Sukses

5 Cara Mengobati Infeksi Kulit Kepala, Perhatikan Penyebabnya

Liputan6.com, Jakarta Kulit kepala yang sehat sudah sewajarnya menjadi dambaan tiap orang. Sebab, dengan kulit kepala yang sehat rambut akan lebih kokoh serta penampilan dari rambut tetap terjaga. Bahkan memiliki kulit kepala yang sehat juga senantiasa menjaga kenyamanan saat sedang berktivitas sehari-hari.

Sayangnya, meski kulit kepala sehat menjadi dambaan tiap orang, namun tetap saja ada beberapa orang yang memiliki kulit kepala bermasalah. Timbulnya masalah pada kulit kepala tersebut tidak lain karena diakibatkan oleh infeksi jamur, parasit, atau bakteri. Apabila tidak segera melakukan cara mengobati infeksi kulit kepala yang tepat, maka akan timbul rasa gatal yang tak tertahankan.

Selain timbulnya rasa gatal yang luar biasa, apabila tidak segera dilakukan cara mengobati infeksi kulit kepala yang tepat, maka akan berisiko menyebabkan kulit kepala menjadi kemerahan. Bahkan pada banyak kasus hingga menimbulkan luka pada kulit kepala yang akan terasa perih ketika terkena keringat atau mungkin sedang berkeramas.

Timbulnya jamur dan bakteri yang tumbuh di kulit kepala hingga akhirnya menyebabkan infeksi, berasal dari folikel rambut. Apabila tidak dilakukan cara mengobati infeksi kulit kepala yang tepat, tidak hanya gejalanya saja yang mengganggu, namun rambut di kepala akan turut terkena imbasnya yaitu kerontokan bahkan paling parah bsa menyebabkan kebotakan.

Meski gejala dari infeksi kulit kepala tersebut benar-benar terasa gatal yang luar biasa, namun jika terus menerus digaruk maka akan berpotensi semakin berkembang infeksinya. Apabila Anda salah satu orang yang mengalami infeksi kulit kepala tersebut, tentu tidak mau hal itu terjadi. Tapi, cara mengobati infeksi kulit kepala tersebut perlu didasarkan oleh penyebabnya. Sebab beda penyebab akan beda cara penanganan.

Maka dari itu, untuk membantu Anda memahami bagaimana cara mengobati infeksi kulit kepala, di bawah ini Liputan6.com telah merangkum dari berbagai sumber, mengenai cara mengobati infeksi kulit kepala berdasarkan penyebab-penyebabnya. Pastinya agar Anda tidak salah dalam melakukan penanganan, Rabu (16/9/2020).

2 dari 6 halaman

1. Mengobati dermatitis seboroik pada kulit kepala

Jenis infeksi kulit kepala yang cukup umum terjadi yaitu dermatitis seboroik. Infeksi kulit kepala ini biasnya menimbulkan ruam, kulit kering bersisik yang terkadang sampai mengelupas seperti ketombe. Terkadang rasa kasar yang timbul membuat Anda ingin menggaruk dan mengelupas kulit kering tersebut.

Cara mengatasi dermatitis seboroik ini cukup mudah, yaitu hanya dengan menggunakan sampo antiketombe yang sangat mudah ditemukan di toko-tokok. Lalu untuk mencegah kulit kepala menjadi kering, bisa juga dengan menggunakan pelembap rambut.

3 dari 6 halaman

2. Mengobati kurap pada kulit kepala

Penyakit kurap merupakan jenis infeksi jamur yang dapat menimbulkan bercak merah berbentuk cincin pada kulit. Ketika kurap tersebut menyerang kulit kepala, maka lebih umum disebut juga dengan tinea capitis. Area yang terkena tinea capitis akan timbul sisik dan cenderung botak. Apabila tidak dilakukan cara mengobati infeksi kulit kepala secepatnya, maka kurap tersebut bisa semakin menyebar ke area kulit lain.

