hal yg sama.” tulis Tara Basro di akun Twitter miliknya.

“Jadi plis lahh tahan2 congor lo, punya empati, kita sama2 ngadepin sesuatu yang gak tau ujungnya gmn, walaupun terancam secara fisik, seenggaknya berusaha untuk kesehatan mental di jaga.” tambah Tara Basro.

 

4 dari 6 halaman

3. Menganggap Vaksin Covid Penyelamat

Nama Tara Basro yang tengah hangat diperbincangkan ini lantaran dirinya membagikan ulang postingan @AliBeckZeck mengenai vaksin yang dibuat untuk mencari keuntungan. Setelah Tara membagikan ulang postingan tersebut, tak sedikit warganet yang menuding Tara Basro sebagai antivaksin.

“Yang dipermasalahin orang dan perlu orang tau, lo anti vaksin apa gak? Jawab itu aja, gak usah melebar ke sana sini” tulis pemilik akun @mazzini_gsp dengan merepost postingan Tara basro di Twitter.

Tudingan yang mengarah ke Tara Basro ini kemudian membuat dirinya memberikan penjelasan di akun Twitter miliknya. Bintang film Pengabdi Setan ini menjelaskan bahwa vaksin kini sangat dibutuhkan dan bisa menjadi penyelamat untuk seluruh masyarakat.

“Kalo soal vaksin covid, Rasanya skrg anggapannya vaksin tuh penyelamat, dunia akan kembali seperti sebelumnya, Gue sama kayak kalian gak ada latar belakang, tapi kalaupun akan ada vaksin, ya harus tau dulu dong efektif apa nggak, ada efek samping apa nggak? Wajar kan?” tulis Tara Basro di postingan Twitter nya.

5 dari 6 halaman

4. Belum Beri Pembenaran Atau Penyangkalan

Dalam pernyataannya, artis kelahiran 1990 ini belum memberikan pembenaran atau penyangkalan secara terang-terangan soal tudingan sebagai kalangan antivaksin. 

Tara Basro tak ingin muncul keputusan gegabah mengenai vaksin yang kini dianggap sebagai penyelamat. Harus diketahui seberapa efektif dan aman vaksin tersebut.

"Jangan karena ketakutan, malah jadi buta apa aja di halalkan. Tapi ya kalau memang pada akhirnya bekerja ya Alhamdulillah." tulis Tara Basro.

 

6 dari 6 halaman

5. Jadikan Pembelajaran

Dalam klarifikasinya, istri Daniel Adnan ini mengucapkan terima kasihnya karena banyak warganet yang sudah mention ke akunnya pribadinya terkait tudingan antivaksin tersebut. Hal tersebut kemudian membuat dirinya menjadikan hal tersebut sebagai pembelajaran untuk kedepannya.

"Terima kasih untuk yang sudah mention langsung ke gue, jadi gue lebih mengerti permasalahannya dan kedepannya bisa belajar lagi". tutup Tara Basro.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.