Cara mengobati infeksi kulit kepala karena kurap, biasanya dokter akan memberi resep obat antijamur serta pereda gatal. Obat yang diberikan biasanya berbentuk losion, krim, atau bisa juga berupa bedak. Sedangkan obat antijamur yang berbentuk tablet biasanya dikonsumsi selama 1 hingga 3 bulan.

Namun, agar tidak terkena penyakit kurap tersebut, Anda memang perlu untuk selalu menjaga kebersihan tubuh serta rumah. Salah satu cara paling mudah menjaga kebersihan adalah dengan mencuci tangan setelah memegang benda yang dirasa kotor dan penuh bakteri.

Selain dari diri sendiri, jika Anda memiliki hewan peliharaan, maka selalu jaga kebersihan hewan Anda. Meskipun kurap pada hewan tidak akan menyerang kulit manusia namun risiko infeksi tetap ada. Selain itu, usahakan tidak meminjam handuk atau barang pribadi orang lain yang berpotensi atau memang memiliki kurap.

4 dari 6 halaman

3. Mengobati folikulitis pada kulit kepala

Kulit manusia dilengkapi folikel yang menjadi tempat tumbuhnya rambut. Apabila kebersihan tubuh sangat buruk, maka dengan mudahnya bakteri bisa masuk ke tubuh melalui folikel hingga menyebabkan infeksi pada kulit kepala. Kondisi tersebut disebut juga dengan folikulitis. Apabila menyerang kulit kepala, maka bisa muncul ruam yang rasanya sangat gatal disertai perih.

Supaya rasa gatal sedikit mereda, Anda bisa menempelkan kompres hangat di bagian kepala. Selain itu usahakan untuk selalu menjaga kebersihan rambut seperti dengan rajin keramas, tidak membiarkan rambut lembap, menggunakan handuk yang bersih, serta menggunakan berbagai aksesoris seperti topi atau ikat kepala yang bersih. Selain itu hindari juga menggunakan penutup kepala yang terlalu ketat dan membuat kulit kepala berkeringat.

5 dari 6 halaman

4. Mengobati impetigo pada kulit kepala

Adanya infeksi bakteri pada kulit kepala juga bisa menyebabkan impetigo. Masalah kulit ini dapat berkembang di area kulit yang mengalami kerusakan. Impetigo sendiri memiliki gejala seperti ruam merah disertai kulit berkerak kuning kecokelatan. Lalu jika sudah terlalu parah dapat menyebabkan lepuhan berisi cairan seperti nanah yang terasa sangat gatal dan nyeri.

Untuk mengatasi impetigo pada kulit kepala yaitu dengan minum antibiotik serta mengoleskan salep antibiotik di area yang terinfeksi. Meskipun jenis penyakit ini sangat mudah menular, pemberian antibiotik bisa menghentikan penularan hanya dalam waktu 48 jam. Sedangkan gejala impetigo umumnya bisa hilang sekitar satu minggu setelah dilakukan pengobatan dengan antibiotik.

6 dari 6 halaman

5. Mengobati infeksi jamur pada kulit kepala

Sedangkan jenis infeksi kulit kepala yang terakhir yaitu infeksi jamur. Sebenarnya infeksi jamur pada kulit kepala cukup jarang terjadi. Meski begitu bukan tidak mungkin infeksi ini menyerang, sebab infeksi jamur bisa terjadi karena terganggunya keseimbangan jamur di kulit akibat stres, dan masalah kesehatan seperti diabetes. Sedangkan jamur pada kulit kepala bisa karena penggunaan produk perawatan rambut yang kurang cocok.

Cara mengobati infeksi kulit kepala ini sama halnya seperti perawatan rambut lain, yaitu dengan memerhatikan kebersihan rambut, tidak membiarkan rambut lembap, dan jangan menggunakan penutup kepala terlalu lama. Selain itu, mengonsumsi obat antijamur atau mengoleskan salep antijamur juga efektif mengobatinya.